STIKES Muh Sidrap Resmi Berubah JadiITKES Muh Sidrap

STIKES Muh Sidrap Resmi Jadi ITKES Muh Sidrap

STIKES Muhammadiyah Sidrap resmi berubah bentuk menjadi Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Muhammadiyah Sidrap, Jumat (12/02). Perubahan bentuk menjadi ITKES Muh Sidrap berkenaan dengan telah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24/E/O/2021 tentang izin Perubahan Bentuk.

Kampus Kesehatan yang berdiri sejak 16 Oktober 2009 itu saat ini telah memiliki 10 Perogram Studi. Dr Bambang Roesmono MM, Rektor ITKES Muh Sidrap memaparkan terima kasih atas dukungan, doa yang telah diberikan. “Khususnya bimbingan dan dukungan dari Majelis Diktiltibang PP Muhammadiyah. Kami tetap mengharapkan bimbingannya agar dapat menjadi lebih baik ke depannya,” paparnya melalui aplikasi Whatsapp.

Haslinda, S Tr Keb alumni angkatan 2014 dan juga selaku Ketua Umum Pimpinan Komisariat (PIKOM) IMM STIKES Muhammadiyah Sidrap pada masanya turut berbangga. “Selamat dan sukses STIKES Muhammadiyah Sidrap menjadi ITKES Muhammadiyah Sidrap. Selalu menjadi pelopor kampus inovatif, kreatif dan berkemajuan di kabupaten Sidenreng Rappang”, tuturnya dilansir melalui matakita.co.

jalur influencer muda

Penerimaan Mahasiswa Jalur Influencer Muda UMKT, Cek Syaratnya

Kabar baik, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021 bagi para pegiat sosial media melalui jalur PMDP Non-Akademik (Jalur Influencer Muda).

Ini merupakan peluang bagi calon mahasiswa yang jumlah subscriber atau  followers yang tinggi. Mereka bisa mendaftar di kampus ini melalui penerimaan mahasiswa jalur influencer muda

Namun syaratnya, harus memiliki konten-konten yang kreatif, edukatif dan positif untuk Indonesia yang berkemajuan. Dilansir dari laman Instagram @ditjen.dikti terobosan UMKT ini merupakan inovasi baru akan sistem penerimaan mahasiswa baru di tengah pandemi Covid-19.

Humas UMKT, Ade Ismail mengatakan hal ini menjadi terobosan baru dalam dunia pendidikan dengan menyesuaikan perubahan zaman yang serba digital. “Jalur influencer muda dapat menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas berkolaborasi membangun Indonesia khususnya Kaltim, dengan menyajikan konten positif dan edukatif yang seimbang, mencerahkan, dan berkemajuan, ” Ujar Ade dikutip dari Instagram Ditjen Dikti.

Untuk syarat pendaftarannya, jumlah subscriber dibedakan antara Youtube dan Media Sosial (Medsos) lainnya. Berikut syarat pendaftarannya:

1. Youtuber minimal Subscriber 3K – 5K (atau lebih).

2. Selebgram, Selebtok, Selebtwit minimal 8K – 10K followers (atau lebih).

Namun yang menjadi catatan, penerimaan mahasiswa jalur influencer muda ini hanya terbuka untuk jurusan tertentu saja. Kalian bisa cek persyaratan melalui skema di bawah ini :

1. Mengisi Biodata di : https://bit.ly/PMBJalurInfluencer

2. Melakukan Pendaftaran Pada : https://sikad.umkt.ac.id/sikad4umkt/p/registrasi.php (Pilih Jalur PMDP Non- Akademik)

3. Peserta yang lolos seleksi awal, akan mengikuti Uji Keterampilan dan Wawancara oleh tim PMB UMKT. Pendaftaran dibuka sejak 07 Januari – 04 Juni 2020.

4. Bagi calon mahasiswa, bisa mengirim konten di medsos kepada tim seleksi penerima mahasiswa baru dari jalur influencer sesuai dengan akun media sosial masing-masing, bagi peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti ujian keterampilan dan wawancara dari pihak panitia.

