DOSEN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIMUS MERAIH PROGRAM BIPA SAME DIKTI 2015 Ke KHON KAEN UNIVERSITY BANGKOK-THAILAND

Dengan rasa bangga, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Ibu Dian  Candra Prasetyanti.M.Pd, berhasil lolos dalam program  SAME BIPA DIKTI Republik Indonesia 2015 ,  selama 5 bulan mulai tanggal 10 Agustus- 31 Desember 2015.  Pada ASEAN Language Center (ALC) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora KKU University (Khon Kaen University- Bangkok Thailand) SAME (Scheme for academic mobility and exchange) BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) Program ini adalah program pengiriman dosen ke berbagai perguraun tinggi luar negeri untuk pengajaran bahasa dan budaya Indonesia dalam rangka misi kebangsaan atas permintaan dari perguruan tinggi atau perwakilan Indonesia di luar negeri.

Pelepasan di hadiri oleh Rektor Unimus Prof Dr. H. Masrukhi.M.Pd, Wakil Rektor I, Bidang Akademik, Dr. Nurahman.M.Si, Wakil Rektor II Dr. Hj. Sri Rejeki, S.Kp, M.Kep, Sp.Mat,  Bidang Administrasi dan Keuangan, Dan Direktur Eksekutif International Relationship Office (IRO-Unimus) M.Yusuf.PhD.  serta Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Program  SAME BIPA DIKTI 2015, yang diraih oleh Ibu Dian.M.Hum, adalah merupakan komitmen Unimus dalam mengembangkan pendidikan, Penelitian, Pertukaran Mahasiswa, Staff dan kerjasama luar negeri, antara Unimus dengan Khon Kaen University-Bangkok Thailand sebagai bagian menuju Unimus Excellence.

Sumber : Universitas Muhammadiyah Semarang

Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang III Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Setelah sukses menggelar penerimaan mahasiswa gelombang I dan II, UMP kembali membuka kesempatan yang luas kepada calon mahasiswa yang ingin menempuh studi di UMP pada semua program studi.

Menurut Fahruni, S.Hut., MP selaku Kabag Promosi dan PMB masih banyak kesempatan untuk mndaftar pada gelombang ke III di UMP. “Khusus untuk prodi Analis Kesehatan dan Farmasi yang menjadi pilihan favorit masih tetap dibuka pada Gelombang ke III” ujar Fahruni, S.Hut., MP saat ditemui redaksi pada Selasa (4/8) di Ruang Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni UMP.

Adapun jadwal pendaftaran pada gelombang III dibuka pada tanggal 27 Juli – 18 Agustus 2015 pada jam kerja 7.30 – 12.00 dan 13.30 – 16.30 WIB.

Program studi yang ditawarkan antara lain: S-2 Magister Administrasi Publik, S-1 Ilmu administrasi Negara, S-1 Ilmu Komunikasi, S-1 Bimbingan Konseling, S-1 Pendidikan Ekonomi, S-1 PGSD, S-1 Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, S-1 Agroteknologi, S-1 Kehutanan, S-1 Teknik Sipil, S-1 Teknik Lingkungan, S-1 Peradilan Agama/ Syari’ah, S-1 Pendidikan Agama/Tarbiyah, S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, D-3 Farmasi, D-3 Analis Kesehatan dan UMP juga membuka pendafataran bagis D-1 Profesi dalam program keahlian Bisnis dan Industri.

Kampus UMP terletak di pusat kota, sehingga mudah sekali dijangkau dari berbagai penjuru, dan memiliki lahan praktek di sekitar kota. Fasilitas ruang pembelajaran yang memadai, meliputi ruang kuliah berlantai tiga, perpustakaan, Lab. MIPA, Lab. Kesehatan, Lab Pendidikan, Lab. Bahasa dan Lab. Komputer yang dilengkapi dengan fasilitas Internet dan Hotspot Area, Lab Micro Teaching, Lab. Teknik dan dan Laboratorium lain yang berada di Fakultas. (ilham BAKA)

Sumber : Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Buku Evaluasi karya ENY WINARYATI Lolos Seleksi Dikti Mendapat Insentif Penulisan Buku Ajar

Adalah Dr.Eny Winaryati, M.Pd. Sebagai dosen bidang Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), menjadi salah satu Dosen Unimus yang menambah ukiran prestasi dalam hal Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi.

