UMMI Kembali Cetak Prestasi

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) berhasil raih juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dalam event Biologi Learning Fair. “Biology Learning Fair merupakan sebuah event tahunan yang setiap tahunnya di laksanakan sebagai suatu program besar di Divisi Ilmu dan Penalaran HMJ Biologi Universitas Alauddin Makassar yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan intelektualitas mahasiswa dan masyarakat luas pada umumnya. Biology Learning Fair memiliki tiga item kegiatan diantaranya adalah webinar, lomba essai lomba KTI, dan Biologi Desains (Infografis),” papar Billiyardi Ramadhan, MSi selaku ketua program studi (prodi) Pendidikan Biologi UMMI.

Guna mengapresiasi capaian para mahasiswanya, rektor UMMI Dr. Sakti Alamsyah, M.Pd beserta wakil rektor II Dr. Dra. Ike Rachmawati, M.Si., dan wakil rektor III Andri M. Idharoel Haq, S.Th.I., M.M., memberikan penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang berlangsung di ruang rektor Selasa (27/10/20).

Billiyardi melanjutkan, dalam kurun waktu 7 tahun terakhir banyak mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama prodi melalui berbagai ajang kompetisi. Mulai dari lomba Microteaching, lomba Paduan Suara, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Hibah dana Hibah Bina Desa, lomba Olimpiade Nasional MIPA, delegasi SM3T, dan paling terbaru meraih juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dalam kegiatan Biology Learning Fair Part VIII 2020, yang diselenggarakan oleh Universitas Alauddin Makassar.

Andri M. Idharoel Haq selaku WR III menuturkan pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk berprestasi dalam berbagai kegiatan. Melalui kompetisi yang diikuti diharapkan tidak hanya mampu mengasah mental, namun juga dapat memberikan pengalaman yang berguna saat memasuki dunia kerja nantinya. “Mengikuti lomba tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi dari situ banyak pelajaran yang bisa diambil untuk memupuk integritas mahasiswa,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, UMMI akan terus berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap upaya kemajuan di Indonesia dengan menghasilkan lulusan-lulusan yang berintegritas tinggi. Salah satunya dilakukan dengan menerapkan pendidkan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan tetapi juga unggul dalam keislaman. “Kita tidak hanya memberikan keilmuan pada mahasiswa, tetapi juga mengajarkan wajah Islam yang berkemajuan yang rahmatan lilalamin,” tutupnya.

Prodi Agribisnis UMMI Gelar Lokakarya Kurikulum MBKM

Prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar lokakarya Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (24/9). Lokakarya disiarkan secara daring diikuti 30 peserta dari mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan mengundang narasumber ahli kurikulum dari UPI Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A serta menghadirkan mitra, user dan stakeholder Prodi Agribisnis dari berbagai unsur. Beberapa di antaranya  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Ketua Program Studi Agribisnis Faster Universitas Cianjur, OISCA Internasional (Organization for Industrial and Cultural Advancement), Puspa Agro Sukabumi serta dari kalangan Penyuluh pertanian.

Lokakarya kurikulum MBKM telah berhasil menghimpun berbagai masukan dan saran untuk perbaikan kurikulum Prodi Agribisnis. Saran dan masukan tersebut di antaranya terkait kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa, perbaikan beberapa bahan kajian pada mata kuliah, saran untuk memastikan lulusan mampu mandiri menjadi enterpreuneur, dan saran untuk perbaikan penyelenggaraan perkuliahan. Saran juga disampaikan untuk secara khusus mengadakan mata kuliah terkait dengan pengembangan pangan lokal dan kegiatan tematik. Semua masukan dan saran tersebut dibahas dan ditampung sebagai bahan penyempurnaan dokumen kurikulum Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian UMMI.

Dalam implementasinya, untuk penyelenggaraan pembelajaran MBKM ini Prodi agribisnis akan melaksanakan secara bertahap. Dari delapan bentuk pembelajaran MBKM, yang segera dilaksanakan adalah kegiatan pertukaran pelajar dan magang. Pertukaran pelajar pada prodi yang berbeda dalam perguruan tinggi yang sama Prodi Agribisnis bermitra dengan Prodi akuntansi, administrasi bisnis dan teknik informatika. Sedangkan mitra kerja sama kegiatan pertukaran pelajar dengan prodi yang sama/berbeda di luar perguruan tinggi akan dilaksanakan dengan Fakultas pertanian UNPAD. Kemudian untuk kegiatan magang kerja sama akan dilaksanakan dengan perusahaan pertanian Puspa Agro Sukabumi.

UMMI Raih Prestasi Membanggakan di Masa Pandemi

Tujuh karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) meraih Progam Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2020. Pencapaian ini membuat UMMI menempati peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sewilayah Sukabumi, Bogor, dan Cianjur serta peringkat 3 PTS LLDikti Wilayah IV (Jabar & Banten). Ketujuh karya tersebut terdiri dari Baby Bags Multifunction (PKM Kewirausahaan), Pembersih Wajah Beraroma Teraphy (PKM Kewirausahaan), Gerakan Satu Pustaka (PKM Pengabidan Kepada Masyarakat), Aktivitas Antifeedant Ekstrak Daun Cocok Bubu Hassk terhadap Hama Ulat Kubis (PKM Penelitian Eksakta), Formulasi Hand and Body Lotion Ekstrak Daun Lidah Mertua sebagai Antioksidan Penangkal Radikal Bebas pada Kulit (PKM Penelitian Eksakta), Sintesis dan Kakterisasi Hidrogel Superabsorben Berbasi Natrium Alginat Bentonit sebagai Pelapis Pupuk Lepas Lambat (PKM Penelitian Eksakta), serta Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berbasis Game Unity bagi Siswa SMP (PKM Penelitian Sosial Humaniora).

