Kegiatan Waqaf UMKO Salurkan Bantuan di Lampung Utara

Kegiatan Wakaf UMKO Salurkan Bantuan di Lampung Utara

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) mengadakan kegiatan wakaf pada Jumat (10/12) lalu. Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman PK IMM FKIP UMKO menjadi penyelenggara kegiatan tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah upaya untuk melahirkan generasi Islam yang mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Terutama, dalam bidang keagamaan.

Kegiatan tersebut menyasar TPA dan TK yang membutuhkan bantuan di daerah Lampung Utara. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi dari salah satu trikompetensi dasar IMM. Trikompetensi dasar yang terimplementasikan tersebut ialah religiusitas.

Dilansir dari situs resmi UMKO, kegiatan ini harapannya menjadi contoh yang baik bagi generasi muda, khususnya mahasiswa. Contoh yang baik tersebut pada peningkatan kepedulian antarumat. Selain itu, harapannya juga adanya pemeliharaan akhlak yang baik. Kemudian, menjadi cerminan pola pikir yang berintelektualitas. Khususnya dengan melandaskannya pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Pada pelaksanaannya, kegiatan tersebut berlandaskan pada tiga ayat Al-Qur’an mengenai pentingnya melakukan wakaf. Pertama, Q.S. Al-Baqarah ayat 267. Kedua, Q.S. Ali Imran ayat 92. Ketiga, Q.S. Al-Baqarah ayat 261. Ketiga ayat Al-Qur’an tersebut menjadi nilai-nilai yang diperkenalkan kepada kader-kader IMM dan masyarakat.

Penyelenggaraan kegiatan ini yakni dengan mematuhi protokol kesehatan. Acara berlanjut dengan dokumentasi penyerahan beberapa barang. Barang-barang tersebut di antaranya adalah, pertama, Al-Qur’an. Kedua, Iqro’. Ketiga, buku Islami. Kepala TPA dan Kepala TK tempat penyaluran wakaf terlaksana juga turut hadir.

Mengelola Perubahan, Buku tentang Kisah Sukses Rektor PTMA

“Mengelola Perubahan”, Buku tentang Kisah Sukses Rektor PTMA

Leadership menjadi salah satu kunci penting dalam mengembangkan kemajuan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Hal ini turut diwujudkan oleh Majelis Diktilitbang PPM dengan mengadakan leadership training sebanyak lima kali. Muhammad Sayuti MPd MEd PhD menyampaikan hal tersebut saat mengisi sambutan, Kamis (9/12). Kegiatan tersebut merupakan seri Dialog Kepemimpinan Perguruan Tinggi #2 dengan judul “Mewujudkan Inovasi dan Kreativitas Menjadi Kenyataan“. Narasumber dalam webinar tersebut yakni Prof Dr Bambang Setiaji, Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Kemudian hadir pula Dr Rustamadji MSi, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

Pada sambutannya, Muhammad Sayuti sebagai Sekretaris Diktilitbang PP Muhammadiyah menyampaikan informasi mengenai proses penerbitan buku yang dikelola selama pandemi. Buku tersebut berjudul Mengelola Perubahan: Jalan Sukses Pemimpin Perguruan Tinggi. Saat ini, prosesnya sudah tahap percetakan. Buku tersebut mengisahkan cerita 10 orang Rektor PTMA dalam mengelola perubahan dalam menghadapi pandemi. “Kami harap seluruh pimpinan dapat membaca buku Mengelola Perubahan ini. Lebih-lebih apabila menjadikan buku Mengelola Perubahan sebagai inspirasi dalam membawa PTMA maju, pesat, menjadi pilar penting persyarikatan,” ujarnya.

Sayuti menekankan bahwa kunci kemajuan PTMA adalah leadership. “Kita harus terus melahirkan pimpinan baru agar PTMA maju,” demikian tegasnya. Selain itu, Sayuti juga berpesan kepada setiap pimpinan PTMA menyelenggarakan baitul arqam untuk para pimpinan. Tujuannya adalah agar metode kepemimpinan leadership keislaman dapat menjadi satu napas antar-PTMA. “Kami berharap seluruh PTMA dapat terus belajar. Hanya dosen yang terus belajarlah yang boleh terus mengajar. Artinya, pimpinan PTMA yang terus belajar memimpinlah yang boleh terus memimpin.”

