27 Pejabat Resmi Bergabung dengan UM Banjarmasin

Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Prof Dr H Ahmad Khairuddin, MAg melantik sejumlah pejabat untuk menempati bagian struktural UM Banjarmasin di Studio Adijani Al-Alabij UM Banjarmasin, Kamis (5/11). Sejumlah 27 pejabat menempati posisi di antaranya adalah kepala lembaga, sekretaris lembaga, dekan, ketua program studi, sekretaris program studi, serta kepala bagian.

Rektor UM Banjarmasin dalam sambutannya menyampaikan agar para pejabat senantiasa menerapkan pola kepemimpinan yang efektif. Salah satu bentuk konkret kepemimpinan yang efektif ialah penyusunan Kontrak Kinerja Dekan yang juga disahkan pada acara pelantikan dengan ditandatangani oleh Dekan selaku pihak pertama dan Rektor selaku pihak kedua. “Kontrak Kinerja Dekan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan di fakultas-fakultas dan menjadi indikator capaian serta bahan evaluasi tahunan,” paparnya.

Ia melanjutkan, pentingnya agar menerapkan pola kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang berhasil menyebarkan agama Islam dalam waktu yang relatif singkat serta merupakan role model dalam pola kepemimpinan yang efektif. “Salah satu upaya kita untuk dapat meneladani pola kepemimpinan tersebut, dalam pendekatan manajemen kepemimpinan modern, ialah dengan menetapkan target-target, sehingga capaian dan keberhasilan kita dalam memimpin dapat terukur dan termonitor dengan baik,” ujarnya.

Prosesi pelantikan terdiri atas pengucapan naskah janji pelantikan, penandatanganan berita acara serta penandatanganan Kontrak Kinerja Dekan. Turut hadir, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan (PWM Kalsel), Drs H Tajuddin Noor, SH MH, jajaran PWM Kalsel, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Banjarmasin beserta jajaran, serta para tamu undangan lainnya.

Kuliah Perdana HI UMM Hadirkan Dubes Rizal Sukma

Sejumlah 400 mahasiswa baru Prodi HI UMM mengikuti kuliah perdana virtual dengan Dr Rizal Sukma MSc, Senin (2/11).  Dr Rizal merupakan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Kerajaan Inggris Raya merangkap Republik Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional 2016-2020.

Dalam kuliah umum ini, Dr Rizal memaparkan mengenai arti penting Inggris bagi Indonesia serta irisan kepentingan nasional Indonesia dengan Inggris. Dr Rizal juga menjelaskan bagaimana Indonesia dan Inggris memiliki kepentingan yang sama terkait kawasan Asia Tenggara yang stabil. “Stabilitas di Laut China Selatan dan Selat Malaka sebagai arus utama lalu lintas perdagangan internasional menjadi hal yang penting,” ungkapnya.

Lebih lanjut, peneliti senior dan direktur eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) 2009-2015 melihat hubungan diplomatik yang sudah terjalin sejak 1949 memiliki kepentingan dan komitmen dalam mengatasi masalah-masalah global, seperti isu perubahan iklim, kejahatan transnasional terorganisir, dan masalah global lainnya. “Irisan kepentingan nasional yang sama inilah rahasia yang menjadikan hubungan kedua negara semakin kokoh yang terbangun melalui nilai persahabatan, salin menghormati, dan kerja sama,” terang Dr Rizal.

UMSU Tuan Rumah Silaturahim Virtual Dekan FAI PTMA

Medan, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar Sulaturahim Dekan-dekan FAI perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah, Rabu (4/11). Acara yang dilaksanakan secara daring ini dibuka Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP dihadiri 30 pimpinan fakultas agama Islam di lingkungan Perguruan tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia. Acara ini digelar sebagai ajang silaturahim sekaligus menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman akademis.

Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP dalam paparannya mengatakan, mendukung kegiatan silaturahmi para dekan FAI di lingkungan PTM dan PTMA. “UMSU saat ini telah berhasil mencetak berbagai prestasi. UMSU juga melakukan diversifikasi usaha dalam rangka membangun kemandirian universitas,” papaprnya.

