Mahasiswa UM Bulukumba Raih Juara II LKTIN

Tim LKTIN Universitas Muhammadiyah Bulukumba meraih juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) di UIN Makassar, Senin-Rabu (28-30/10). Tim yang diketuai Sadri ini mengusung permasalahan mengenai agraria tanah Ulayat di Kecamatan Kajang beserta solusinya. Tim UM Bulukumba berhasil menyisihkan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta dan masuk final bersama dengan lima tim lain.

Rektor UM Bulukumba menyatakan apresiasinya terhadap prestasi mahasiswa UM Bulukumba. Menurutnya kemenangan ini dapat membawa nama baik civitas akademika di kancah nasional. Selain itu, torehan ini juga dapat menjadi modal untuk menuju kegiatan yang lebih bergengsi seperti Program Kreativitas Mahasiswa.

Sebagai informasi, UM Bulukumba merupakan bentuk perubahan status dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bulukumba. Perubahan status menjadi universitas resmi pada tanggal 21 Mei 2019.

Sosialisasi SPMI Terapkan Budaya Mutu Berkelanjutan

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah mengadakan Sosialisasi Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 4.0 & Klinik Pendampingan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) di Hotel Sahid Jaya Yogyakarta, Selasa (05/11). Dibuka langsung oleh Ketua Majelis Diktilitbang PPM Prof Lincolin Arsyad, kegiatan ini diikuti 100 peserta dari PTMA seluruh Indonesia.

Diadakan selama tiga hari, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan PTMA yang unggul dengan menerapkan budaya mutu secara continuous improvement. Dalam sambutannya Prof Lincolin Arsyad memaparkan semangat penerapan SPMI ini perlu ditingkatkan. “Masalah teknis itu bisa dipelajari, namun spirit dan semangat untuk maju itu harus ditingkatkan untuk meningkatkan budaya akademik kita pula.”

Prof Lincolin Arsyad mengibaratkan, SPMI berjalan secara bersamaan dengan peningkatan akreditasi. Akreditasi bukan hanya tanggung jawab dari perseorangan atau jabatan tertentu saja. “Tanggung jawab akreditasi melibatkan seluruh sivitas akademika, dan semangatnya harus dijaga.” Ia melanjutkan, tiga kantor yang harus dipantau oleh rektor PTMA, yaitu kantor admisi yang berhubungan dengan naik dan turun jumlah pendaftar. Kedua, kantor penjaminan mutu, memantau mutu dan kualitas PTMA, dan ketiga yaitu Kantor Urusan Internasional (KUI) terkait kerja sama dan kegiatan yang berhubungan dengan internasional.

Prof Edy Suandi Hamid memaparkan, penerapan SPMI membutuhkan adanya pemimpin yang peduli yaitu pemimpin yang berkomitmen dan mempunyai intergritas. “Leader itu harus berikan contoh, punya akademik dan pendidikan yang bagus, harus memberikan uswatun hasanah,” tegasnya. Ia juga melanjutkan, penguatan SPMI merupakan kesadaran pada publik. “PTMA tidak hanya sekedar banyak mahasiswa yang mendaftar atau lulus. Namun PTMA juga harus mencerahkan dan dibutuhkan oleh publik,” lanjutnya.

Prof Lincolin Arsyad berpesan penerapan SPMI harus dibangun dengan kesadaran bersama untuk meningkatkan budaya akademik melalui penerapan SPMI dengan sebaik-baiknya. “Jika SPMI dapat berjalan dengan baik, insyaAllah SPME juga menjadi mudah,”tutupnya.

UM Purworejo Juara 1 Lomba Essay Nasional

Minggu (3/11), Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo memenangkan Lomba Essay Mahasiswa Pekan Ilmiah Fisika XXX tingkat nasional tahun 2019 di Universitas Negeri Semarang. Mengusung judul “EFI-Genset (Eco Friendly Generator Set) Teknologi Terbarukan Genset Ramah Lingkungan Sebagai Solusi Kelangkaan Bahan Bakar Fosil bagi Perahu Nelayan”, tim dari Program Studi Fisika UM Purworejo meraih juara 1.