Buku beliau yang telah ditulisnya telah mendapatkan apresiasi sangat baik dan lolos seleksi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam tahun 2015, dalam program insentif Buku Ajar tahun 2015.
Adapun judul bukunya adalah Evaluasi Supervisi Pembelajaran ini, diterbitkan oleh Graha Ilmu, dengan ISBN:  978-602-262-371-7.

Beliau menyadari memiliki tugas dan tunggungjawab untuk dapat memberikan sumbangsih  terhadap peningkatan  kualitas pembelajaran. Terlebih kapasitasnya mendapatkan tugas tambahan Ketu Program Studi Pendidikan Kimia. Dalam unit program studi, seorang kaprodi juga berperan sebagai supervisor pembelajaran yang dilakukan oleh dosen.

Meskipun pembahasan buku di atas lebih menitikberatkan pada sekolah, namun implementasinya juga bisa dilakukan pada perguruan tinggi. Isi buku ini secara  garis besar adalah sbb: Keberhasilan pembelajaran tidak bisa lepas dari peran supervisi yang dilakukan. Hubungan supervisor dengan  supervisee yang kurang kondusif, akan berdampak penerapan supervisi yang kurang berhasil. Supervisor maupun supervisee  perlu memahami kompetensinya masing-masing, sehingga proses  kepengawasan dapat berjalan dengan baik.
Eny Winaryati Penulis Buku Berprestasi Dosen Unimus

Eny Winaryati Penulis Buku Berprestasi Dosen Unimus

Buku ini lebih menitik beratkan evaluasi pada supervisi pembelajaran. Tujuan dari kegiatan supervisi adalah terlaksananya  perbaikan pembelajaran. Hasil kegiatan  evaluasi adalah rekomendasi. Dari kegiatan evaluasi terhadap supervisi, dihasilkan rekomendasi informasi untuk suatu perbaikan. Rekomendasi evaluasi terhadap supervisi pembelajaran dimanfaatkan oleh supervisi untuk melakukan perbaikan pembelajaran.

Hal inilah yang menarik dari buku ini, karena menghubungan dua maping ilmu yang berbeda, namun menjadi suatu maping ilmu yang saling melengkapi. Proses kegiatan ini akan berlangsung secara terus menerus, pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan data, bahwa supervisi pembelajaran yang dilakukan oleh kepala sekolah (supervisor) belum dapat mengekspresikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi guru terkait dengan pembelajarannya. Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik yang masing-masing berbeda. Agar siswa dapat mengkontruksi pengetahuan yang dimilikinya, maka diperlukan supervisor yang memiliki kapabilitas komprehensif. Buku ini dilengkapi dengan instrumen, untuk dapat dijadikan evaluator dalam melakukan supervisi pembelajaran.

Hubungan kepengawasan sangat memengaruhi keberhasilan supervisi. Berdasarkan penelitian, ditemukan adanya ketidaknyamanan bagi guru saat disupervisi. Supervisee kurang mendapat feedback positif pasca disupervisi. Background yang berbeda antara supervisee dengan supervisor, menjadikan kualitas perbaikan pembelajaran kurang maksimal. Guna meminimalisir persoalan di atas, maka perlu dibuat suatu konsep supervisi yang menyenangkan dan capaian perbaikan pembelajaran dapat tercapai, melaui penilaian oleh teman sejawat dalam satu rumpun mata pelajaran.