Sementara itu, Sekertaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Muhammad Sayuti menyoroti pentingnya tata kelola kampus. “Mata kuliah AIK merupakan sarana dan pintu gerbang dalam pembinaan kader Muhammadiyah, oleh karena itu dibutuhkan Inovasi dalam pembelajarannya agar kemasan dan penyampaian perkuliahan bisa lebih menarik dan menyenangkan bagi para peserta didik,” papar Sayuti.

Sebelumnya, Dekan FAI UMSU, Dr Muhammad Qorib, MA menjelaskan, acara silaturahim virtual dekan FAI PTMA bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan pendidikan, termasuk akreditasi online. Melalui kegiatan ini diharapkan, para peserta bisa saling belajar dan menimba pengalaman. “InsyaAllah melalui kegiatan silaturahim virtual ini, FAI di lingkungan PTMA bisa maju bersama-sama dengan saling berbagi pegetahuan dan pengalaman,” ujarnya.

UMP Bantu Korban Banjir Kemranjen Banyumas

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah memberikan pengobatan gratis kepada korban banjir di Desa Sidamulya, Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah.

“Kami adakan pengobatan gratis untuk membantu masyarakat tekena banjir. Fakultas Kedokteran UMP menerjunkan Tim Medis Tanggap Bencana di Desa Sidamulya. Ini merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan,” kata Wakil Dekan 1 dr. Susiyadi, Sp.An., Senin, (2/11).

Dijelaskan, dari Purwokerto, sebanyak enam Dokter sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran UMP diterjunkan, diantaranya dr. Susiyadi, Sp.An., dr. M. Fadhol Romdhoni, M.Si., dr. Dewi Karita, M.Sc., dr. Ira Citra Ningrom, Sp.PA, dr. Refni Riyanto, Sp.An., dan dr. Yunia Annisa., Sp.PD., M.Kes.

“Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh tim medis FK UMP ini berkoordinasi pula dengan MDMC Banyumas dan Instasi terkait di wilayah tersebut. Lokasi Posko Kesehatan bertempat di SDN 1 Sidamulya menjadi sangat penting bagi masyarakat sekitar yang terdampak banjir,” jelasnya.

Kaprodi Kedokteran UMP dr. M. Fadhol Romdhoni, M.Si. menambahkan, sebagian besar masyarakat yang datang memeriksakan kesehatannya di posko kesehatan tersebut mengeluh gatal dan juga demam. “Warga yang datang sebagian besar menderita demam, dan juga gatal-gatal, hal ini biasa terjadi pada musibah banjir, insyaallah dengan minum obat dan istirahat cukup bisa sembuh seperti sedia kala,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sidamulya Ahmad Sauqi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh MDMC Banyumas yang bekerja sama dengan FK UMP. “Kami berterimakasih kepada MDMC Banyumas dan FK UMP juga relawan lain yang sudah mendarmakan waktu dan tenaganya untuk membantu warga kami, semoga banjir segera surut sehingga warga bisa beratifitas seperti sedia kala,” katanya.

Menurutnya, banjir yang menggenangi wilayah Kemranjen, Banyumas 3 hari belakangan ini merupakan terparah selama 16 tahun terakhir. Puluhan rumah di wilayah tersebut tergenang setinggi dada orang dewasa, Masyarakat yang terdampak banjir ini berada di wilayah desa Sirau, Grujungan dan Sidamulya, Kecamatan Kemrajen. (mjd/tgr)

UMPO Gelar Monev Tim KBMI

Selasa (27/10), Lembaga Sertifikasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menyelenggarakan monitoring dan evaluasi (monev) di ruang seminar gedung rektorat UMPO. Monev ini merupakan follow up dari program hibah Kompetisi Bisnis Mahasiswa (KBMI) Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Penididkan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja dua tim KBMI UMPO yang berhasil mendapatkan dana hibah sebesar 17 juta dan 19 juta. Setiap kelompok mempresentasikan hasil dari program KBMI yang dijalankan secara virtual.