Beranggotakan Muhammad Masyuruhan, Putri Wira Anjani, dan Singgih Priyanto, tim ini sudah berkompetisi sejak tanggal 2 November melawan tim-tim dari perguruan tinggi lain di Indonesia.

Diungkapkan oleh dosen pembimbing, Umi Pratiwi, SSi, MSc, bahwa sebenarnya ada dua tim dari Prodi Fisika UM Purworejo yang lolos hinga tahap presentasi. Satu dari dua tim tersebut berhasil keluar menjadi juara 1.

Dr Abid Djazuli: Ditunggu Karya Inovatif Alumni UMP

Bertempat di OPI Convention Center, sebanyak 1241 mahasiswa, D3, S1, dan S2 UM Palembang diwisuda, Kamis (31/10). Wisuda dilakukan oleh Rektor UMP Dr Abid Djazuli, dan dihadiri Waket Majelis Diktilitbang Prof Edy Suandi Hamid, Wagub Sumsel Ir Mawardi Yahya, Ketua L2Dikti wil 2 Prof Slamet Widodo, serta unsur dari PWM, BPH, dan Senat UMP.
Dalam sambutannya Dr Abid mengharapkan agar para lulusan UMP tetap menjaga nama baik UMP yang beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat. Berbagai pembangunan fisik dilakukan, dan secara akademik juga terus meningkat dengan berbagai perolehan akreditasi prodi dengan nilai Unggul. Ini akan menjadi modal menuju APT Unggul, yang diharapkan mewujud beberapa tahun ke depan.

“Kepada saudara–saudara yang hari ini diwisuda, saya ingin mengingatkan bahwa bangsa Indonesia telah menunggu karya-karya inovatif saudara, sebagai alumni UMPalembang saudara harus mampu bersaing dalam tatanan global. Untuk itu anda harus tetap belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah di dapat selama menempuh pendidikan dikampus UMPalembang” ujar Abid Djazuli.

Sementara itu Prof Edy Suandi Hamid, mengucapkan selamat dan sukses kepada lulusan alumni Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah diwisuda hari ini.  “Tantangan saudara yang diwisuda semakin berat, revolusi industri 4.0 menjadikan saudara harus meningkatkan kemampuan mengakses teknologi. Karena semua akses dunia pekerjaan melalui teknologi” jelasnya.

Wagub Sumsel Ir Mawardi juga memberikan motivasi kepada para alumni agar selalu kerja keras dan tidak tergantung lagi dari keluarga. “Saudara sudah sarjana. Harus berani menghentikan segala bantuan dari keluarga. Saudara sudah nemiliki modal ilmu pengetahuan, dan harus berani hidup mandiri,” kata Wagub Sumsel ini. []RED

Peresmian BI Corner di UM Purworejo

Peresmian Bank Indonesia (BI) Corner di Perpustakaan UM Purworejo dilakukan langsung oleh Deputi Gubernur BI, Dr Sugeng, Kamis (31/10). BI Corner merupakan pojok baca yang menyediakan buku dan referensi seputar BI, buku-buku ekonomi, binis, ataupun perbankan. Pojok baca ini merupakan bantuan dari BI dan telah tersebar di perpustakaan Indonesia.

Dr Sugeng berpesan kepada UM Purworejo agar BI Corner dapat dijaga keberadaanya. “Diharapkan BI Corner bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas pengetahuan,” tambah Dr Sugeng.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh Dr Rofiq Nurhadi MAg selaku rektor UM Purworejo atas bantuan perpustakaan yang telah diberikan. “Semoga ke depan UM Purworejo dapat mewujudkan kerja sama yang baik dengan Bank Indonesia melalui berbagai program yang sejalan dengan visi misi universitas,” ujar Dr Rofiq.

