Mahasiswa Teknik UMSB Ciptakan Wastafel Portabel

Roni Efendi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) berhasil menciptakan wastafel portabel tanpa sentuhan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Inovasi ini berangkat dari keresahannya terhadap penyebaran virus corona di Sumatera Barat khususnya di lingkungan kampus.

“Sejak adaya corona kita wajib untuk mencuci tangan. Kita melihat, setelah kita cuci tangan malah pegang keran untuk menutupnya. Otomatis kan tangan kita akan kena lagi virusnya. Makanya kita bikin wastafel ini,” ujar Roni Efendi, Rabu (11/11).

Kelebihan wastafel ini menggunakan sensor otomatis dalam penggunaan keran airnya, Ketika ada tangan yang menghampiri keran wastafel, keran tersebut akan secara otomatis mengeluarkan air. Sebaliknya, saat tangan menjauh dari keran tersebut maka otomatis keran air mati. “Ini berfungsi dengan baik dan siap untuk didistribusikan,” tambah Roni

Dosen pembimbing Hariyadi, SKom, MKom yang juga selaku Wakil Dekan Fakultas Teknik UMSB menyampaikan: “Tempat mencuci tangan itu dirancang otomatis mengeluarkan air tanpa harus menyentuhnya dan wastafel otomatis merupakan wastafel portabel yang dapat dirakit dan mudah untuk dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. Dibuat dengan rangkaian elektrik sederhana menggunakan sensor HC-SR04,” paparnya.

Kedepannya target dari pendistribusian wastafel otomatis terlebih dahulu ke 4 Lokasi Kampus yang ada di UMSB yakni Kampus Padang, Kampus Padang Panjang, Kampus Bukittinggi, dan Kampus Payakumbuh serta mempercantik desain Luar dengan HPL  agar lebih menarik dan mempunyai nilai Jual. []Sumber: Humas UMSB

Selenggarakan Wisuda Luring dan Daring, UM Kendari Utamakan Protokol Kesehatan

Di tengah situasi pandemi Covid-19, UM Kendari tetap melaksanakan kegiatan wisuda sarjananya yang ke-20, Selasa (10/11). Wisuda dibagi menjadi dua sesi, yaitu pagi hari pukul 08.00 – 11.00 dan sesi siang pukul 12.30 – 15.30. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi keramaian pada proses upacara wisuda. UM Kendari juga menggandeng Satgas COVID-19 dalam pelaksanaan prosesi acara wisuda ini.

Rektor UM Kendari, Amir Mahmud, S.Pi. MP., mengungkapkan, meski dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini, para mahasiswa UM Kendari terus membuktikan diri bahwa keadaan ini bukan penghalang bagi mereka untuk menyelesaikan studinya. Ia menjelaskan, 566 mahasiswa yang melaksanakan wisuda berasal dari berbagai program studi yakni Teknik Lingkungan 14 orang, Arsitektur 22 orang, Agribisnis 32 orang, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan 7 orang, Teknologi Hasil Perikanan 7 orang, Manajemen 107 orang, Ilmu Hukum 112 orang, Ilmu Pertanian 22 orang. “Berkat kerja sama semua pihak termasuk kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada UM Kendari, pada saat ini kami telah memiliki mahasiswa sebanyak 5.635 orang yang terdiri dari 4.514 mahasiswa lama dan 1.121 mahasiswa baru,” ungkap Amir Mahmud.

Wisuda ini dihadiri oleh Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir, SE., ME., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Edy Suandi Hamid, dan Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Prof. Dr. Jasruddin, MSi. Dalam sambutannya, Prof Jas mengapresiasi UM Kendari yang telah meraih akreditasi B, dan 2 prodinya yaitu Ilmu Hukum dan Administrasi Pendidikan berhasil meraih akreditasi A sekaligus menjadi prodi dengan akreditasi terbaik di Sulawesi Tenggara.

Adapun dalam bidang penelitian dan bidang pengabdian masyarakat, UM Kendari juga mendapat apresiasi karena masuk dalam klaster unggul dan sangat memuaskan. Gelar wisudawan terbaik tingkat universitas diraih oleh Umalya Sasnita dari Prodi PGPAUD FKIP UM Kendari dengan IPK 3,82.

Dukung Dakwah Kampus, STIKIP Muh Kuningan Adakan Pelantikan ISC

Lembaga Dakwah Kampus Islamic Study Club (LDK-ISC) STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar kegiatan Pelantikan Pengurus di Masjid Jami’ Nuroh Binti Sholih Al-Mudafi’i STKIP, Selasa (10/11).