Lima Domain Sains (5DS), telah memberikan hasil penilaian yang positif bila digunakan dalam pembelajaran IPA. Isi  5 DS mencakup: pengetahuan, proses (sains dan ilmiah), kreativitas, sikap (sains dan ilmiah) serta aplikasi. Penerapan 5 DS dalam suatu pembelajaran sangat relevan dengan implementasi metode saintifik dalam kurikulum KBK tahun 2013.  Penerapan metode saintifik, penilaian otentik dan pembelajaran terintegrasi dalam kurikulum di atas, telah terlaksana melalui keterlaksanaan 5DS dalam pembelajaran. Berdasarkan keterangan di atas, maka 5DS dapat diterapkan pada seluruh mata pelajaran.

Berdasarkan karakteristik mata pelajaran, keberhasilan pelaksanaan lesson study, umpan balik 360 derajad, pengertian supervisi dan evaluasi, Lima Domain Sains (5DS), implementasi kurikulum KBK, maka penulis menyusun model evaluasi untuk supervisi pembelajaran, melalui kegiatan self and peer evaluation.  Rancangan konsep ini disebut dengan Evaluasi Diri dan Teman sejawat (EDTS) pada Supervisi Pembelajaran IPA Berbasis Lima Domain Sains. Model EDTS telah diujicobakan, dan memberikan kesimpulan efektif untuk digunakan. Model EDTS merupakan hasil penelitian disertasi  yang dilakukan  oleh Eny Winaryati dalam menyelesaikan kuliah strata tiga di Universitas Negeri Yogyakarta. [fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”][EWY]

Sumber : Universitas Muhammadiyah Semarang

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

IPK Lulusan UAD Terus Meningkat

Pencapaian prestasi akademik lulusan UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Yogyakarta terus membaik. Pada wisuda periode Juli 2015, di gedung JEC (Jogja Expo Center), Yogyakarta, Sabtu (1/8/2015), IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) lulusan program studi (prodi) sarjana (S-1) mengalami peningkatan.

Wisuda periode kali ini diikuti 765 orang wisudawan dari 30 prodi S-1, IPK rata-rata mencapai 3,31, atau naik 0,12 dibandingkan periode sebelumnya. “Jumlah wisudawan tersebut termasuk lulusan dari enam prodi S-2,” tutur Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M. Hum.

Untuk lulusan program S-2, meliputi wisudawan dari program pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris (4), Pendidikan Fisika (17), Psikologi Profesi (4), Psikologi Sains Sekolah (11), Farmasi (5), dan Manajemen Pendidikan (1).

Pada upacara wisuda tersebut, hadir memberikan pidato ilmiah Shi Ying Gan, Asisten Direktur Environmental Behavioral Science and Economics Research Unit, Ministry of the Environment and Water Resources, Singapura.

Dalam pidato yang disampaikan dalam Bahasa Inggris, ia mengemukakan mengenai perekonomian Indonesia dan pentingnya pendidikan untuk peningkatan kehidupan ekonomi-sosial secara umum.

Hingga saat ini, program pascasarjana UAD telah mewisuda 555 lulusan. Dengan demikian, alumni mencapai jumlah 35.120 orang. Lulusan tercepat untuk wisudawan S-1 diraih Renaning Pudyastuti dari prodi S-1 Farmasi dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 8 hari, dengan IPK 3,77.

“Untuk wisudawan termuda, tercatat atas nama Pamungkas Budi Sumarno dari prodi Fisika,” ungkap Kasiyarno. Wisudawan ini lulus pada usia 20 tahun 7 bulan 7 hari, dengan IPK 3,67.

Untuk tiga IPK tertinggi, berturut-turut diraih Rina Ernawati dengan IPK 3,98 dari prodi Manajemen, Susi Nuryanti IPK 3,96 dari prodi Manajemen, dan Nur Laili Dzul Fitrah prodi Pendidikan Matematika IPK 3,95.

Sumber : Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Stand Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Penuh Sesak!