Inovasi dan Kreativitas dalam Memimpin PTMA

Inovasi dan Kreativitas dalam Memimpin PTMA

Majelis Diktilitbang PPM terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas leadership pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Hal ini dipahami karena leadership menjadi kunci kemajuan PTMA. “Sehingga leadership harus terus dilahirkan dan dicetak agar PTMA dapat menjadi pilar Persyarikatan”. Begitu papar Muhammad Sayuti, Sekretaris Majelis Diktilitbang PPM membuka Dialog Kepemimpinan Perguruan Tinggi #2 bertemakan “Mewujudkan Inovasi dan Kreativitas Menjadi Kenyataan”, Kamis (09/12). Turut hadir selaku narasumber Prof. Dr. Bambang Setiaji, Rektor UM Kalimantan Timur dan Dr. Rustamadji, M.Si, Rektor UNIMUDA Sorong.

Pimpinan PTMA juga dituntut untuk terus belajar agar dapat memimpin dengan efektif, maju, Islami, dan berkemajuan. Kepemimpinan yang efektif akan melahirkan inovasi dan kreativitas yang dapat memperkokoh dan mempercepat perkembangan PTMA. Prof Bambang menekankan agar pimpinan PTMA dapat mengusahakan 50% doktor sebagai syarat unggul perguruan tinggi. “Pengalaman saya, perlunya untuk menyekolahkan doktor sehingga SDM kita dapat menjadi SDM yang berkembang keilmuannya,” papar mantan Rektor UM Surakarta tersebut. Tahapan lain yang menjadi penting yaitu fokus pada penulisan jurnal, kemajuan IT, lembaga-lembaga pendukung, pendirian bisnis non-SPP, prestasi mahasiswa, serta inovasi lainnya.

“Apabila pimpinan ingin unggul dan maju perlu memenuhi tiga syarat yaitu bergerak dengan berjamaah, terus menebar kebaikan, dan mencegah kemungkaran,” begitu papar Dr. Rustamadji. Ia menekankan agar pimpinan dan seluruh tim perlu menghindari adanya keluhan dalam memimpin khususnya pada masa Covid-19. Permasalahan yang dialami oleh PTMA saat ini justru harus dimanfaatkan agar dapat mengolah tantangan menjadi energi positif. “Pengambilan keputusan yang cepat, sikap yang yakin, serius, ekstra dan ekstrim harus terus ditanamkan bagi pemimpin PTMA,” tegas Rektor dari tanah Papua ini. Pimpinan juga perlu menjalin kerja sama melalui silaturahim, meningkatkan spiritual, memberdayakan kearifan lokal, menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah, hingga memberikan pelayanan yang terbaik pada tamu yang hadir di perguruan tinggi. [} Diktilitbang

MM Kine Klub UMY Kembali Cetak Prestasi

MM Kine Klub UMY Kembali Cetak Prestasi

Muhammadiyah Multimedia Kine Klub (MM Kine Klub) berhasil menyabet prestasi juara satu untuk kategori film pendek fiksi dalam kompetisi Anti-Corruption Film Festival 2021 yang diselengarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (4/12). Film pendek berjudul Piknik Panik ini merupakan film keempat garapan MM Kine Klub yang turut menyumbang prestasi untuk UM Yogyakarta.

Gelar juara satu pada kompetisi Anti-Corruption Film Festival 2021 berhasil mengalahkan 455 peserta yang berprestasi. Umar Al Jufri mengaku dalam proses produksinya, film ini menghabiskan waktu lebih dari dua minggu. “Kalau dari persiapannya, develop naskahnya saja kami menghabiskan waktu dua minggu, lalu untuk shootingnya sendiri 2 hari dan itu belum termasuk editing, dan lainnya,” papar produser MM Kine Klub tersebut.

Cerita yang diangkat dalam film garapan mahasiswa UM Yogyakarta ini merupakan realita yang masih terjadi di masyarakat sampai saat ini, yakni tentang praktik pungli. Cerita dalam film Piknik Panik ini dikemas secara secara epic yang menceritakan pasangan suami istri yang pergi berlibur di saat pariwisata sedang ditutup akibat pandemi. ““Sebenarnya di film bukan tentang kompetisi, tapi bagaimana film yang kita buat bertemu dengan penontonnya, karena percuma kalau bikin film tapi tidak ada yang nonton,” jelas Umar. [] UMY/ Diktilitbang