Sebanyak 47 pengurus dan 63 anggota muda secara resmi dilantik oleh Dr Casnan, MSi selaku Wakil Ketua Bidang Akademik, disaksikan oleh Pembina dan Wakil Pembina serta perwakilan Anggota Kehormatan beberapa tamu undangan lainnya. Bertemakan “Membentuk keperibadian muslim yang berkualitas, akademis dan menjungjung tinggi nilai ukhwah islamiyah” seremoni ini juga diisi dengan rangkaian kegiatan Pre Test Baca Al Quran untuk pengurus dan anggota muda, serta dilanjutkan Rapat Kerja (Raker).

Dr. Casnan dalam sambutannya menyampaikan menjadi seorang pendakwah sebaiknya tidak kaku dan harus bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada. “Salah satunya yaitu berdakwah melalui sosmed menjadi alat yang cukup simple dan praktis,” paparnya.

Pembina ISC Asep Usamah, M.Pd.I menambahkan 3 hal yang harus disiapkn oleh pengurus ISC, yakni hikmah, perkataan yg baik, memberikan solusi cerdas dan berjiwa humanis. Dari lokasi yang sama, Ikhsan Ganda Saputra selaku ketua terpilih ISC mengungkapkan dalam berdakwah akan ada hambatan dan ujian yang akan dilakui ke depannya. “Untuk itu mari kita bersama-sama dalam menjalankan amanah dan tentunya kita harus istiqomah serta menjadikan ISC sebagai wadah silaturahmi dan menggali ilmu bersama,” ungkapnya.

Pengabdian Masyarakat STIKES Muh Sidrap Usung Pengelolaan Minuman Herbal Instan

Mahasiswa Prodi D-3 Ilmu Farmasi semester 5 STIKES Muh Sidrap melakukan pengabdian masyarakat di Desa Carawali, Minggu (8/11). Kegiatan ini mengusung tema pengelolaan tanaman Rimpang Jahe (Zingiber Oficinale Rosc) sebagai minuman herbal instan. Peserta mendapatkan pembelajaran tentang cara membuat jahe menjadi minuman instan sehat.

Sementara itu di hari berikutnya Senin (9/11), kelompok lain dari prodi yang sama melakukan pengabdian masyarakat di Desa Aju Bissue Sasaran. Tema yang diangkat merupakan pengelolaan minuman herbal instan dari tanaman JAKUKAMA (jahe,kunyit,kayu manis). Apresiasi diberikan oleh warga atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ruslan S,IP selaku Sekretaris Desa memaparkan peserta yang hadir tidak hanya masyarakat umum tetapi juga kader posyandu. “Sehingga nanti hasilnya mereka dapat menerapkan langsung pada masing-masing posyandu yang mereka bina apalagi temanya sangat menarik tentang obat tradisional yang dapat dimanfaatkan di masa pandemik seperti ini. []GTA

STTM Cileungsi Rilis Podcast Kembangkan Edukasi dan Dakwah Via Digital

“Kedepan adalah masa depan mereka (anak muda), kedepan itu adalah untuk mereka beraktifitas membangun dan mendirikan dunia pendidikan.” Berikut papar Ir Firmansyah, MT dalam podcast perdana yang resmi dirilis oleh STT Muhammadiyah Cileungsi 4 November lalu. Bersama AB Ibnu Sholihin selaku host, podcast berdurasi 20 menit ini bertujuan untuk memudahkan mahasiswa beserta masyarakat umum untuk memperoleh informasi berupa edukasi dan dakwah.

“Konten yang akan diperbincangkan beragam, seperti bincang pendidikan, bincang parenting, belajar mengenai Ilmu Agama berupa kajian keislaman, tafsir, tajwid dan berbagai pengetahuan lainnya,” papar Ibnu.

Ir Firmansyah selaku ketua STTM Cileungsi juga memaparkan, podcast ini dapat menjadi media baru yang harus dimanfaatkan untuk membranding kampus khususnya dalam pendidikan dan dakwah. “Persoalan digitalisasi ini tempatnya anak muda, jadi hadirnya podcast ini sebagai bentuk kontribusi di dunia digital dan turut memberantas adanya informasi negatif seperti pornografi dan lainnya,” papar penggagas ide podcast ini dilahirkan.

Di akhir Ir Firmansyah berharap STTM Cileungsi dapat berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Harvest City. “Untuk mewujudkan itu perlu ada tahapan berupa perbaikan SDM, manajemen keuangan yang telah dikemas dengan sistem digital dan turut mengikuti aturan pemerintah.”

