Sebanyak 60 Mahasiswa STIKes Maboro Ikuti Prosesi Wisuda

Sebanyak 60 Mahasiswa STIKes Maboro Ikuti Prosesi Wisuda

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Bojonegoro (Maboro) menggelar wisuda virtual . Kegiatan ini berbasis di Kampus Maboro B Jalan Veteran Bojonegoro, pada Rabu (10/11) lalu. Penyelenggaraan terjalin secara daring karena masih suasana pandemi Covid-19. Sebanyak 60 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda ini, dengan rincian 33 orang lulusan D-III Rekam Medis dan 27 lainnya lulusan S-1 Administrasi Rumah Sakit.

Pertama-tama, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti MPd MEd PhD memberikan sambutan dalam pelaksanaan wisuda ini. Ia berkata bahwa adanya wisuda di STIKes Maboro yang terbilang masih berusia muda, membuktikan beberapa hal. Hal-hal tersebut di antaranya bahwa STIKes Maboro terus menjalankan kewajiban dan amanahnya sebagai pendidik anak bangsa dan pencetak tenaga kesehatan. Selanjutnya, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) STIKes Maboro, Drs H Solikin Jamik SH MKes mengatakan wisuda adalah proses dalam hidup. “Jadilah berani mengemban tanggung jawab dan dorong diri sendiri untuk memberikan kontribusi bagi orang lain,” tegasnya.

Kemudian, Ketua STIKes Maboro, Ns Sudalhar MKep, mengatakan bahwa sebanyak 60 mahasiswa-mahasiswa yang menjalani prosesi wisuda telah lulus uji kompetensi secara nasional. Pada akhir acara, terdapat kabar mengenai dua wisudawan yang menyandang predikat wisudawan terbaik dalam situs resmi STIKes Maboro. Pertama, Fajla Alfi Cahya Amalia AMd Kes dari D-III Rekam Medis dan Melinda Surya Yuniar SKes dari S-1 Administrasi Rumah Sakit.

Milad ke-109, Majelis Diktilitbang PPM Terus Dukung Muhammadiyah

Milad ke-109, Majelis Diktilitbang PPM Terus Dukung Muhammadiyah

Selamat Milad ke-109 Muhammadiyah. Sebagai organisasi yang sudah berusia lebih dari satu abad, Muhammadiyah turut mengambil peran aktif dalam menjaga dan membangun Indonesia. Dengan semangat membangun tatanan sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju, peran Muhammadiyah bernafaskan Islam dan kemanusiaan.

Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Diktilitbang PPM) merupakan salah satu dari 13 majelis yang dibentuk oleh PP Muhammadiyah. Majelis Diktilitbang PPM turut mendukung kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam bidang pendidikan dengan mengelola Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Saat ini, Majelis Diktilitbang PPM telah mengembangkan 165 PTMA yang terdiri dari 69 Universitas, 69 Sekolah Tinggi, 3 Akademi, 18 Institut, dan 6 Politeknik. Enam PTMA yang telah terakreditasi BAN-PT dengan peringkat terbaik, yakni Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Majelis Diktilitbang PPM mendorong Catur Dharma dengan fokus pada pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi fondasi PTMA untuk mencetak generasi yang berkarakter berdasarkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang bersumber pada Al-Qur-an dan As-Sunnah.

Dalam memaknai Milad ke-109, Majelis Diktilitbang PPM terus mendukung Muhammadiyah untuk tetap berkomitmen dan selalu hadir bagi bangsa dan negara untuk menebarkan nilai-nilai dan amal-amal kebaikan. Selamat Milad Muhammadiyah “Optimis Hadapi Pandemi Covid-19: Menebar Nilai Utama”.

UMPO Kembangkan Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial

UMPO Kembangkan Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial

Dalam rangka mengembangkan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Lembaga Layanan Perpustakaan (L2P) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dengan Dinas Perpustakaan dan kearsipan Ponorogo. Kerja sama dimaksudkan untuk memperluas akses dan pemanfaatan sumber informasi dan ilmu pengetahuan untuk mendukung pelaksanaan tri darma perguruan tinggi, serta saling meningkatkan kualitas sumberdaya masing-masing lembaga.

Kepala Dinas perpustakan dan Kearsipan Daerah, Dwi Wuri Handayani, SSos memaparkan saat ini perpustakaan bukan hanya tempat meminjam dan mengembalikan buku, melainkan memiliki peran peran penting bagi pembangunan nasional. Hal ini menyusul dengan adanya program nasional yang dijalankan Perpusda Ponorogo yakni transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, dimana masyarakat ikut andil dalam berbagai kegiatan di masyarakat. “Dengan perpustakaan yang pro aktif dapat membantu individu untuk mengembangkan keterampilan, kepercayaan diri dan membantu meningkatkan jejaring sosial. Sudah saatnya perpustakaan bertransformasi untuk dapat memperkuat peran dan fungsi, agar bukan hanya menjadi tempat penyimpanan dan peminjaman buku, namun menjadi wahana pembelajaran masyarakat sepanjang hayat” jelasnya dilansir dari website UMPO, Senin (15/11).