UHAMKA Bangun Gedung CBT dan OSCE

UHAMKA Bangun Gedung CBT dan OSCE

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) menyelenggarakan kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung CBT dan OSCE yang terletak di Fakultas Farmasi dan Sains (FFS), Klender, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Rektor Gunawan Suryoputro mengatakan secara garis besar, proyek pembangunan gedung yang akan dikerjakan oleh salah satu perusahaan milik UHAMKA yaitu PT UTAMA ini difungsikan diantaranya untuk CBT dan OSCE. Namun tidak hanya itu, melainkan juga bisa dijadikan sebagai multi pembelajaran. “Ini merupakan regulasi yang dibuat oleh asosiasi kesehatan sebagai instrumen untuk menguji para mahasiswa di bagian tugas akhir,” ujarnya, Kamis (11/02).

Menurut Gunawan, pembangunan gedung ini sangat penting karena perpaduan teknologi yang ada di dalamnya. “Saat ini para mahasiswa, kaum milenial suka belajar dengan teknologi seperti ini. Para dosen diharapkan untuk terus mengembangkan modul pembelajaran menggunakan berbagai media teknologi seperti ini,” lanjutnya.

Selain digunakan untuk CBT dan OSCE, gedung ini juga tetap bisa dimanfaatkan untuk Fakultas Kesehatan dan juga Fakultas Kedokteran. “Kita patut bersyukur karena masih bisa mengembangkan sarana dan pra sarana untuk memfasilitasi mahasiswa. Agar mahasiswa dapat meningkatkan skill nya sehingga kita bisa meluluskan SDM yang bermutu sesuai dengan kebutuhan Indonesia,” tutupnya.

Dosen Unismuh Makassar

Sosok Dosen Unismuh Makassar yang Jadi Penguji Doktor IPB

Sosok dosen Unismuh Makassar menarik perhatian publik persyarikatan. Ia adalah Dosen Tetap Yayasan Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar, Dr Sutardjo Tui, SE, MSi yang menjadi penguji sidang promosi terbuka program doktor (S3) Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (4/2/2021), secara daring.

Menjadi  penguji dari latar belakang dosen yayasan bukan perguruan tinggi negeri yang ada di luar pulau Jawa menjadi tantangan tersendiri bagi Sutardjo. Seperti diketahui IPB pada tahun 2020, termasuk peringkat rangking pertama (1) perguruan tinggi terbaik versi Kemendikbud RI.

Sutardjo mengatakan, promosi terbuka program doktor ini atas nama mahasiswa, Aceng Kurniawan Prodi Teknologi Industri Pertanian. Disertasi yang dipertahankan mahasiswa S3 ini berjudul, Strategi Peningkatan Profitabilitas dan Keberlanjutan Industri Penyamak Kulit dengan Struktur Modal Tanpa Bunga.

Selama sidang promosi, Komisi Utama Promosi terdiri dari Ketua, Prof Dr. Ir. Sukardi, MM. Anggota Komisi, Prof Dr Ir Nastiti Siswi Indrasti, Prof Dr Ono Suparno, STP, MT. Anggota luar komisi yakni, Dr.Ir. Ade Iskandar (Dosen IPB) dan Dr Sutardjo Tui, SE, M.Si (dosen Unismuh Makassar).

Pria ini lahir di Gorontalo 1957. Selama kurang lebih 30 tahun jadi bankir di Bank BNI, dan bertugas jadi pimpinan termasuk jadi Mantan Pemimpin Bank BNI Cabang Utama Jokyakarta, Cabang Utama Ambon, Cabang Utama Parepare, Cabang Sengkang.

Karir akademiknya yaitu S1 STIE YPUP Makasaar, S2 STIA LAN Makassar, S3 Manajemen PPs-UMI Makassar dengan predikat nilai Cum Laude dalam doktor manajemen. Mulai jadi dosen luar biasa di Unismuh Makassar 1996 dan menjadi dosen tetap sejak 2019.