STIKES Muh Bojonegoro Gelar Wisuda ke-3

Kamis (5/11), STIKES Muh Bojonegoro menggalar Wisuda ke-3 secara daring. Wisuda diikuti oleh 44 wisudawan yang terdiri dari 29 lulusan Prodi D-3 Rekam Medis dan 15 Prodi S-1 Administrasi Rumah Sakit.

Ns Sudalhar MKep selaku Ketua STIKES Muh Bojonegoro menyampaikan bahwa wisuda kali ini cukup istimewa karena dilatarbelakangi oleh pengumuman CPNS. “Alhamdulillah alumni dari D-3 Perekam dan Informasi Kesehatan maupun S-1 Administrasi Rumah Sakit ikut serta bekontribusi dalam pemerintah dengan menjadi CPNS,” ujar Ns Sudalhar. Lebih lanjut Ketua STIKES Muh Bojonegoro mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan berharap para lulusan dapat menjalankan profesi anda dengan penuh dedikasi. “Tingkatkan kualitas, maka dengan segala kebaikan akan menyertai anda,” tuturnya.

Hadir dalam wisuda online, Staf Ahli Bupati Bidang Kemsyarakatan dan SDM Ninik SUsmiati SKM Mkes mewakili Bupati Bojonegoro, Anggota Majelis Diktilitbang PPM Prof Dr drg H SUdibyo SU Sp Perio (K) mewakili Ketua Majelis Diktilitbang PPM, Ketua PWM Dr H Saad Ibrahim MA, Ketua PDM Drs H Suwito MSI, dan Ketua LLDIKTI Prof Dr Ir Suprapto DEA.

Mahasiswa Arsitektur UNISA Raih 2 Medali Emas pada Ajang Internasional

Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta berhasil meraih 2 medali emas dalam kompetisi The 9th International Innovation, Invention & Design Competition (INDES) 2020 di Malaysia, Sabtu (31/10). Temuan mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi ini berhasil meraih medali emas dan mengalahkan beberapa konstestan dari berbagai negara.

Mengusung ide inovasi NADOOFA Station, produk ini di implementasi dari pencucian tangan steril yang ramah lingkungan, dan juga Portable Shelter as Covid-19 First Aid in Public Spaces yaitu pos kesehatan respons gejala Covid-19 dirancang sebagai tempat penampungan portabel.

Aprodita Emma Yetti, S.T., M.Sc selaku kepala prodi Arsitektur UNISA Yogya mengapresiasi semangat dan kerja cerdas dari kedua tim mahasiswa hingga berhasil meraih prestasi ditingkat internasional. Ia berharap ke depannya mahasiswa prodi Arsitektur dapat terus semangat dalam menghadapi kompetisi dan agenda lainnya baik pada skala nasional maupun internasional. “Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik insyaAllah dapat mewujudkan atmosfer kegiatan akademik/non akademik yang sehat dan bermanfaat bagi semua,” ucapnya.

Fikkes UNIMUS Lakukan Sumpah Profesi dan Pelepasan Wisudawan

Sebanyak 573 tenaga kesehatan lulusan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) diambil sumpah profesi di kampus satu Gedung Ners Research Center, Sabtu (7/11). Sejumlah perwakilan lulusan hadir secara luring sedangkan mayoritas lainnya diambil sumpah secara daring. Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan ini diikuti 76 mahasiswa Prodi Pendidikan Profesi Ners, 93 mahasiswa Prodi D3 Keperawatan, 23 mahasiswa Prodi D3 Gizi, 126 mahasiswa Prodi D3 Analis Kesehatan, 245 mahasiswa Prodi D4 Analis Kesehatan, dan 10 mahasiswa Prodi D3 Kebidanan. Pada saat yang sama dilakukan pelepasan terhadap 736 wisudawan dari berbagai prodi di Fikkes.

Dr Ali Rosidi SKM MSi selaku Dekan Fikkes menyampaikan dalam sambutannya, lulusan sarjana dan profesi tenaga kesehatan perlu menjadi kupu-kupu yang melakukan metamorfosis. Lebih lanjut, Dr Ali menjelaskan ada empat perubahan yang perlu dilalui, yaitu perubahan bentuk, perubahan struktur, perubahan pergerakan, dan perubahan fokus. “Lulusan harus ada perubahan keilmuan spiritual, lebih dewasa dan matang dalam menghadapi masalah di masyarakat, memiliki mobilitas tinggi dan jaringan yang luas dalam jalankan tenaga kesehatan, dan yang terakhir lulusan harsu memiliki fokus ke depan, visi yang jelas dan menantang untuk pekerjaannya serta logis sistematis dalam berpikir dan menerapkan nilai Islam dan Kemuhammadiyahan pada setiap pekerjaan,” paparnya.