Pengembangan Sekolah Lapang Digital UM Enrekang

Pengembangan Sekolah Lapang Digital UM Enrekang

Universitas Muhammadiyah Enrekang melaksanakan penutupan program Penguatan Kapasitas Lokal dalam Desa dan Pengembangan Sekolah Lapang Digital pada Selasa (23/11) lalu. Bupati Enrekang, Muslimin Bando, di aula Kampus Unimen. Program tersebut bernama lain local capacity in the design and development of digital farmer field school (DFFS). DFFS adalah program kerja sama atau kolaborasi antara pemerintah Kerajaan Belanda melalui Van Hall Larensten, pemerintah Kabupaten Enrekang, dan UM Enrekang. Seminar DFFS tersebut berjudul “The Final and The Future” dengan pendanaan dari Nuffic Neso.

Pembicara-pembicara dalam seminar Pengembangan Sekolah Lapang Digital tersebut ada beberapa. Antara lain, Prof Dr Anita Hardon dan Dr Rico Lie dari Knowledge, Technology, and Innovation Wageningen University and Research. Kemudian, Dr Bert Melief dan Dr Pleun Aresbergen dari Van Hall Larenstein, the University of Applied Sciences, Belanda. Selanjutnya, pembicara Indonesia adalah Dr Drs Yunus Busa MSi.

Turut hadir dalam kegiatan seminar ini ada beberapa. Di antaranya, perwakilan petani dari kecamatan Masalle Bapak Aksi Mamile Paruac, Ketua Gapoktan Mammesa desa Buntu Sarong. Kemudian, Ibu Faridah Ketua KWT Bersatu Bongli dan Bapak Agus Salim.

Pada akhir acara, MB menyerahkan sertifikat pelatihan tim DFFS Enrekang dan cendera mata kepada peserta pelatihan dengan tingkat partisipasi dan kinerja terbaik. Di antaranya Mursalim Bagenda, Sutarjo Barrang, dan Sunira Nasrul. Turut hadir dalam kegiatan seminar ini perwakilan petani dari kecamatan Masalle, Bapak Aksi Mamile Paruac, Ketua Gapoktan Mammesa Desa Buntu Sarong. Kemudian, Ibu Faridah Ketua KWT Bersatu Bongli, dan Bapak Agus Salim.

Mobil Vaksin Unimuda Sorong Bantuan dari LLDIKTI

Mobil Vaksin Unimuda Sorong Bantuan dari LLDIKTI

Universitas Muhammadiyah Pendidikan (Unimuda) Sorong mendapatkan hibah bantuan dari DIKTI pada Sabtu (4/12) lalu. Hibah bantuan tersebut berupa mobil vaksin. Mobil tersebut berjenis APV dengan dukungan berupa koneksi internet dan VSAT—teknologi komunikasi satelit. Penyerahan simbolis dengan menggunakan kunci mobil berlangsung melalui sebuah seremonial penyerahan dari LLDIKTI. Kegiatan tersebut berbarengan dengan Sidang Terbuka Senat Unimuda Sorong dalam rangka Wisuda Sarjana XIV.

Mobil Vaksin Unimuda Sorong Bantuan dari LLDIKTI
Penyerahan simbolis mobil dari LLDIKTI kepada Unimuda Sorong.

Tujuan dari penyerahan mobil vaksin tersebut yakni sebagai bentuk dukungan atas program pemerintah untuk mewujudkan herd immunity di Kota Sorong, khususnya Kabupaten Sorong. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk melakukan percepatan capaian vaksinasi di Kabupaten Sorong.

Berdasarkan informasi dari InfoPublik pada Senin (6/12), Polres Sorong menyampaikan data bahwa Sorong telah mencapai persentase vaksinasi 52,4% pada akhir November 2021. Target capaian vaksinasi selanjutnya adalah 70% populasi. Oleh karena itu, Mobil Gerai Vaksin dan VSAT Unimuda Sorong ini dapat berkontribusi dalam pemenuhan target tersebut.

Dilansir dalam laman Facebook Unimuda Sorong, mobil ini akan berkeliling di Kabupaten Sorong untuk mendatangi masyarakat. Mobil vaksin Unimuda Sorong ini juga akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. Selain itu, mobil yang juga mendapatkan kelengkapan berupa internet cepat ini pun dapat berguna bagi mahasiswa dan masyarakat. Sebab, mereka menjadi dapat mengakses internet dengan mudah dan praktis.