Yusuf Arif MM selaku Kanit Sertifikasi Kewirausahaan LSM UMPO menjelaskan monev tersebut dilakukan setelah masing-masing tim mendapatkan pencairan dana hibah sebesar 80%. Yusuf mengungkapkan dalam monev ini kedua tim tidak memiliki kendala berarti. “Hanya saja untuk tim penetas telur memang ada pada marketingnya karena hanya orang-orang tertentu saja yang membutuhkan alat itu, dan bahan baku produk dengan harga terjangkau yang berkualitas cukup sulit didapatkan. Tetapi kita sudah bekerjasama dengan mitra sehingga cukup terbantu dalam produksinya” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau setiap perkembangan pendanaan KBMI hingga usaha kedua tim berjalan sukses. Selain itu, pihkanya juga akan melakukan pendampingan program marketing online, pengembembangan jaringan dan inovasi produk. “Kita harap kesolidan tim tetap dijaga, usahanya juga senantiasa akan eksis dan dapat memotivasi mahasiswa yang lain untuk melakukan hal sama dengan menuangkan ide gagasan pada proposal. Mengingat sangat banyak program hibah pemerintah seperti KBMI, PKM, KKU dan sebagainya,” pungkasnya

FAPETRIK DUKUNG UMPAR GREEN CAMPUS

Kamis- 29/10. UM Parepare (UMPAR) adakan program pengelolaan sampah organik kering (daun, ranting, dan sisa pemotongan rumput) sebagai bentuk kesadaran dan peduli akan dampak lingkungan. Program yang diisiniasi oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Fapetrik) UMPAR ini memanfaatkan sampah organik menggunakan metode wire mesh composter atau disebut juga sebagai rumah cacing.

“Dengan mengumpulkan sampah organik kering menggunakan jaring kawat bertujuan untuk mendatangkan kembali cacing sebagai makro organisme pengolah sampah menjadi hama bagi tanaman,” papar Suherman dosen Agroteknologi Fapetrik UMPAR.

Suherman melanjutkan, ada hubungan simbiosis mutualisme dalam proses ini, yaitu sampah organik kering berupa daun yang gugur dikumpulkan ke dalam jaring kawat sebagai makanan bagi cacing. Cacing akan memanfaatkan daun kering tersebut sebagai makanan dan menghasilkan kotoran cacing yang bermanfaat bagi tanaman. ” Dengan penerapan metode ini maka dapat dilakukan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan efisien,” lanjutnya.

Di akhir, ia menyampaikan Fapetrik UMPAR akan terus bergerak dan fokus terhadap pengelolaan sampah menggunakan teknologi sederhana dan menyesuaikan dengan sumberdaya yang ada di UMPAR. “Fapetrik UMPAR sepenuhnya akan terus mendukung program Green Campus, atau bahkan menjadi contoh ke depannya,” tutupnya.

FAI UMSU Gandeng Goethe Jerman

Fakultas Agama Islam mengundang Prof Arndt Graf, dari Departmen Asia Tenggara, Universitas Goethe – Frankfurt, Germany sebagai pembicara dalam kuliah umum bertajuk, “Revolusi Industri ke 4, dan Studi tentang Indonesia dan Malaysia”.

Kuliah umum yang dilaksanakan secara daring, Kamis (29/10) dibuka Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP. Turut hadir sebagai dosen pendamping, hadir Dekan FAI, Dr Muhammad Qorib, MA dan Wakil Dekan 1, Zailani, MA.

Rektor dalam sambutannya mengatakan, acara kuliah umum yang menghadirkan para pakar dari universitas internasional ternama sebagai bentuk komitmen untuk menjawab visi UMSU 2033. Kegiatan ini juga menjadi upaya UMSU untuk lebih memberikan wawasan global dan pengalaman kepada para dosen untuk berbicara terkait persoalan yang dihadapi dunia internasional.

“Kegiatan ini juga jadi bukti kerja sama UMSU dan Goethe, Jerman bukan hanya di atas kertas. Banyak peluang kerja sama yang bisa ditindaklanjuti sebagaimana dilakukan Fakultas Agama Islam yang bisa bertukar wawasan dan pengalaman dalam hal ini tentang Indonesia dan Malaysia dilihat dari perspektif Barat,” katanya.

Dijelaskan, kehadiran Prof Arndt Graf sebagai pembicara dalam kuliah umum yang digelar FAI memberikan informasi terkini mengenai Melayu dan Revolusi Industri ke 4 dalam konteks Asia Tenggara. Informasi ini menarik karena UMSU sejak setahun lalu juga telah mendirikan Pusat Kajian Budaya Melayu.