Dengan perjuangan yang cukup melelahkan akhirnya Rani (26) mendapatkan kesempatan untuk cek tensi dan kadar gula di Stand UM Palangkaraya pada gelaran acara tahunan yang rutin diadakan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya yakni Palangka Fair VII Tahun 2015 di GPU Tambun Bungai pada Senin (27/7). “Saya senang sekali Pak, akhirnya baru kali ini saya temukan tempat untuk cek golongan darah, kolesterol dan gula darah dengan harga yang terjangkau, pas dikantong masyarakat” Ujar Rani saat diwawancarai redaksi. Rani adalah salah satu pengunjung yang saat melewati stand UM Palangkaraya tertarik untuk cek kesehatan.

Acara yang terselenggara dari hari Senin, tanggal 27 Juli 2015 hingga 31 Juli 2015. Kegiatan ini menjadi event tahunan yang menarik minat masyarakat Palangka Raya sendiri. Hal itu terlihat dari animo masyarakat yang sedari sore sudah mengantri di dalam stand UM PAlangkarayan untuk melihat media pembelajaran dan cek kesehatan.

UM Palangkaraya menampilkan berbagai karya media pembelajaran yang mana dibuat oleh mahasiswa/i UM Palangkaraya. Tidak hanya itu, Team Analis Kesehatan dari UM Palangkaraya beserta Laboran juga ikut serta memberikan pelayanan terbaik dalam cek kesehatan, dan penyuluhan kesehatan.

“Stand UM Palangkaraya pada Palangka Fair VII Tahun 2015 memang mengangkat tema Green Islamic Campus yang mana kampus UM Palangkaraya berwawasan lingkungan” Ujar Ilham, M.Pd selaku staff Kemahasiswaan UM Palangkaraya. Ilham juga mengatakan bahwa media pembelajaran yang ditampilkan di Stand adalah merupakan barang bekas yang dapat diolah menjadi hal yang bermanfaat, bahkan untuk kayu yang digunakan dalam stand UM Palangkaraya merupakan kayu bekas yang di manfaatkan dan dihias sedemikian rupa, komitmen kita dalam kegiatan Palangka Fair kali ini adalah kebersihan dan lingkungan, untuk membuktikan hal itu kita turut menyediakan bak sampah bagi petugas dan pengunjung sehingga tidak kebingungan dan membuang sampah sembarangan.

Sumber : Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

7 Negara Ikuti International Harmony Day Di Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Kantor Urusan Internasional Universitas Muhammadiyah Purwokerto (KUI UMP) semakin memantapkan internasionalisasinya, tidak hanya melalui forum formil, kali ini, KUI UMP mengadakan kegiatan yang menggandeng Warga Negara Asing (WNA). Kegiatan yang berlangsung di pelataran kantor pusat Kamis (02/07) bertajuk International Harmony Day. Suatu acara yang melibatkan perwakilan 7 negara untuk mengikuti sejumlah lomba. Pelaksananya yang dimulai dari sore hari menjelang waktu berbuka puasa, International Harmony Day sukses merebut perhatian dari berbagai kalangan baik mahasiswa, pegawai bahkan masyarakat sekitar.

Peserta acara ini merupakan mahasiswa dan kolega UMP dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Unitied State of America (USA), Scotlandia, Cina, Malaysia, Thailand dan Indonesia. Kebanyakan di antara peserta adalah mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di UMP atau warga asing yang mengambil program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Setiap peserta dintuntut untuk bisa memperkenalkan makanan khas dari negaranya masing-masing. Tidak hanya itu, mereka juga akan saling berlomba memasak makanan khas Indonesia yaitu nasi goreng dan mengikuti Lomba Cerdas Cermas (LCC) yang pertanyaannya terkait dengan wawasan Indonesia. Kegiatan pertama yang mereka lakukan adalah memperkenalkan makanan khas negaranya yang langsung dibuat oleh peserta, seperti Kimbab Korea, Cinnamon Rolls dan Apple Pie dari USA, Chili Con Carne dari Scotlandia, Tom Yam dari Thailand, Shui Jiau dari Cina, Laksa dari Malaysia, dan yang terakhir salah satu makanan khas Indonesia Empal Gentong. Tantangannya, mereka juga harus menjual makanan tersebut pada pengunjung. Upaya ini membuahkan hasil, mereka mampu menjual makanan dan menghasilkan pemasukan sejumlah Rp. 1500.000. Keberhasilan penjualan ini memberi kesan tersendiri bagi mereka, apalgi hasil penjualannya akan disumbangkan ke panti asuhan yang ada di daerah Purwokerto.