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) lolos dalam Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mengusung judul “E-DAS (Electronic Development Agribusines Syariah: Stratup Syariah Meningkatkan Ekonomi Desa Kebon Pedes Kecamatan Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi)”, HIMAGRI UMMI mengikuti kegiatan PHP2D dari 11-30 Juli 2020. Dituturkan oleh Sandi, Ketua kelompok PHP2D Himagri UMMI, program E-DAS sudah berjalan selama 2 tahun. Kerja sama Himagri dengan desa Kebon Pedes, BPP (Balai Pelatihan Pertanian) dan Rumahku Hijau dalam satu program merupakan pengembangan lanjutan dari kegiatan tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat desa Kebon Pedes yang melaksanakan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dalam proses budidaya secara digital farming, pemasaran dengan eco marketing, serta pendampingan intensif  pembiayaan  dan permodalan sarana prasarana dengan sistem bagi hasil usaha syariah.

Mahasiswa KKN UMMI Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2020 Gelombang I Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19 ke warga setempat. Sosialisasi ini dilakukan di dua lokasi yaitu Kampung Cimanggu, Kecamatan Cikembar dan Kampung Nagrok, Kecamatan Sukabumi, Senin-Selasa (6-7/4).

“Mencuci tangan dengan benar selama 60 detik setelah melakukan aktivitas, lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, rajin berolahraga, menghindari kontak langsung dengan orang sakit, dan menutup mulut ketika bersin atau batuk,” ujar Siti Nurjanah, peserta KKN Prodi Teknik Informatika, ketika menerangkan materi. Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penggunaan masker sesuai rekomendasi WHO merupakan salah satu cara pencegahan yang efektif.  “Menggunakan masker kesehatan bagi yang sakit serta masker kain bagi yang sehat,” tambahnya.

Siti mengungkapkan bahwa mahasiswa KKN juga membagikan hand sanitizer dan masker gratis. Hand sanitizer ini merupakan buatan mahasiswa KKN dengan takaran pembuatan racikan sesuai rekomendasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMMI.

UMMI Gelar Baitul Arqom untuk Calon Wisudawan

Jumat-Minggu (6-8/3), 157 calon wisudawan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengikuti Baitul Arqom yang diselenggarakan oleh Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LAIK) UMMI. Kegiatan yang diikuti oleh wisudawan TA 2019/2020 Gelombang II ini dilaksanakan di Hotel Sukabumi Indah. Dalam pelaksanannya, terdapat berbagai kegiatan seperti pemaparan materi dan teori hingga praktik ibadah.

Dituturkan oleh Leonita Siwiyanti, SAg, MM, Ketua Lembaga AIK UMMI, tujuan dari Baitul Arqom ialah meningkatkan motivasi dan kesadaran peran alumni di masyarakat. “Selain itu juga meningkatkan motivasi dan pemahaman para alumni dalam mengimplementasikan ilmu yang dilandasi dengan nilai-nilai Keislaman dan Kemuhammadiyahan,” tambah Leonita.

Sementara itu Dr Sakti Alamsyah MPd selaku Rektor UMMI menyatakan Baitul Arqam ini sebagai penyempurna pemahaman Keislaman sebelum terjun ke masyarakat. Hal lain yang tidak kalah penting juga menciptakan lulusan UMMI yang berakhlaqul karimah dan memiliki etika interaksi yang baik.

Prodi Kimia UMMI Gelar Pelatihan Instalasi Pengelolaan Air Limbah dan Air Bersih

Puluhan perusahaan di Kota dan Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan air bersih yang digelar oleh Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Jumat (6/9). Pelatihan yang ditujukan kepada penanggung jawab dan operator IPAL ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan petugas lingkungan. Selain itu, mereka juga mendapatkan sertifikat keahlian dasar yang bisa digunakan sebagai syarat uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikat Profesi (LSP).

“Prodi Kimia terus konsen terhadap lingkungan, hal ini sesuai dengan visi dan misi program studi kami. Tentunya tidak hanya mata pelajarannya saja, tetapi riset yang diadakan oleh mahasiswa kami lebih ke arah lingkungan terutama limbah air,” terang Salih Muharram, dosen Prodi Kimia UMMI.

Program pelatihan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri LHK No P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018 tentang Standar dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah dan Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air. Ke depannya, Salih berharap program pelatihan ini dapat dilakukan secara rutin. Bahkan bisa bekerja sama dengan LSP Operator IPAL.

Kota Sukabumi Miliki Kampus Peduli AIDS

Universistas Muhammadiyah Sukabumi (Ummi) ditetapkan Pemkot Sukabumi sebagai kampus peduli AIDS. Langkah ini untuk menggiatkan upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS di kalangan mahasiswa dan pelajar.

“Penetapan kampus peduli AIDS ini akan semakin menekan penyebaran HIV/AIDS di Sukabumi,” ujar Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Selasa (14/4).

Harapannya, kampus berperan dalam kegiatan sosialisasi mengenai bahaya HIV/AIDS di tengah masyarakat.Sebelumnya kata Fahmi, KPA juga telah memfasilitasi pembentukan warga peduli AIDS (WPA) di sejumlah kecamatan. Selain itu membentuk WPA di lingkungan lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Wakil Rektor III Ummi Sakti Alamsyah mengatakan, keterlibatan kampus dalam pencegahan HIV/AIDS didasarkan pada fakta banyaknya kasus HIV di Sukabumi. “Kita berupaya membantu pencegahan penyebaran HIV/AIDS,” terang dia.

Rencananya kata Sakti, pihak kampus akan memilih sebanyak 19 mahasiswa pilihan untuk menjadi relawan dalam pencegahan HIV/AIDS. Mereka yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini akan turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi bahaya penyebaran HIV.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID