Mendikbud Beri Kuliah Umum di UM Purwokerto

Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Republik Indonesia Prof Muhadjir Effendy memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto. Kuliah Umum bertema Masa Depan Pendidikan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 diselenggarakan di Aula AK Anshori Gedung Rektorat Lt.3 UM Purwokerto, Sabtu (9/2/19).

Muhajir datang dengan menggunakan helikopter mendarat di lapangan UM Purwokerto. Adapun yang hadir mendampingi, Sekretaris Mendikbud, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Drs H Tafsir M Ag, Wakil Rektor I Dr. Anjar Nugroho, Wakil Rektor II Drs Joko Purwanto MSi, Wakil Rektor III Ir Aman Suyadi MP dan Wakil Rektor IV Dr Jebul Suroso.

“Ini benar surprise karena UM Purwokerto perkembangannya begitu sangat pesat. Dan dari acara ini yang paling berkesan dengan lomba karya ilmiah tingkat nasional ini. Saya berpesan agar aktivitas ini berkembang terus, karena ini adalah ruhnya dari pendidikan, yakni dengan penelitian,” kata Mendikbud Prof Muhadjir, sebagaimana dilansir dari situs UM Purwokerto.

Sementara itu, Rektor UM Purwokerto mengatakan dalam sambutannya mahasiswa yang terkumpul hari ini adalah mahasiswa teknik sains dan prodi kimia yang diharapkan betul-betul untuk menekuni perkembangan bangsa Indonesia.

“Kami laporkan kepada bapak mentri, bahwa UM Purwokerto sampai saat ini telah memiliki 12 fakultas. Yang terakhir fakultas kedokteran yang sebentar lagi akan kita luluskan, dan prodi-prodi baru mulai dikembangkan,” pungkasnya. (Wira Prakasa Nurdia)

Unisa Gelar Workshop Kelembagaan Menuju APT

Universitas `Aisyiyah Yogyakarta mengadakan Workshop kelembagaan menuju Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul pada Kamis (7/2/19) di Meeting Room 1, Unisa, Yogyakarta.

Hadir dalam seminar tersebut Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T selaku Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemenristekdikti, Totok menjelaskan mengenai klaster dan jenis klaster di perguruan tinggi, serta aspek- aspek yang berpengaruh pada penilaian skor dalam akreditasi beserta arah kebijakan pengembangan kedepanya yang akan dilakukan oleh perguruan tinggi.

“Kualitas SDM yang baik dan adanya prestasi yang telah diraih, serta banyaknya penelitian yang dilakukan oleh dosen akan mendongkrak peringkat perguruan tinggi,” ujar Totok, sebagaimana dilansir dari laman resmi Universitas Aisyiyah.

Rektor Unisa Yogya Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat dalam sambutanya di depan para pimpinan fakultas dan ketua prodi yang diundang dalam acara workshop, mengatakan bahwa dengan turut mengundang direktur pembinaan kelembagaan kemenristekdikti sebagai narasumber bisa menjadi motivasi untuk meraih nilai akreditasi perguruan tinggi unggul.

“Kita akan banyak mendapatkan informasi mengenai kelembagaan dari pemaparan yang disampaikan nanti, harapanya segera bisa kita aplikasikan dan tambahkan apa yang masih kurang dari persiapan kita disini,” tutup Warsiti. (Wira Prakasa Nurdia).

Paduan Suara Surya Nada UMSIDA raih Silver Medal pada Ajang 9th BCF 2019

Paduan Suara Surya Nada Univeritas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) raih penghargaan terbaik pada ajang 9th BCF 2019. Acara yang diadakan selama tiga hari ini dibuka pada tanggal 6 hingga 10 Februari 2019 dan dilaksanakan di dua tempat berbeda yaitu di Studio 2 UBTV dan Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang.

Bertajuk “Expression of Love” festival ini merupakan event Paduan Suara tingkat Nasional ke 9 yang diselenggarakan oleh UKM Paduan Suara Universitas Brawijaya. Dalam pementasannya, Paduan Suara Surya Nada membawakan 3 buah lagu dari dalam dan luar negeri.

“Ya Alhamdulillah, Silver Medal dapat diraih dalam kompetisi pertama di Tahun 2019 ini. Semoga, suatu saat nanti Surya Nada dan Umsida bisa meraih Gold Medal. Bangga Umsida!” tutur Evie Destiana selaku pembina tim paduan suara. []APR

Kantor Majelis Diktilitbang Muhammadiyah Raih ISO 9001:2015

Pimpinan dan para jajaran staf Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Muhammadiyah menghela napas beberapa saat menjelang pengumuman auditor dari Tuv Rheinland— sebuah lembaga yang memiliki kewenangan menerbitkan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015, di Aula Lantai 2 Gedung Muhammadiyah, Rabu (14/2/19).