Tidak kalah serunya ketika lomba memasak nasi goreng, peserta nampak agak kesulitan memasak makanan ini, namun upaya mereka tetap memberikan hiburan tersendiri bagi penonton. Hasilnya, peserta dari Korea Selatan berhasil menjuarai lomba nasi goreng, disusul dengan Indonesia dan Thailand. Acara kemudian dilanjutkan dengan lomba cerdas cermas tentang wawasan keIndonesiaan. Peserta saling berebut menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh panitia. Tidak sedikit juga diantara mereka yang berbicara bahasa Indonesia dengan aksen terbata-bata. Lomba ini dimenangkan oleh peserta dari Cina, juara kedua dan ketiga diraih oleh peserta dari Scotlandia dan Korea. Ir. Regawa Bayu Pamungkas, MT selaku wakil rektor bidang pengembangan dan kerjasama UMP menyambut baik acara semacam ini. Menurutnya kegiatan ini dapat menambah wawasan internasional semua peserta. Regawa juga berharap “Kita dapat membangun persahabatan, saling mengerti, dan saling memahasmi satu dengan lain sehingga kehidupan disekeliling kita UMP khususnya bisa tetap harmonis,” tuturnya. (Nur/Est/Pra)

Sumber : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Unimus Collaboration Dengan ASEAN Plus Three

International Relationship Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Semarang mengembangkan jaringannya pada Juni-Juli 2015  menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi maju di luar negeri, dalam hal ini adalah menjalin kerjasama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MOU) dengan Hanbat National University, Jeonju University Korea, dan Catholic University of Daegu Korea Selatan.

Tujuan  dalam hal ini adalah peningkatan kerjasama  antara Unimus dengan ASEAN Plus Three dan, Selain dari pada itu pada bidang akademik yakni dalam nota MoU disepakati beberapa program aktifitas antara dua institusi yang meliputi (1) Development of joint courses and education programs (2) Exchange of credits (3) research collaborations (4) Dual Degree Program Bentuk kerjasama lain yang memungkinkan untuk dapat dikolaborasikan adalah kegiatan seminar dan workshop. Disamping itu memungkinakan untuk dapat melakukan kerjasama bidang pertukaran budaya serta, penggunaan peralatan, fasilitas dan sumber daya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Kerjasama dan kolaborasi Unimus yang diwakili oleh Direktur  International Relationship Office (IRO) Muhammad Yusuf.PhD.  dan  Mr. Hwang Seon-Pyo.PhD dari Hanbat National University, dan Mr. Lee, Hyuk-Joo.PhD  dari Jeonju University Korea  dan Prof.Chong Hoon Nam dari Catholic University of Daegu. Dengan adanya kerjasama ini semakin mempererat hubungan bilateral dan pengembangan pendidikan dan kebudayaan serta teknologi.

Sumber : Universitas Muhammadiyah Semarang

Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Perempuan dan Anak UMM Ingatkan Peran Keluarga Atasi Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang membeberkan fakta penting. Di Malang, total hampir seribu anak dipastikan menjadi korban penyalahgunaan narkotika. Hal itu terungkap dalam kegiatan Workshop bertema “Perlindungan Anak Menuju Kota Malang sebagai Kota Layak Anak” yang diselenggarakan Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LP3A) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerjasama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Malang, Kamis (9/7) di Aula BAU UMM.

“Rinciannya anak SD ada sekitar 25 anak, SMP 364 anak, SMA 150 anak, dan SMK 471 anak. Mereka-mereka ini yang pernah menggunakan barang haram tersebut,” terang Kepala Divisi Pencegahan BNN Kota Malang, RM Achjadi, SH.