STIT Muhammadiyah Sibolga Terus Kembangkan Kerja Sama

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Sibolga menjalin kerja sama dalam bidang tri darma perguruan tinggi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al Washliyah Sibolga. Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh ketua STIT Muhammadiyah Sibolga, Drs H Ahmad Hosen Hutagalung MA dan Ketua STIE Al Washliyah Sibolga, Drrs H Zuberuddin Siregar MM.

Kerja sama ini ditujukan untuk pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat antar mahasiswa dan dosen. Nantinya penelitian mahasiswa dan dosen diarahkan kepada peningkatan ekonomi Islam. Peningkatan mutu pendidikan berwawasan ekonomi syariah.

Hosen Hutaga mengatakan keja sama akan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui seminar workshop yang menampilkan mahasiswa dan dosen kedua belah pihak. Selain itu akan digelar juga pertandingan dan karya mahasiswa yang dapat menunjang akreditas di masa depan. “Ini awal yang baik dalam meningkatkan kinerja kampus sebagai mercusuar ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi,” ujar Zuberuddin.

Tiga Hal Penting Dinamika Kepemimpinan

Dalam rangka transformasi kepemimpinan dan pembahasan pra raker, UM Maluku Utara (UMMU) mengadakan Leadership Training Rapat Koordinasi Pimpinan di Gedung LPMP Tidore, Sabtu (02/11). Turut hadir sebagai narasumber perwakilan dari Majelis Diktilitbang PPM yaitu Muhammad Sayuti, Muhammad Samsudin, Taufiqur Rahman, Ahmad Muttaqin dan Puja Punang Amari.

Bertemakan Meningkatkan Silahturahmi, Membangun Kampus Islami, Kompetitif, Unggul dan Berkemajuan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pimpinan UMMU. Dalam sambutannya, Muhammad Samsudin selaku Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PPM menekankan tiga hal penting dinamika kepemimpinan pada PTMA yakni perubahan, pertumbuhan, dan pengembangan. “Untuk mewujudkannya dibutuhkan kesungguhan, kebersamaan dan keikhlasan,” paparnya.

Dr Sakti Alamsyah Dilantik Jadi Rektor UMMI

Dr Sakti Alamsyah MPd dilantik sebagai Rektor UM Sukabumi masa bakti 2019-2023, Senin (4/11). Pelantikan yang berlangsung di kampus UMMI tersebut dilakukan Waket Majelis Diktilitbang PPM Prof Edy Suandi Hamid dan dihadiri Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi, Ketua PWM Jabar Suhada, dan segenap sivitas akademika UMMI.

Dalam sambutannya Prof Edy menegaskan agar Rektor yang baru dilantik perlu bekerja keras dan melakukan percepatan dalam semua bidang. Tantangan ke depan kian berat, dan era yang dihadapi juga berbeda, yakni era Revolusi Industri 4.0 yang sangat mengedepankan teknologi informasi dan inovasi.

“Karena itu tepat kalau UMMI akan mendesain kurikulum berbasis Revolusi Industri 4.0 dan ke-Islaman,” ujar Edy. Diingatkan, satu hal yang perlu menjadi fokus UMMI adalah penguatan SDM. Ini mengingat jumlah doktor di UMMI baru 14 orang dan belum satu pun dosen yang memiliki jabatan akademik lektor kepala, apalagi guru besar.

Sementara Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi mengatakan, reputasi UMMI sangat baik di mata Pemda. “Kita berharap kontribusi UMMI bagi pembangunan daerah dan masyarakat makin banyak,” kata Bupati. Sementara itu Rektor Sakti Alamsyah usai dilantik mengatakan tekadnya untuk menggapai akreditasi institusi Unggul. “Kami menargetkan itu dapat terwujud tahun 2022. Oleh karena itu, sekarang kami memperbanyak APS yang A dulu. Sekarang sudah ada dua APS yang terakreditasi Unggul,” pungkas Dr Sakti Alamsyah.