Sumber : Suara Muhammadiyah

Auditor Halal Muhammadiyah

UMM Gelar Pelatihan Auditor Halal Muhammadiyah

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berkomitmen dalam membangun industri halal di Indonesia. salah satu agenda UMM untuk mendukungnya adalah menyelenggarakan acara pelatihan Auditor Halal Muhammadiyah. Pelatihan ini dilaksanakan pada 08 – 11 Februari melalui kanal zoom. Acara ini merupakan kerja sama antara Halal Center UMM dan Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halal Thayiban (LPH-KHT) Muhammadiyah.

Dalam sambutannya Dr. Sidik Sunaryo, SH., M.Si. mengatakan industri halal mencakup dua aspek yaitu moralitas dan rasionalitas. Di mana pada aspek rasionalitas sangat sarat akan ideologi dan kepentingan berbagai pihak. Hal ini akan mempersulit para auditor dalam melakukan sertifikasi halal.

“Oleh karena itu, para auditor diharapkan mempunyai moralitas dan integritas yang tinggi dalam rangka melakukan sertifikasi halal untuk sebuah produk,” kata Wakil Rektor IV UMM tersebut.

Lebih lanjut, Sidik mengatakan untuk memperjuangkan produk halal harus dilakukan dengan massif, terstruktur, dan memiliki sistem yang jelas. Pelatihan ini merupakan salah satu titik penting perjuangan yang dilakukan oleh Muhammadiyah dan UMM dalam membangun industri halal.

“UMM dan Muhammadiyah telah melakukan beberapa kegiatan terkait dengan pembangunan industri halal.  Kegiatan tersebut meliputi pembentukan dan perluasan lembaga halal Muhammadiyah hingga  pelatihan Auditor halal muhammadiyah. Selain itu kami juga melakukan perencanaan terhadap sistem halal, salah satunya dengan melalui pelatihan ini. Semoga dengan berbagai hal yang telah kita lakukan, halal akan menjadi suatu hal yang tak terpisahkan dari masyarakat,” ujar Sidik

 

Sumber : Humas UMM

PTMA Perlu Dorong Riset Sains dan Teknologi

PTMA Perlu Dorong Riset Sains dan Teknologi

Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Webinar “Pengembangan Sains dan Teknologi di Persyarikatan Muhammadiyah” melalui zoom, Senin (08/02). Perkembangan Teknologi dan Sains memang dirasa perlu dilakukan oleh PTMA agar dapat bersaing dalam dunia global. 

Prof Haedar Nashir memaparkan dasar pergerakan Muhammadiyah yaitu Tajdid dengan perspektif Islam Berkemajuan. Adanya Amal Usaha Muhammadiyah baik pengelolaan ekonomi dan kemampuan SDM dalam mengintegrasikan ilmu agama perlu dibarengi dengan munculnya peran besar perguruan tinggi dalam melakukan penelitian dan mendorong perkembangan Sains dan Teknologi. “Tentu saja harus ada peran besar yang dilakukan pemimpin universitas atau Rektor untuk memobilisasi guru besar dan doktornya, mentransformasi kebiasaan dan riset individual maupun kelompok yang terindeks scopus. Programnya harus produktif untuk penelitian institusional,” ungkapnya. 

Hal tersebut mengacu pada fakta bahwa Indonesia sedikit tertinggal dari negera-negara lainnya, khususnya dalam bidang pengembangan riset dan teknologi. Sudah ada beberapa negara yang mengembangkan teknologi 5.0, sementara di Indonesia masih 4.0. “Kondisi-kondisi inilah yang seharusnya menjadi pemantik para peneliti di PTMA khususnya agar terus berkarya menghasilkan sebuah penelitian yang berkualitas, demi tercapainya riset sains dan teknologi yang mumpuni,” lanjut Haedar dilansir melalui Website Resmi UMY. 

Sementara itu Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, SH., M.Hum, menilai ada strategi pola pikir dan paradigma di ilmuan persyarikatan Muhammadiyah untuk sosial sains. Jadi belum ada keseimbangan antara penelitian eksakta dan sosial di lingkungan Muhammadiyah. “Harus ada kolaborasi sebenarnya antara sosial dan sains, saling menyapa dengan ilmu lain juga. Tapi tetap bermuara pada basis nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan,” tutup Prof Dimyati, anggota Majelis Diktiltibang PPM.

