IAIM Sinjai Bangun Gedung 5 Lantai

Terus bertambahnya mahasiswa dan sekaligus untuk mendukung perubahan bentuk dari Institut ke Universitas, IAIM Sinjai kini berusaha mempercepat pembangunan gedung lima lantai di lokasi kampus jalan Sultan Hasanuddin Balangnipa. Tapak lahan yang digunakan seluas 15x25m2.

“Diperkirakan kampus baru dengan ini akan selesai November tahun depan,” ujar WR 2 IAIM Sinjai Ismail kepada Waket Majelis Diktilitbang Prof Edy Suandi Hamid yang melihat pembangunan kampus tsb, Sabtu (26/9). Dikemukakan, IAIM Sinjai memiliki 10 prodi dengan jumlah mahasiswa saat ini 2441 orang. “Diharapkan jumlah mahasiswa akan meningkat pesat jika sudah berubah menjadi Universitas,” ujar WR 2 Ismail MPd. []RED

Dosen Farmasi UMP Prakarsai dan Ikuti Program NICCRAT

Dr Asmiyenti Djalilasrin Djalin, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), mengikuti pelatihan In-Depth Training on Molecular Diagnostic for Precision Medicine: Development and Clinical Application, di Nottingham (21/9-17/10). Program yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui skema Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) ini melibatkan 10 delegasi gabungan peneliti, klinisi, dan akademisi dari Fakultas Farmasi UMP, LIPI, Fakultas Kedokteran UI, dan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.

Pada minggu pertama, para delegasi menghadiri program Molecular Diagnostics Training School and Image Analysis Training School yang disampaikan oleh Nottingham Molecular Pathology Node dan didukung oleh The Pathological Society of Great Britain and Ireland juga beberapa sponsor industri. Selama pelatihan ini, mereka bertemu dengan Prof Jo Martin, President of the Royal College of Pathologists di Inggris. Minggu berikutnya, kegiatan dipusatkan pada tutorial dan pratikum yang mencakup teori mengenai kanker, bioinformatika, teknik molekural genetik, serta keahlian dasar manajemen dan komunikasi riset.

Diprakarsai oleh Susanti MPhil Apt, dosen Fakultas Farmasi UMP yang sedang menempuh S-3 di kelompok penelitian Prof. Ilyas, NICCRAT (Nottingham-Indonesia Collaboration for Cancer Research and Training) dibentuk untuk memfasilitasi kegiatan penelitian dan pelatihan kolaborasi dengan rekan-rekan di Indonesia dari sejumlah lembaga akademik dan penelitian seperti LIPI, UI, UGM, UMP. Untuk membantu proses translasi hasil riset ke dunia klinis, NICCRAT juga bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Institute (SCI), sebuah lembaga riset yang dimiliki oleh Kalbe Farma Tbk.

Di bawah NICCRAT, Prof Ilyas dan timnya terlibat dalam beberapa kegiatan. Pada Maret 2019, NICCRAT berhasil menyelenggarakan pelatihan bertema Precision Medicine bagi 60-an akademisi dan klinisi Indonesia. Pelatihan di FKKMK UGM ini didanai oleh Kemenristekdikti lewat skema BIMTEK bekerja sama dengan kantor Asia Business Center, UoN. Pada Desember 2019, NICCRAT kembali akan mengadakan kegiatan pelatihan di FKKMK UGM bertema Diagnostic Pathology Masterclass in Gastrointestinal Disease. [TribunNews] [University of Nottingham]

Tiga Prodi UM Jember Raih Akreditasi A

Universitas Muhammadiyah (UM) Jember berhasil meraih Akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi di tiga program studi secara berurutan. Hal ini tertuang dalam SK BAN-PT No.3285/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2019 tanggal 03- September-2019 menyatakan Status Terakreditasi Program Studi Manajemen mendapat Peringkat A, menurut SK No. 3856/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2019 tanggal 15-Oktober-2019 menyatakan Status Terakreditasi A Program studi Agribisnis, dan SK No. 3932/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2019 tanggal 16-Oktober-2019 menyatakan Status Terakreditasi Program Studi Agroteknologi mendapat Peringkat A.

Ketua lembaga penjaminan mutu UM Jember, Iin Ervina, S.Psi., M.Si, menyatakan akreditasi diperlukan untuk menjamin mutu dari suatu lembaga pendidikan. “Jaminan ini tak hanya diperoleh pada proses pembelajaran, tapi juga pada proses rekruitmen dan penyerapan alumni di dunia kerja,” lanjutnya.