Hadir pada acara WR I Unimus yang juga Ketua DPW Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (Patelki) Jateng Dr Budi Santosa SKM MSiMed, Wakil Dekan I Fikkes Dr M Fatkhul Mubin MKp SpJiwa, Sugeng Eko Irianto MPS PhD (Sekjen DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia/Persagi), Bambang Supangkat SKM MSi (Ketua Persatuan Persagi), Ns Junaid SKp MKep (Perwakilan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia/PPPNI Jateng), dan Dr Runjati MMid (Ikatan Bidan Indonesia Jateng), serta wakil dekan dan para kaprodi di lingkungan Fikkes Unimus.

Electronic House Call Inovasi Kesehatan Mahasiswa UMM

Sania Umazatul Amsa mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) usung metode mengurangi rasa takut dan cemas di masyarakat dengan nama Electronic House Call berbasis Telemedicine. Gagasan ini berhasil meraih juara pertama di ajang Pimanas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang diselenggarakan Prodi Keperawatan Poltekkes Semarang awal November 2020.

Ide ini berangkat dari keprihatinannya terhadap kecemasan dan ketakutan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit. “Rasa cemas dan takut dikarenakan Covid-19 dapat menyebabkan angka kematian yang meningkat, sebab seseorang yang berpenyakit jantung bisa terlambat ditangani oleh tenaga kesehatan,” papar mahasiswi semester 5 Program Studi Keperawatan.

Ia melanjutkan, temuan ini merupakan metode pelayanan kesehatan kunjungan rumah yang menggunakan teknologi dan internet untuk menjaga kondisi kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. “Pasien yang harus melakukan kontrol rutin ke rumah sakit setiap bulannya namun takut terpapar virus, tidak mengharuskan pasien untuk datang ke rumah sakit,” ujarnya.

Metode ini membutuhkan laptop yang terinstal software, internet dan monitor vital sign. Sebelum melakukan konsultasi melalui video call, pasien harus melakukan kontrak waktu dengan petugas kesehatan karena pasien tidak dapat langsung melakukan video call untuk mencegah kelebihan sistem perawatan. Namun, apabila dalam keadaan darurat pasien dapat menghubungi langsung mendapatkan sistem pelayanan 24 jam yang langsung terhubung dengan fasilitas kesehatan terdekat.

Nurlailatul Masruroh selaku Ketua Program Studi Keperawatan FIKES UMM turut mengapresiasi inovasi dari mahasiswanya. “Sistem ini sangatlah futuristik dan merupakan solusi dalam jangka panjang bagi masyarakat Indonesia. Saya kira harusnya setiap rumah sakit harus sudah memikirkan hal ini guna mengurangi dampak kecacatan dan kematian yang semakin tinggi,” tutupnya.

UKM UMY Jalani Pelantikan dan Sertijab Serentak

Kamis (5/11), 31 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Lembaga Mahasiswa UMY menjalani pelantikan dan serah terima jabatan periode 2020/2021 secara serentak. Acara yang dilakukan di Ruang Amphi Teater Lantai 5 Gedung AR. Fachruddin UMY ini juga disiarkan langsung melalui kanal Youtube UMYogya. Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY mencatat 800 pengurus baru akan menjalani masa jabatan periode 2020/2021.

Prof Hilman Latief selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Alumni dan AIK berharap mahasiswa yang aktif dalam UKM dan Lembaga Mahasiswa dapat terus bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Lebih lanjut, Prof Hilman juga menyatakan keinginannya agar ada bingkai bagi UKM untuk bisa mengikuti isu-isu terkini terkait Sustainable Development Goals (SDGs). “Ada bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, sosial, dan lainnya. Ada program-program UKM yang spesifik bisa masuk ke dalam SDGs, jadi kami akan membingkai itu agar setidaknya dari 17 tujuan SDGs, mungkin satu atau dua yang bisa kita gapai bersama,” papar Hilman.

Pada kesempatan yang sama UMY melalui LPKA memberikan penghargaan bagi UKM dan Lembaga Mahasiswa yang meraih prestasi. BEM KM UMY  meraih prestasi bidang rekognisi, Residen Mahasiswa meraih prestasi bidang administrasi, UKM Pramuka meraih prestasi terbaik di bidang pengabdian, dan UKM Taekwondo meraih prestasi terbaik di bidang prestasi mandiri.