Hasil audit kemudian menyatakan bahwa Kantor Majelis Diktilitbang telah memenuhi persyaratan SNI ISO 9001:2015, tentang pemeliharaan sistem manajemen mutu. Meski begitu, penerbitan sertifikat tersebut meninggalkan beberapa catatan minor, yang artinya akan dievaluasi kembali setelah beberapa saran dari auditor tersebut terpenuhi secara optimal. Pengumuman tersebut disambut seketika riuh rendah tepuk tangan seisi ruangan.

Sekretaris Jenderal Diktilitbang Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, Ph.D mengatakan bahwa proses audit kantor tak ubahnya muhasabah diri. Dia menganalogikan audit ibarat cermin yang direfleksikan kepada diri sendiri, muhasabah sangat penting agar dapat objektif melihat sekaligus menilai celah-celah kekurangan dari diri pribadi.

“Kita sebagai majelis yang menaungi ratusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) selalu memberikan masukan, kritik, sekaligus saran untuk terus meningkatkan kualitas PTMA, tapi hari ini giliran cermin tersebut yang diarahkan kepada kita, semoga ke depan kita lebih baik lagi terutama dari segi administrasi dan kualitas pelayanan,” ujarnya dengan senyum yang mengembang.

Sayuti melanjutkan bahwa sebagai majelis pertama di Muhammadiyah yang berhasil mendapatkan Sertifikasi ISO, dia berharap spirit tersebut menular di lingkungan Muhammadiyah dan khususnya PTMA, karena sebagai organisasi kemasyarakatan yang sudah berusia lebih dari satu abad, peningkatan kualitas mutlak dilakukan.
Kepala Kantor Diktilitbang Muhammadiyah, Sunaryo MD menilai terbitnya sertifikat ini bukan sebagai ajang untuk menepuk dada, melainkan sebuah wujud apresiasi untuk terus meningkatkan pelayanan secara prima.

“Meskipun ukuran kantor majelis relatif kecil dengan tanggung jawab yang tidak main-main, melayani 171 PTMA, spirit peningkatan yang terukur dan terstandar mesti diberlakukan dan hari ini Alhamdulillah apa yang dikerjakan lumayan berhasil, semoga terus konsisten dan semakin berkualitas,” Tukasnya.

Skema audit sertifikasi dilakukan dua kali selama dua hari, yakni pada 12-13 Februari 2019. Hari pertama kantor majelis diaudit oleh satu auditor dengan audit plan mencakup Management Process, quality management process, sarana-prasarana, dan ketenagaan. Hari kedua, audit dilaksanakan oleh dua auditor dengan unit audit keuangan, proses persuratan, proses penerbitan SK-statuta, dan proses layanan kantor. Semua proses pelaksanaan audit dilakukan dengan metode interviu. (Wira Prakasa Nurdia)

STIKOM Muh Jayapura gelar Wisuda Tahun Akademik 2018/2019

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Muhammadiyah Jayapura menggadakan Upacara Wisuda tahun akademik 2018/2019 pada Kamis (14/02). Bertempat di Hotel Home Jayapura, STIKOM Muh Jayapura berhasil meluluskan 92 mahasiswa yang berasal dari prodi S-1 Ilmu Komunikasi (Ilkom) dan D-3 Hubungan Masyarakat (Humas).

Ahmad Muttaqin, M,Ag., M.A., Ph.D selaku perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dalam pidatonya menyampaikan Muhammadiyah senantiasa untuk berta’awun dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam mencerahkan masyarakat dan bangsa. “Majelis Diktilitbang berkomitmen untuk terus mengawal mutu PTM, termasuk mendorong proses pembukaan S-2 Ilkom dan alih status STIKOM menjadi Universitas agar dapat berjalan dengan lancar” tuturnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Papua yang diwakilkan oleh staff ahli, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkomida) Papua, Panglima Kodam (Pangdam), pangkatan TNI AL (Lanal), Kepolisian Daerah (Polda), Kejaksaan, Sekretaris L2Dikti Papua dan Papua Barat, serta PWM, ortom2, dll. []APR

Teknologi Modern Agrikultural antarkan UM Surabaya Raih Medali Emas

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) berhasil mengantongi medali emas dalam ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2019 di Thailand pada Kamis (07/02).

Dalam inovasinya, Ghois Qurniawan mahasiswa UMSurabaya Fakultas Teknik bersama tim memperkenalkan temuan baru yaitu cara kerja alat Lentera Fotosintesis di bidang agrikultural modern yang memiliki fungsi untuk mempercepat pertumbuhan tanaman sekaligus menghasilkan buah. Inovasi tersebut sukses mengantarkan Ghois bersama tim untuk meraih medali emas dalam kategori Teknologi Modern Agrikultural.