Perolehan Akreditasi A ini menunjukkan komiten seluruh sivitas akademika UM Jember dalam meningkatkan dan mengedepankan kualitas setiap proses catur Dharma Perguruan Tinggi sehingga bisa menghasilkan lulusan yang berdaya saing. Selain itu hal ini tentu bisa meningkatkan animo masyarakat untuk memilih prodi tersebut. Program studi berakreditasi A juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hibah dan fasilitas dari pemerintah, serta berpeluang membuka S-2 bahkan S-3.

ITB Ahmad Dahlan Juarai Kontes Robot Nusantara 2019

Mengusung proyek bertajuk Cleanerbot, tim robotik Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) meraih juara ketiga pada kategori Creative Open Robot di Kontes Robot Nusantara (KRON) 2019 pada Selasa, (22/10). Tim robotik ini terdiri dari mahasiswa S-1 Sistem Informasi dan S-1 Teknologi Informasi, yaitu Abyan Taqy Boynge, Anggita Larassati, Dendi Raihan, Dicky Novrianto, dan Oman Rohman.

Ungkapan bangga disampaikan oleh Rektor ITB-AD, Mukhaer Pakkanna, atas pencapaian mahasiswanya. “Kami akan terus mendukung upaya-upaya peningkatan prestasi mahasiswa,” tegas Mukhaer.

Hal senada diungkapkan oleh Wakil Rektor 1 ITB-AD Bidang Akademik, Sutia Budi. Menurutnya saat ini kampus tengah fokus pada pengembangan socio technopreneur dan pengembangan teknologi masa depan. Oleh karenanya, sejak awal mahasiswa sudah diarahkan untuk ikut aktif dalam berinovasi.

Setelah menjuarai KRON 2019, tim robotik ITB-AD melaju ke kompetensi tahap selanjutnya yang dilaksanakan di Thailand.

Seminar Pengelolaan Keuangan bagi Sivitas Akademika

UM Lampung bekerjasama dengan Sun Life Financial adakan seminar Financial Literacy for Employee di meeting room lt 2, Kamis (24/10). Bertujuan untuk memberikan ilmu pengelolaan keuangan bagi karyawan dan mahasiswa, kegiataan ini diisi oleh Ari Susanto perwakilan dari Sun Lise Financial Jakarta.

Dr H Dalman selaku Rektor UML menyebutkan kegiatan ini sangat baik bagi sivitas akademika UML. “Perlunya perlindungan diri sejak dini sehingga dapat membuka mindset kita terhadap pentingnya perencanaan keuangan untuk mendapatkan kesejahteraan,” paparnya.

Senada dengan Ari Istianto, ia menambahkan perlunya tanggung jawab dalam mengedukasi masyarakat Indonesia didalam semua bidang. “Perbedaan antara kaya dan tidak kaya adalah pengelolaan keuangannya maka kita harus dapat mengelola dan melakukan perencanaan dengan baik agat tidak jadi bencana,” tutupnya.

UM Kudus Resmi Dirikan SM Corner

Dalam rangka mengembangkan literasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa, UM Kudus resmikan Suara Muhammadiyah (SM) Corner yang diresmikan langsung oleh Haedar Nashir selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kamis (24/10).

Bertempat di Jalan Ganesha Raya, SM Corner UM Kudus merupakan yang ke-49 di Indonesia dan kedua di Jawa Tengah. Berdiri pada 1915, Haedar Nashir menyebutkan Suara Muhammadiyah sebagai salah satu media tertua di Indonesia yang harus terus di pertahankan. “SM berperan mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kehidupan umat beragama. Sehingga umat tidak tertinggal dan tidak hanya menjadi objek peradaban.”

Sementara itu, juga dilakukan penyerahan izin pembukaan program studi dan pendidikan profesi yang dilakukan oleh Sugiharto selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah Jateng dan disaksikan oleh Haedar Nashir. Adapun prodi dan profesi baru terdiri dari Prodi Gizi, Bisnis Digital, Administrasi Rumah Sakit, Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan.

UMY Menambah Daftar Prodi Berakreditasi A

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendapatkan 2 akreditasi A dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi) dan 3 akreditasi A dari LAM-PTKEs (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia). Lima prodi tersebut ialah, Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hubungan Internasional, Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Prodi Pendidikan dan Profesi Dokter Gigi, Prodi Pendidikan dan Profesi Dokter, dan Prodi Pendidikan dan Profesi Keperawatan.

Dr.Suranto,M.Pol., Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM) UMY mengakui beberapa prodi mengalami kenaikan skor dan peningkatan dari akreditasi B menjadi akreditasi A. “Seperti pada Magister Ilmu Hubungan Internasional yang mendapat skor 366, Pendidikan Dokter dengan skor 364, dan Pendidikan Pendidikan Dokter Gigi yang meraih skor 367,” paparnya.