Pers Merupakan Pilar Kuat Suatu Bangsa

Pers Merupakan Pilar Kuat Suatu Bangsa

Pers merupakan salah satu pilar kuat suatu bangsa. Ditangannya ada pena dan di setiap kalimatnya bisa punya makna, kata Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah, Selasa (9/2).

Menurutnya, Peringatan Hari Pers merupakan momentum untuk terus memperkuat eksistensi di tengah era disrupsi dengan banyak tantangan. “Di hari pers nasional Kami berdoa dan punya harapan; pers semakin kuat menopang identitas bangsa, berkarakter, mencerahkan, dan mencerdaskan,” jelasnya.

Lebih lanjut rektor berharap Pers bersama perguruan tinggi atau akademisi akan semakin berwarna, mengusung peradaban dan mengawal budaya bangsa semakin bermartabat dan berkelas.

“Selamat hari Pers teman temanku (wartawan) sekalian. Untuk kehendak BAIK ini, “UMP adalah rumah kalian” Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2021,” pungkasnya. [] Sumber Humas UM Purwokerto

Jurnal Unismuh Luwuk

Jurnal Unismuh Luwuk Raih Akreditasi

Saat ini ada empat jurnal  Unismuh Luwuk (Universitas Muhammadiyah Luwuk)  dari 13 jurnal yang ada telah mendapat akreditasi dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional sejak 2018. Keempat jurnal  yang terakreditasi tersebut yakni; Jurnal Pendidikan Glasser (FKIP); Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi (FAI); Jurnal Emir (Fak. Ekonomi dan Bisnis); Monsu’ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat (LP3M).

Demikian ditegaskan Kordinator Jurnal Universitas Muhammadiyah Luwuk, Hasrat Aimang, MPd, kepada media Sabtu (30/1/2021). Dijelaskan, jurnal lainnya sebanyak 9 menyebar di program studi, kini terus di dorong pengembangannya agar secepatnya meraih akreditasi.

“Langkah strategis ditempuh guna  percepatan perbaikan kualitas pengelolaan dengan melakukan peningkatan kapasitas pengelola jurnal, dengan standar akreditasi,” ungkap Hasrat Aimang, kata mahasiswa S3 Manajemen di PPs-Universitas Negeri Gorontalo ini.

Selain jurnal penelitian dosen, Unismuh Luwuk, juga sudah melakukan langkah-langkah publikasi karya tulis untuk para mahasiswa. “Unismuh Luwuk membina 15 program studi dengan nilai akreditasi B dari BAN-PT sebanyak 7 dan sisanya 8 dengan nilai akreditasi C,” tandas alumni S1 FAI Unismuh Luwuk ini.

 

Sumber : Suara Muhammadiyah

Jurnal FAI

Unmuha Launching 4 Jurnal FAI

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) melaksanakan launching jurnal Ilmiah dan pelatihan pengelola jurnal ilmiah di lingkungan Unmuha, Senin (1/2). Launching jurnal FAI tersebut secara resmi dilakukan oleh rektor Unmuha Dr. H. Aslam Nur, MA, didampingi oleh Wakil Rektor I Dr. H. Fadhullah, MH dan Dekan FAI  Dr. Saiful, S. Ag, M. Ag. Acara tersebut dilaksanakan di aula Fakultas Ekonomi Unmuha.

Adapun jurnal FAI Unmuha yang dilaunching yaitu Ekispersya: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah dengan Editor In Chief Puji Aryani, SE., M.Ed., Ph.D, Managing Editor Hemma Marleni, SE, M.Si Ak dan Susi Wardani, S,HI., M.Ag. Selanjutnya Al-Fathanah: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam dengan Editor In Chief Ema Sulastri, S.Pd.I., M. Pd, Managing Editors Muhammad Fadhillah, Lc., M.Us dan Istiqamahtul Masyithah, Lc., M.IRKH.