UM Surabaya Raih Tujuh Medali Kejurprov 2021

UM Surabaya Raih Tujuh Medali Kejurprov 2021

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) meraih tujuh medali pada Kejurprov 2021 pada Jumat (3/12) lalu. Mahasiswa tersebut di antaranya, pertama, M Galang Eka Saputra, peraih Juara I Cabor Olahraga Sambo dalam combat 21-84 kg, Juara II Cabor Olahraga Judo, sekaligus putra Kejurprov Sambo 2021. Kedua, Kautsar Rafi Sayyidan, Juara II Cabor Hockey kategori indoorKetiga, Febrian Bimantara Juara I Cabor Panjat Tebing kategori speed world record junior putra. Keempat, kelima, dan keenam berturut-turut Nahrisyah, Aisa Putri Rahmawati, dan M Faisal Hasim. Ketiganya meraih tiga juara dari Cabor Jujitsu. Perlombaan terselenggarakan di gedung Widya Kartika.

“Dari capaian juara 1 ini, saya tidak ingin lengah. Sebisa mungkin saya ingin menjadikan ini sebagai pemacu semangat untuk tetap berprestasi sekaligus sebagai bekal menuju Porprov VII mendatang. Saya berharap, kampus memfasilitasi setiap lomba tingkat nasional maupun internasional,” jelas Galang dalam situs resmi UM Surabaya.

Junaidy Fery Effendi Kepala Biro Kemahasiswaan dan Inovasi (BAKAI) UM Surabaya mengapresiasi capaian yg telah diraih mahasiswa penyandang beasiswa atlet ini.”Semoga ini adalah awal yg baik, capaian tingkat provinsi patut kita apresiasi dan kita dukung agar capaian ini tidak berhenti sampai di sini saja,” ujarnya. Universitas akan terus mendampingi atlet-atlet berprestasi ini untuk mempersiapkan Porprov VII agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

Destinasi Wisata Binaan UMSB Kembali Raih Prestasi

Destinasi Wisata Binaan UM Sumatera Barat Kembali Raih Prestasi

Kabupaten Agam sebagai destinasi wisata binaan UM Sumatera Barat berhasil meraih prestasi pada ajang Anugerah Pesona Indonesia 2021 melalui Museum Buya Hamka. Prestasi tersebut masuk pada kategori Situs Sejarah dan berhasil meraih juara 2, Selasa (30/11).

Rektor UM Sumatera Barat, Dr. Riki Saputra, MA mengucapkan selamat dan sukses kepada Bupati Agam Andri Warman dan segenap masyarakat Kabupaten Agam Khususnya dan Sumatera Barat umumnya atas capaian prestasi ini.”Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat sebagai mitra strategis pemerintah akan selalu memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam usaha-usaha pengembangan daerah dan pemberdayaan masyarakat,” paparnya.

Ia menyebut UM Sumatera Barat mendukung penuh dalam memenangkan Museum Buya Hamka yang berada di Kabupaten Agam, karena ini kali pertama bagi Kabupaten Agam ikut pada ajang Anugerah Pesona Indonesia dan berhasil meraih peringkat kedua tingkat Nasional. “Seperti tahun sebelumnya, kami juga mensupport Kabupaten Limapuluh Kota yang juga baru pertama kali mengikuti kegiatan ini dan alhamdulillah juga meraih peringkat Juara II terbaik untuk kategori Kampung Adat yaitu Kampung wisata Sarugo. Ini merupakan wujud komitmen kami sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menjadi menara gading, tapi kami selalu berusaha untuk menjadi menara air yang dapat langsung memberikan manfaat bagi masyarakarat,” ucap rektor muda tersebut.

Wakil Rektor III UM Sumatera Barat, sekaligus ketua tim pemenangan Agam menuju API 2021, Moch Abdi, S.E., MM menyebut Anugerah Pesona Indonesia telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dan pada tahun 2021 merupakan tahun ke enam. “API Awards 2021 merupakan kali pertama yang diikuti Kabupaten Agam, setelah melalui seleksi yang ketat dari pesaing diseluruh Indonesia, Museum Buya Hamka yang terletak di kabupaten Agam masuk nominasi untuk kategori Situs Sejarah Terpopuler, proses ini sudah berlangsung semenjak 1 Juli 2021 hingga akhir oktober 2021” paparnya. [] UMSB/ Diktilitbang

Prestasi Uhamka dalam Promosi Kesehatan Kampus

Prestasi Uhamka dalam Promosi Kesehatan Kampus

yang Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) menjadi pemenang oral presentation dan Poster Kampus Sehat pada Rabu (24/11) lalu. Penyelenggara kegiatan tersebut adalah Kementerian Kesehatan dengan tuan rumah Universitas Gadjah Mada. Team I Help U (Islamic Health Promotion University) mempersembahkan hadiah ini. Tim tersebut merupakan program promosi kesehatan dalam mewujudkan kampus sehat.