Suranto menambahkan untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) hingga tahun 2022, UMY telah menargetkan 24 dari 41 prodi terakreditasi A. Mendapatkan amanah tersebut, BPM melakukan penyusunan strategi rancangan melalui pemetaan prodi, penyusunan daftar akreditasi prodi yang akan berakhir atau bertahan, dan pendampingan. Kampus pun  turut serta mendorong beberapa program demi terpenuhinya indikator dari BAN-PT.

Wisuda Angkatan Pertama UMS Rappang

Wisuda angkatan pertama Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang dilaksanakan pada hari Sabtu (19/10). Wisuda kali ini diikuti oleh 335 wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Dalam sambutannya, Dr. H. Jamaluddin selaku Rektor UMS Rappang  memaparkan tentang harapannya terkait keputusan pembukaan program studi baru dari Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) agar segera terwujud. Saat ini UMS Rappang membina tiga fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Fakultas Sains Teknologi.

“Jika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dikenal dengan astronominya dan Universitas Muhammadiyah Makassar dikenal dengan kelautannya, Insyaallah UMS Rappang akan dikenal sebagai kiblat pelabelan produk halal berbasis digital,” ujarnya. Menurutnya untuk dapat mewujudkan hal tersebut, digitalisasi, perbaikan layanan serta proses pembelajaran akan terus dilakukan oleh kampus.

Sebagai penutup Jamaluddin tak lupa mengingatkan para alumni agar menjadi lulusan yang unggul, professional, dan Islami. Ia menambahkan sarjana harus senantiasa berprinsip dalam menegakkan kebenaran.

UM Pontianak Terima Mahasiswa Filipina Program SEA TVET Batch 4

Dua mahasiswa asal Filipina menjalani program magang di UM Pontianak dan academic exchange pada Fakultas Ilmu Kesehatan selama satu bulan, dari 20 September hingga 20 Oktober 2019. Kegiatan ini merupakan bagian dari skema program Southeast Asian Technical and Vocational Education and Training (SEA TVET).

Selain magang di UM Pontianak, mereka juga magang di Bank Kalimantan Barat, yakni Debbie De Chaves dan Tricia Mae. Hal ini bertujuan untuk membentuk harmonisasi dan internasionalisasi dalam bidang pendidikan di Asia Tenggara melalui kerja sama dengan berbagai institusi di Asia Tenggara.

UM Pontianak bergabung dengan SEA TVET pada tahun 2018. Diharapkan kegiatan ini dapat mempromosikan kurikulum, atmosfer akademik, dan industri untuk pengembangan UM Pontianak di kalangan internasional.

Wisudawan Umtas Hendaknya Implementasikan Nilai-Nilai Keislaman

Kamis (17/10), Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) melaksanakan wisuda serta angkat sumpah dan Janji Ahli Madya Kebidanan, Ahli Madya Keperawatan, dan Ners Tahun Akademik 2018/2019 di Graha Umtas. Diikuti oleh 256 wisudawan, kegiatan ini dihadiri oleh Majelis Diktilitbang Muhammadiyah, PWM Jawa Barat, LL Dikti Wilayah IV, PDM Kota Tasikmalaya beserta organisasi otonom, perbankan, perhotelan, dan juga unsur muspida.

Dr Ahmad Qonit AD, MA selaku Rektor Umtas berpesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemanusiaan yang berbanding lurus dengan produktivitas solusi yang dapat dipersembahkan bagi kemaslahatan masyarakat. Ia juga menambahkan mengenai pentingnya ridha Allah. “Ridha Allah itu tergantung kepada ridha kedua orang tua. Maka dari itu saya ingatkan dan amanatkan agar Anda senantiasa tidak menyakiti mereka, tetapi senantiasa menggembirakan mereka dengan cara yang baik,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sub Bagian Akademik LL Dikti Wilayah IV, Agus Supriatna, M. Si. mewakili Kepala LL Dikti Wilayah IV memberikan apresiasi dengan mengucapkan selamat atas dilantiknya wisudawan Umtas. Ia juga menyampaikan bahwa lulusan Umtas harus peka terhadap era disrupsi yang menuntut digitalisasi dalam segala bidang. “Wisudawan Umtas hendaknya adaptif dalam segala menyikapi perubahan sehingga dapat berterima di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah, Dr. M. Samsudin, M. Pd., menekankan kepada para wisudawan perihal implementasi akhlak Islami yang melekat dalam diri mereka yang disemai melalui pembelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan. “Ciri khas lulusan PTM adalah profesional di bidangnya sekaligus memiliki akhlak yang baik. Lulusan Umtas hendaknya dapat membumikan nilai-nilai yang telah didapat dari kampus ke tengah-tengah masyarakat di era disrupsi ini,” paparnya.  (nu)