Selanjutnya Biosainsdik: Jurnal Biologi Sains dan Kependidikan dengan Editor In Chief Meutia Zahara, M.Si, P.hD, Managing Editors Cut Novrita Rizki, S.Pd., M.Sc. dan Nurul Fajriana, S. Pd., M. Pd. Dan Selanjutnya Jippma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika dengan Editor In Chief Nazariah, S.Pd. I, M. Pd, Managing Editors  Nailul Authary, S.Pd.I., M. Pd dan  Novi Trisna Sari, S. Pd.I., M. Pd.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan terima kasih atas terlaksananya launching dan pelatihan bagi pengelola jurnal di lingkungan Unmuha. Rektor berharap, Dosen Unmuha terus meningkatkan publikasi Ilmiah di jurnal terakreditasi Nasional dan Internasional. Ke depan, Unmuha akan memberikan penghargaan kepada dosen yang mampu mempublikasikan di jurnal sinta 6 s/d 1.

Sumber : Humas Unmuha 

Best Practices Unit Usaha PTMA

Best Practices Pengembangan Unit Usaha PTMA

Majelis Diktiltibang PP Muhammadiyah mengadakan Best Practice Pengembangan Unit Usaha di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA), Sabtu (06/02). Turut hadir sebagai narasumber Dr Nazaruddin Malik MSi dari UM Malang, Dr Suryo Pratolo MSi dari UM Yogyakarta dan Dr H Jamaluddin SSos MSi dari UM Sidenreng Rappang. “Sejauh ini sumber pembiayaan utama PTMA masih berasal dari SPP atau UKT mahasiswa, ini tentu menjadi tantangan bagi PTMA dengan harus mengembangkan sumber pendanaan diluar dari SPP salah satunya melalui pengembangan unit usaha,” ungkap Nurhadi PhD moderator kegiatan.

Di UMM, unit usaha diawali dengan pendirian hotel dan menyusul SPBU serta pengembangan menunjang lainnya. Pengembangan ini mengikuti potensi yang dimiliki oleh UMM untuk mendukung adanya proses penyelenggaraan pendidikan terutama praktikum untuk mahasiswa. “Apa yang diwariskan dari beberapa rektor sebelumnya memiliki keinginan kuat agar unit usaha dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman bagi mahasiswa, serta usaha yang dimiliki dapat berkontribusi pada jalannya pembiayaan pendidikan di UMM,” ungkap Dr Nazaruddin. 

Sementara Dr Suryo Pratolo memaparkan saat ini UMY mengembangkan unit usaha melalui bisnis PT Umat Mandiri Berkemajuan (UMB) yang terdiri dari kuliner, kesehatan, penyewaan kendaraan dan lainnya. “Sebelum Covid-19 kegiatan bisnis ini bisa mencapai profit 13 M sedangkan pada saat pandemi Alhamdulillah laba mencapai 9 M,” ungkapnya. Namun, ia menekankan perlu menggunakan sistem yang menungjang PT umat yaitu sistem supply plus dan demand pull. “Kami memilih sistem demand pull atau tarikan demand dan kita perlu agak berputar untuk menciptakan penarikan ekonomi dengan cara Beduk Mutu atau disebut Bela Beli Produk Muhammadiyah Bermutu.” Demand pull digerakkan dengan membangun sistem yang terdiri dari sistem finance, dan sistem lainnya. 

Melengkapi kedua narasumber diatas, Dr Jamaluddin S Sos Rektor UM Sidenreng Rappang mengungkapkan dalam mendukung unit usaha UM Sidrap dapat dibangun dengan education oriented. “Semua berbasis pada edukasi mahasiswa dan proses pembelajaran sehingga core bisnis yang dapat kami kembangkan adalah dibidang pertanian, peternakan, dan perikanan yang mendukung praktikum mahasiswa,” ungkapnya. Intinya semua kegiatan unit usaha yang dilakukan UM Sidrap dilaksanakan oleh mahasiswa dan dibawa bimbingan yang mengorientasikan pada mahasiswa.