UMSurabaya Raih The Best Ten Anugerah Kampus Unggul Se-Jatim

Prestasi kembali diraih oleh UM Surabaya, jika tahun 2018 UMSurabaya berada pada peringkat 18. Dari 370 PTS di Jawa Timur, tahun ini UM Surabaya berhasil menduduki peringkat 10 (The Best Ten) Anugerah Kampus Unggul (AKU) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Wilayah VII Jatim.

Progress ini tentu membanggakan karena menjadi momentum UMSurabaya untuk selalu berbenah diri. Hal ini sesuai dengan pemaparan Rektor UMSurabaya, Dr Sukadiono saat dihubungi Reporter Warta PTMA via Whatsapp. “3 tahun terakhir secara pasti UMSurabaya mengalami pergerakan posisi yang positif. Ada peningkatan setiap tahun. Pada tahun 2017 kami berada di posisi 18, tahun 2018 meningkat pada posisi 15 dan tahun 2019 ini kita berada pada posisi 10 besar,” jelasnya.

Bagi UMSurabaya berada di posisi 10 adalah modal untuk bergerak ke posisi yang lebih baik. “Tahun depan target kami bisa masuk dalam 5 besar kampus predikat utama. Berbagai hal sedang kami siapkan untuk menunjang hal tersebut. Kami menyusun strategi dengan nama Akselerasi Triple i,” lanjut Sukadiono.

Triple i terdiri dari Inovasi dengan meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen yang siap bersaing di kancah interasional. Hal ini dapat dibuktikan dengan inovasi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat hingga tahun ini mencapai 128 produk 6 diantaranya berupa paten sederhana. “Berikutnya adalah Internasionalisasi yaitu menjalin kerja sama dengan 60 Perguruan Tinggi di luar negeri dan Integrasi yaitu mewujudkan mutu pembelajaran salah satunya E-Learning atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),” paparnya. 

Sukadiono berharap UMSurabaya dapat mewujudkan target kuantitatif yang sudah di tetapkan dengan komitmen dari seluruh warga kampus. “2020 kita berharap bisa masuk peringkat 5 PTS di Jawa Timur. Selain itu juga, kita sedang bersiap untuk memperoleh akreditasi Unggul. Melalui “Triple-i” (Inovasi, Internasionalisasi dan Integrasi) kami yakin bisa mencapai itu semua. Aamiin,”tutupnya.

Unimus Jalin Kerja Sama dengan Mahidol University Thailand

Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang menandatangani MoU dengan Dean Faculty of Medical Technology Mahidol University di Salaya Thailand (30/10). Diwakili oleh Prof. Chartchalerm Isarankura Na Ayudhya, yang juga didampingi Prof. Chotiros Plablueng selaku Deputi Dean for Postgraduate Program and Internanational affair, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Training yang diadakan Dean Faculty of Medical Technology Mahidol University.

Dilansir dar Website Unimus, Dr Budi Santosa selaku Wakil Rektor 1 memaparkan kegiatan ini dapat memperkuat internasionalisasi pada S2 TLM Unimus. “MoU dapat diimplementasikan pada banyak kegiatan kerja sama Unimus dan Mahidol University di masa mendatang.” tutupnya.

Bertemakan Recent Innovation in Medical Laboratory Technology, sebanyak 20 mahasiswa dari Program Magister Teknologi Labolatori Medik mengikuti materi. Dibagi menjadi dua hari, materi pertama disampaikan oleh Prof Tanawut Tantimolcolwat dengan topik “From frontier research to innovation” dan dilanjutkan oleh Prof Ratana Lawung dengan topi “Simultaneous detection and microbial resistences. Pada hari ke dua materi disampaikan oleh Dr Rakit Preeyanon “Health informatic and data management” dan diteruskan oleh Prof. Pornlada Nuchnoi “Innovation Madical Technologi: ethical issue and challange”.