Achjadi mengatakan, banyak faktor yang membuat anak menggunakan narkotika, seperti menjadi korban perdagangan anak, eksploitasi anak, juga keluarga yang kurang harmonis. “Anak itu kan masih labil, mudah terpengaruh dengan teman dan lingkungannya. Jika lingkungannya kurang baik, ditambah keluarganya tidak harmonis, resiko anak menyalahgunakan narkoba kian besar,” ujarnya.

Achjadi kemudian menghimbau agar dalam keluarga diciptakan suasana yang kondusif dan harmonis agar anak bisa terhindar dari barang-barang haram tersebut. “Pembentukan kepribadian anak dalam keluarga sangat penting agar membentengi anak dari pengaruh-pengaruh buruk yang ada di lingkungan,” katanya.

Selain sosialisasi tentang narkoba, acara yang dihadiri oleh Forum Anak Kota Malang ini juga diisi sosialisasi tentang lalu lintas oleh Kepala Unit (Kanit) Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Polresta Malang, Ipda Endiex Purwantoro, SH. Kepada sekitar dua ratus peserta workshop, ia mengungkapkan jika sebulan ada sekitar 8 kecelakaan, dan kebanyakan pelanggar dilakukan oleh anak usia 10-16 tahun. “Rata-rata pelanggaran lalu lintas yang dilakukan seperti menerobos lampu merah, tidak memakai helm, menerobos marka jalan, dan lain-lain,” ungkapnya.

Sejak Januari hingga April 2015 saja, Polresta Malang mencatat ada lebih dari delapan ribu pelanggaran yang dikenakan tilang, dan ada 71 kecelakaan yang terjadi akibat melakukan pelanggaran. “Dari 71 kecelakaan itu, 21 diantaranya meninggal dunia, tiga luka berat, dan sisanya luka ringan,” kata Endiex.

Ia juga berpesan kepada peserta agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan etika dalam berkendara. “Semua aturan yang dibuat itu untuk keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kita semua dalam berkendara, jangan malah dilanggar,” imbuhnya. (zul/han)

Sumber : Universitas Muhammadiyah Malang

Peringati Nuzulul Qur’an, UMM Angkat Pentingnya Ayat-ayat Semesta

Memperingati Nuzulul Qu’ran Ramadhan 1436 Hijriyah, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar ceramah bertema “Sains dan al-Quran” oleh penulis buku best seller “Ayat-Ayat Semesta” Dr Agus Purwanto. Kegiatan berlangsung selepas shalat tarawih berjamaah di Masjid AR Fachruddin UMM, Jumat (3/7).

Dalam ceramahnya, Agus mengaku prihatin dengan kondisi umat Islam yang terbelakang dari segi sains. “Sewaktu kecil saya belajar fisika di sekolah, saya heran kenapa semua rumus fisika berasal dari ilmuan Barat. Ada Newton, Einstein, semua dari Barat. Saya jadi tergerak untuk menjadi ilmuan Muslim,” ungkap Agus yang juga pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid ini.

Bagi Agus, bangsa yang maju adalah bangsa yang menguasai sains lantaran hal tersebut sangat mempengaruhi proses produksi dan konsumsi. “Saya tidak pernah lihat sepeda motor mereknya Paijo, adanya merek Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki. Itu semua dari Jepang. Bagaimana kita mau maju kalau kita setiap tahunnya mengkonsumsi jutaan motor dari sana,” ujarnya.

Agus menilai, keterbelakangan tersebut lantaran kecenderungan umat Islam yang terlampau berorientasi pada dimensi fikih dan tasawuf. Padahal, lanjutnya, di dalam al-Quran terdapat 800 ayat tentang alam semesta, dan 160 ayat tentang fikih. “Tapi umat Islam terlalu banyak meributkan soal fiqih, sehingga dimensi saintifik al-Quran menjadi terabaikan,” kata Agus.

Karena itu, Agus berharap, peran al-Quran harus lebih banyak dimanfaatkan bagi pengembangan ilmiah melalui riset dan analisis. Baginya, umat Islam harus merubah cara berpikir bahwa al-Quran bukanlah pembenar teori, melainkan basis pijakan menyusun premis-premis dalam membangun teori. “Tugas kita adalah menyibak rahasia al-Quran yang penuh dengan kandungan ilmiah,” ujar Agus.