Temuan baru ini juga berhasil mengalahkan ide dan temuan dari negara lainnya seperti negara bagian Asia dan Eropa. “Inovasi ini mendapatkan banyak tanggapan yang sangat baik dari berbagai negara, seperti Ponlandia, Kanada, UK, Korea Selatan ikut memberikan respon yang sangat baik” Ujar  Ghois Qurniawan. []Apr

Unismuh Makassar perkenalkan Universitas pada Pameran Melayu Day ke-6 di Thailand

Dalam rangka menindaklanjuti kerjasama antar universitas lintas negara, Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) menghadiri undangan dari pemerintah Thailand dan KBRI melalui PP Muhammadiyah untuk berpartipisasi dalam acara Melayu Day ke-6 di Yala, Thailand.

Kegiatan yang diadakan pada awal Februari ini, berlangsung selama tiga hari dengan pembahasan dari berbagai topik yaitu pendidikan, bahasa, ekonomi dan sosial. Selain seminar, kegiatan ini juga menampilkan pameran pendidikan yang diisi oleh beberapa universitas salah satunya Unismuh Makassar.

Tidak hanya mahasiswa Unismuh Makassar, mahasiswa Thailand juga turut berpartisipasi dalam memperkenalkan Unismuh Makassar. Dikutip dari Website Wartalldikti, Dr H Bahrun Amin selaku Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unismuh Makassar mengatakan kehadiran mereka sangat membantu dalam transfer informasi terkait fakultas, prodi, dan bagaimana pengalaman mereka selama kuliah di Unismuh. [] APR

Mendikbud Muhadjir Beri Kuliah Umum di UM Purwokerto

Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Republik Indonesia Prof. Muhadjir Effendy memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto. Kuliah Umum bertema Masa Depan Pendidikan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 diselenggarakan di Aula AK Anshori Gedung Rektorat Lt.3 UMP, Sabtu (9/2/19).

“Ini benar surprise karena UM Purwokerto perkembangannya begitu sangat pesat. Dan dari acara ini yang paling berkesan dengan lomba karya ilmiah tingkat nasional ini. Saya berpesan agar aktivitas ini berkembang terus, karena ini adalah ruhnya dari pendidikan, yakni dengan penelitian,” kata Mendikbud Prof. Muhadjir, sebagaimana dilansir dari situs UM Purwokerto.

Dalam materi kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik dan Sains UM Purwokerto Prodi Teknik Kimia beserta beberapa universitas lain yang menjadi peserta lomba karya ilmiah tingkat nasional mengatakan, perkembangan industri pertama kali dikeluarkan oleh mesin uap, kemudian dikeluarkan mesin listrik dengan tegangan arus kuat, kemudian berkembang dengan listrik arus rendah, dan sekarang berkembang tekhnologi industri digital. (Wira Prakasa Nurdia)

Dosen UM Magelang Lakukan Pengabdian Berkarakter Islam Rahmatan Lil’alamin

Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang mendapat hibah dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui skim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada 2018. Dengan diketuai oleh Dr. Imam Mawardi, M. Ag beserta anggotanya Akhmad Baihaqi, M. Pd.I dan Rochim Widaryanto, ST.,MT. Melaksanakan progam pengabdian di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Pujotomo dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Danurejo yang diselenggarakan pertengahan tahun silam.

“Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan wawasan mitra tentang konsep Islam Rahmatan Lil ‘alamin dan aktualisasinya dalam pembelajaran,” ujar Imam Mawardi, Ketua tim pengabdian, sebagaimana dilansir oleh situs UM Magelang.

Menurut Samsul Huda, kepala sekolah SD Muhamadiyah Inovatif Pujotomo, kegiatan pengabdian tersebut sangat bermanfaat bagi guru-guru. “Kegiatan pengadian dosen UMMagelang membuka wawasan baru bagi kami untuk bisa mengaplikasikan konsep Islam Rahmatan Lil ‘alamin dalam pembelajaran di sekolah,” ujarnya. (Wira Prakasa Nurdia)

Pendidikan Jadi Kunci Utama Muhammadiyah dalam Percaturan Bangsa

Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu pembicara dalam perhelatan menjelang Tanwir Muhammadiyah ke-51 di Bengkulu 15-17 Februari 2019 mendatang. Hadir di antaranya Dr. Haedar Nashir, M. Si selaku Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, M.A.P selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Disebut Nazaruddin, sebagai gerakan sosial-keagamaan Muhammadiyah memiliki peran fungsional melalui berbagai amal usahanya. Separuh di antaranya ada di bidang pendidikan, bidang ekonomi, bidang hukum dan teknologi. “Inilah kunci peran Muhammadiyah dalam kancah percaturan bangsa Indonesia ke depan,” katanya, sebagaimana dilansir dari situs UM Malang.

Nazaruddin melanjutkan, ekspansi pada bidang-bidang yang dianggap lebih berorientasi profit ternyata banyak menuai manfaatnya untuk pendidikan. Terutama ketika disinergikan menjadi lahan pembelajaran yang konkret. Pengelolaan amal usaha di bidang ini perlu perhatian yang serius dari seluruh warga Muhammadiyah. (Wira Prakasa Nurdia)