“Kegiatan kuliah umum yang menghadirkan pakar internasional, dalam hal ini Goethe, Jerman sekaligus membantu UMSU untuk menyambung silaturahim serta dialog yang diharapkan bisa terua dikembangkan dengan kilaborasi penelitian dan penerbitan jurnal ilmiah,” katanya.

STKIP Muh Kuningan Siap Luncurkan Bimbel Matematika-Mu

Program Studi Pendidikan Matematika (PMTK) STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar workshop penyususnan modul bimbel di kampus setempat, Minggu (29/10). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah PMTK dalam persiapan pendirian lembaga bimbingan belajar (bimbel), dan pertama di kabupaten Kuningan yang dinaungi oleh perguruan tinggi.

Nanan Abdul Manan MPd, selaku ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan berharap kegiatan ini tidak hanya mendirikan lembaga bimbel semata namun harus mempunyai ciri khas yang berbeda dengan lembaga bimbel yang lain. “SDM nya juga harus disiapkn oleh Prodi PMTK, sehingga tercipta SDM yang unggul dalam pndidikan, dan lembaga bimbel juga merupkan salah satu upaya kita dalam penguatan program kewirausahaan”, Ujarnya.

Diadakan selama 4 hari, kegiatan ini direncanakan akan mengasilkan grup bimbel dengan nama Bimbel Matematika-Mu. Turut hadir selaku narasumber Topic Offirstson, MSi MPd selaku praktisi pendidikan dan sudah berpengalaman mengelola lembaga Bimbel, dirinya juga saat ini menjabat sebagai Ketua PGM Kab. Kuningan.

Ketua Prodi PMTK Evan Farhan Wahyu Puadi optimis dengan tim yang ada untuk mewujudkan PMTK yang unggul serta memiliki lulusan yang berkualitas, mandiri dan berkarakter. “Workshop ini juga bertujuan untuk menjaring calon instruktur Bimbel yang berkualitas, dan menghasilkan modul yang akan digunakan sebagai bahan ajar matematika setiap jenjang di lembaga bimbel Matematika-Mu,” ujarnya.

UNIMUS Adakan Wisuda 1.090 Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) adakan wisuda daring di aula gedung RSGM Unimus, Selasa (27/10). 1.090 mahasiswa yang dinyatakan lulus terdiri dari 115 lulusan profesi (perawat dan dokter), 481 lulusan program sarjana, 243 lulusan program diploma IV dan 251 lulusan program diploma III.

“Dengan bertambahnya jumlah lulusan tersebut, sampai dengan saat ini Unimus telah meluluskan sebanyak 13.792 orang. Adapun dua lulusan yang mendapatkan kesempatan mewakili para lulusan adalah Ari Susanti dari sarjana teknik, yang juga atlet nasional panjat tebing dan Rayhan Salim Rachmansyah dari sarjana kedokteran,” papar Dr Budi Santosa saat memberikan laporan. Wakil Rektor I Bidang Akademik melanjutkan ada 15 wisudawan dari 15 program studi yang memperoleh indeks prestasi paling tinggi pada program studinya sehingga mereka terpilih sebagai wisudawan terbaik.

Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi menyampaikan, saat ini Unimus terus meningkatkan prestasi. Terbukti, Unimus menempati peringkat ke-61 universitas terbaik di Indonesia dari 578 perguruan tinggi negeri maupun swasta. Lanjutnya, Unimus berhasil memperoleh peringkat ke-9 Universitas Islam terbaik di Indonesia, sekaligus ke-26 Perguruan Tinggi Islam terbaik di dunia. “Sekaligus peringkat ke-10 perguruan tinggi terbaik di Jateng serta peringkat ke-8 perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia di bidang kemahasiswaan,” sebutnya.

Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Prof Dr DYP Sugiharto. Dalam sambutannya Prof Haedar berpesan agar wisudawan dapat menjadi sarjana sebagai kekuatan perubahan sosial. “Masyarakat dan bangsa kita masih harus terus maju bersaing dengan bangsa lain. Bangsa kita mulai ditinggal, dilewati oleh negara-negara tetangga kita dalam banyak hal karena boleh jadi banyak SDM di Indonesia yang punya banyak kelebihan ilmu dan pengalaman tetapi egois, yang dipikirkan hanya kemajuan dirinya,” imbuh Haedar dilansir dari Muhammadiyah.or.id.