Kementerian Kesehatan sebagai stakeholder menunjuk 6 perguruan tinggi negeri untuk mendampingi 27 perguruan tinggi swasta. Perguruan tinggi negeri tersebut adalah UGM, IPB, UNAIR, USU, UNLAM, dan UNSOED. Uhamka mendapatkan pengarahan dari IPB di bawah pimpinan Prof Ikeu Tanziha, melalui penandatanganan Rektor Uhamka, Prof Gunawan Suryoputro. Hal ini mengantarkan Uhamka meraih prestasi dalam presentasi dan poster.

Bentuk keberlanjutan dari dukungan program ini adalah dengan hadirnya Warek 4 Uhamka, Bunyamin, pada saat presentasi yang dilakukan di Grand Rohan Yogyakarta. Dalam presentasi tersebut, turut hadir team LPP AIKA, yakni Totong Heri dan M Arifin Rahmanto. Kemudian, hadir pula Ketua I Help U,  Hidayati, dan presenter sekaligus sekretaris Tim I Help U, Imas Arumsari.

Ketua Tim HPU Nasional, Prof Yayi Suryo Prabandi, memberikan sambutan dalam penganugerahan tersebut yang membawa prestasi bagi Uhamka. Ia berkata, “Kemenangan ini adalah langkah awal seluruh kampus untuk mewujudkan sumber daya yang sehat dan produktif. Langkah awalnya yakni dari diri sendiri, kemudian kampus,” tuturnya dalam situs resmi Uhamka.

UM Surakarta Hadirkan Sistem Baru untuk PMB 2022/2023

UM Surakarta Hadirkan Sistem Baru untuk PMB 2022/2023

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UM Surakarta) mengadakan launching PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) dengan mengundang siswa SMA sekaligus guru-guru SMA dari berbagai wilayah dengan menggunakan sistem blended di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lt 7 dan Zoom Meeting pada Rabu (1/12).

UMS sempat melakukan soft launching sebelum launcing PMB resmi, selama tiga hari sebagaimana dituturkan Ketua PMB Dr. Triyono, M.Si. “Dalam soft launching selama tiga hari jumlah yg mendaftar mencapai 474 calon mahasiswa dan 161 mahasiswa memilih fakultas kedokteran,” ujarnya.

Untuk launching PMB ini UMS juga berikan penghargaan kepada 2 mahasiswa pendaftar pertama yaitu Ghina Raudhatul Jannah sebagai mahasiswa Fakultas Hukum, dan Putri Kinasih Sulistiani sebagai Mahasiswa Fakultas Farmasi.

Saat acara sapa salam bersama rektor UMS, Ghina menyampaikan rasa bangga karena telah menjadi mahasiswa pertama yang diterima di UMS, selain itu dia mengungkapkan keinginannya berkaitan sistem pembelajaran,” Maunya luring sih pak,” ungkap mahasiswa asal Kalimantan Tengah itu.

Selain itu UMS juga menghadiahkan kepada 10 Sekolah yang telah mengirimkan banyak siswanya untuk berkuliah di UMS.

Berbeda dengan PMB tahun 2021, kali ini UMS menurut Triyono akan menggunakan sistem reservasi untuk pelaksanaan ujian CBT (Computer Base Test) sehingga calon mahasiswa bisa menentukan sendiri kapan akan Test CBT dan komputer nomor berapa yang akan digunakan.

Terobosan ini sebagai wujud, UMS tampil berbeda dengan Perguruan Tinggi lain sebagaimana disampaikan Rektor UMS dalam wawancara terpisah. Menurut Rektor sistem One Day Service UMS sangat unggul, sehingga mendapatkan calon mahasiswa potensial. Hasilnya dari tahun ke tahun UMS selalu berprestaai. “Hasil 10 tahun ODS, hasilnya luar biasa, tidak hanya meraih kemudahan tapi menghasilkan lulusan yang berkualitas,” ujar Sofyan. [] Humas UM Surakarta/ Diktilitbang