Rektor UMPO, Dr Happy Susanto MA juga menambahkan, keberadaan perpustakaan UMPO yang sudah terakreditasi A tersebut membawa dampak baik seperti datangnya berbagai pihak untuk bekerjasama. “Sesuai dengan motto Muhammadiyah, Fastabikhul Khairat yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan. Namun dalam mewujudkan motto tersebut, perlu adanya partner untuk saling bekerja sama,” paparnya.

Selain penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Aula Rektorat UMPO, juga diselenggarakan Stakeholder Meeting bertema Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang dihadiri berbagai instansi pemerintah maupun swasta.[] UMPO/ Diktilitbang

Prosesi Angkat Sumpah Keperawatan STIKes Muh Ciamis

Prosesi Angkat Sumpah Keperawatan STIKes Muh Ciamis

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Ciamis menyelenggarakan kegiatan prosesi angkat sumpah Program Studi D-III Keperawatan pada Rabu (10/11) lalu. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Auditorium KH Ahmad Dahlan dan terlaksana secara luring dan daring. Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, H Dedi Supriadi SKep Ners MKes dan Kaprodi D-III Keperawatan beserta jajarannya hadir dalam kegiatan ini. Sebanyak 63 mahasiswa mengikuti pengangkatan sumpah. Penyelenggaraan luring terlaksana dengan menerapkan protokol kesehatan yang ektat. Peserta pelantikan wajib mengenakan masker dan telah melakukan pengukuran suhu tubuh.

Selanjutnya, setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Sang Surya”, pengucapan sumpah/janji dalam Prosesi Pelantikan dan Angkat Sumpah Profesi Ahli Madya Keperawatan menjadi acara inti kegiatan ini. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat, H Wawan Hernawan SKp MKep memimpin mengangkatan sumpah. Tidak hanya itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Ciamis, H Acep Jhoni Heriyanto SSos SKep Ners MM turut mendampingi.

Kemudian, H Dedi Supriadi mengucapkan selamat dan terima kasih dalam sambutannya. “Terima kasih kepada seluruh jajaran terkait penyelenggaraan pendidikan prosesi keperawatan yang telah menjadi pahlawan dalam menghadapi Covid-19. Selamat dan sukses kepada mahasiswa-mahasiswi yang telah menyelesaikan studi dengan baik. Semoga kalian dapat menjadi tenaga kesehatan yang mampu bersaing di era global dan era digitalisasi,” ujarnya dilansir oleh situs resmi STIKes Muh Ciamis.

Pelatihan Jurnalistik FUKIS IAIM Sinjai Dilangsungkan

Pelatihan Jurnalistik FUKIS IAIM Sinjai Dilangsungkan

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (FUKIS) Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai mengadakan Pelatihan Jurnalistik pada Selasa (16/11) lalu. Sebanyak 48 mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menghadiri pelatihan yang bertempat di Auditorium H. M. Amir Said tersebut. Pelatihan ini melibatkan tiga lembaga, yakni Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Sinjai, Prodi KPI IAIM, dan Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai.

Dekan FUKIS, Suriarti, mengapresiasi kegiatan ini. “Kegiatan ini untuk membekali skill bagi mahasiswa sebelum nantinya keluar sebagai alumni KPI IAIM Sinjai,” ujarnya. Dalam sambutannya, ia juga mengajak mahasiswa KPI untuk mampu berpikir komprehensif dan kritis. Mahasiswa juga perlu menjadi kreatif dalam meningkatkan rasa percaya dirinya.

Sementara itu, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Sinjai, Muhlis, menyampaikan latar belakang program Pelatihan Jurnalistik ini. Ia mengatakan bahwa mulanya adalah maraknya berita hoaks di masyarakat. Kemudian, Ketua Prodi KPI, Faridah, memberikan ucapan terima kasih kepada semua pihak di kegiatan ini.

Pemateri dalam Pelatihan Jurnalistik adalah Sirajuddin, jurnalis Koran Harian Fajar dan Muhammad Salih, jurnalis Kompas TV. Mereka membawakan beragam materi kejurnalistikan. Dilansir oleh situs resmi IAIM Sinjai, materi tersebut antara lain adalah penggalian ide dan gagasan, teknik penulisan berita, penulisan feature, penulisan reportase, press release, dan lain-lain. Kegiatan ini berlangsung hingga Kamis (18/11) mendatang.

Mahasiswa FKIP UM Sumatera Barat Adakan Pekan Hari Pahlawan 2021

Mahasiswa FKIP UM Sumatera Barat Adakan Pekan Hari Pahlawan 2021

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP UM Sumatera Barat (UM Sumbar) mengadakan “Pekan Hari Pahlawan 2021” di kampus setempat, Rabu (10/11). Dekan FKIP UM Sumatera Barat Dr. Mafardi, M.Pd. menyebutkan Peringatan Hari Pahlawan merupakan momen penting untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban untuk mewujudkan kemerdekaan dan menjaga tetap utuhnya NKRI. “Selain itu, momen ini dapat pula menjadi sarana dalam membangun kesadaran guna menjaga dan merawat nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan,” tambahnya.