Khazanah sains dan keyayaan premis-premis teoritis lantas diungkap oleh Agus dengan memaparkan sejumlah ayat yang dinilainya menjadi sumber informasi awal untuk menghasilkan teori. Mulai dari ayat tentang ratu semut, lebah dan madu, keseimbangan dan harmoni alam semesta, cahaya di atas cahaya, hingga nalar di balik ayat-ayat tentang supernova.

Tak hanya melahirkan sejumlah buku, konsep dan teori, Agus juga meneruskan gagasannya itu dengan membentuk pondok pesantren sains (Trensains) yang mempelajari kurikulumnya memuat filsafat, sains dan bahasa Arab. Trensains sejauh ini telah berkembang di Sragen dan Jombang serta akan dibuka di Yogyakarta dan Lombok.

Selain ceramah tentang Sains dan al-Quran ini, peringatan Nuzulul Qur’an di UMM akan dilanjutkan dengan “Sinau Nuzulul Qur’an Bareng Emha Ainun Najib dan Kiai Kanjeng” pada 5 Juli yang akan dimulai pukul 20.00 di heliped UMM. Dua kegiatan Nuzulul Qur’an tersebut merupakan rangkaian Syiar Ramadhan 1436 H UMM yang berisi sejumlah agenda yang telah berlangsung sejak awal Ramadhan dan akan ditutup dengan shalat Idul Fitri di tiga masjid, yakni masjid Ad-Dakwah di kampus II, masjid AR Fahruddin di kampus III dan masjid KH Bedjo Dermoleksono di RS UMM. (han)

Sumber : Universitas Muhammadiyah Malang

Rektor Unmuha Menyantuni Anak Yatim dan Dhuafa Gampong Batoh

keluarga besar Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan Pengajian Ramadhan, santunan anak-anak yatim dan fakir miskin serta buka puasa bersama yang berlangsung di Masjid H. Jakfar Hanafiah kampus Unmuha.

Drs. H. Zuardi Zain (WR II) selaku ketua panitia menyampaikan, Unmuha untuk tahun Anggaran 2014-2015 ini telah mengumpulkan Zakat dan Infaq sebesar Rp. 110.098.298,- yang mana zakat dan infaq tersebut terkumpul dari pemotongan Gaji pimpinan, karyawan, dosen dan sumber lain yang kena zakat dari seluruh unit kerja di Unmuha.

Adapun untuk penyalurannya Zuardi Zain menyampaikan akan disalurkan Anak-anak yatim dan fakir miskin gampong batoh sebanyak 150 orang, salsabilah yaitu (Panti Asuhan Muhammadiyah Banda Aceh, Aisyah Ranting Unmuha, MTs Muhammadiyah Banda Aceh dan TK Aisyah Merduati), Ibnu Sabil yaitu (Dosen dan Karyawan Unmuha yang sedang melanjutkan pendidikan S2 dan S3 sebanyak 41 orang) dan Karyawan unmuha yang dianggap berhak menerimanya.

Acara tersebut dilanjutkan dengan sambutan dan tausiah/pengajian ramadhan oleh Rektor Unmuha Drs. H. Muharrir Asy’ari, Lc, M.Ag  dengan tema “Dengan Ifthar Ramadhan Kita Tingkatkan Silaturrahim dan Kepedulian Sosial”. Setelah menyampaikan tausiahnya Rektor Unmuha menyerahkan secara simbolis santunan kepada anak yatim dan fakir miskin gampong batoh.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh Prof. Alyasa’ Abubakar MA, BPH Unmuha, Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas/Akademi, Karyawan/Dosen dan tamu undangan lainnya. Pengajian dan santunan anak yatim ini dilanjutkan dengan buka puasa dan shalat magrib berjamaah bersama. (mimi|humas unmuha)

Sumber : Universitas Muhammadiyah Aceh