Bertemakan “Cultivate the Spirit of Heroism During the Pandemic of Covid-19”, kegiatan ini juga menyelenggarakan serangkaian lomba antar mahasiswa dan siswa SLTA se-Sumatera Barat. Cabang lomba yang diadakan diantaranya Debat Berbahasa Inggris, Scrabble, Pidato (Speech), Bercerita (Story telling), dan Baca Puisi (Reading Poetry). Seluruh kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengikuti Protokol Kesehatan. Rangkaian acara lain yaitu kuis dengan tema “Quiz on National Hero” yang diikuti sebanyak 103 orang peserta untuk memperebutkan hadiah berupa koleksi buku bertema kepahlawanan dan kepemimpinan.

Peserta lomba berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi seperti SMAN 3 Padang Panjang, SMK Cendana, MA-KMM Kauman, STES Manna Wassalwa, Diniyah Puteri. Sementara itu, peserta juga berasal dari lingkungan UM Sumbar seperti: Fakultas Teknik, FISIP, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, Fakultas Kesehatan dan lain-lain. [] UM Sumatera Barat/ Diktilitbang

Sebanyak 200 Mahasiswa ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Wisuda

Sebanyak 200 Mahasiswa ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Wisuda

Sebanyak 200 mahasiswa Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan wisuda pada Kamis (28/10) lalu di Hotel Harris Surakarta. Para wisudawan dan wisudawati berasal dari Prodi S-1 Gizi, D-III Keperawatan, dan D-III Kebidanan. Sebanyak 105 mahasiswa meraih predikat cumlaude.

Sebanyak tiga mahasiswa terbaik datri masing-masing prodi menerima penyerahan beasiswa dari Lazismu PDM Surakarta secara simbolis. Kemudian, dua wisudawan terbaik dari D-III Keperawatan dan D-III Kebidanan mendapatkan beasiswa dari Bank Muammalat dan Bank Jateng.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA menghadiri penyelenggaraan wisuda tersebut. Selanjutnya, Weni Hastuti, Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta mengucapkan selamat kepada para wisudawan. “Saya percaya, capaian akademik yang telah Saudara raih adalah hasil dari jerih payah, ketekunan, dan keuletan Saudara. Tidak lupa juga dukungan moral dari keluarga dan kerabat,” ujarnya dilansir dalam situs resmi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Berikutnya, Teguh Wahyudi, Humas ITS PKU Muhammadiyah Surakarta mengatakan bahwa wisuda kali ini terlaksana dengan protokol kesehatan yang ketat. Sebanyak 200 mahasiswa wajib menggunakan masker dan handscoon. Tidak hanya itu, seluruh peserta dan tamu undangan juga perlu menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan telah melakukan swab antigen sebagai syarat hadir wisuda. Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) juga turut mendukung ITS PKU Muhammadiyah Surakarta agar dapat menjalankan protokol kesehatan.

UKM Menwa UM Lamongan Raih Juara 3 Nasional

UKM Menwa UM Lamongan Raih Juara 3 Nasional

UKM Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya “Wira Adiwidya” UM Lamongan berhasil meraih Juara 3 Nasional pada lomba karya tulis ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional tema “Bela Negara dalam Perspektif Mahasiswa” yang diselenggarakan oleh UKM Satmenwa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Minggu (14/11). Tim yang bernama “Srikandi” ini berhasil memperoleh skor 171,80 di bawah UIN Wali Songo Semarang, dan IST Akprind Yogyakarta.

Silvia Adien Purwanta sebagai ketua tim menjelaskan bahwa penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana semangat bela negara mahasiswa di era yang berkemajuan ini dengan memanfaatkan kemajuan digital. Literasi digital merupakan pendekatan yang memiliki fokus analisis kritis terhadap konten dari pesan media. Maka dari itu semangat mahasiswa dalam mewujudkan semangat bela negara dapat dilakukan dengan literasi digital supaya memiliki kemampuan dalam menepis dan menguji isi media digital dengan tajam dan teliti sehingga mampu memanfaatkan kemajuan digital sesuai dengan kebutuhan. Silvia mengaku timnya sempat mengalami kendala karena harus menghadapi proses yang serba daring namun semangat yang membara membuat mereka tetap optimis untuk menang. “Kami belajar membangun komunikasi lebih intens di sela agenda masing-masing, untuk mencari ide, menyusun karya tulis, hingga presentasi. Kami mengadakan pertemuan virtual dan lebih banyak berbicara melalui chat untuk pembagian tugas,” tambahnya. Adapun tujuan dari UKM Menwa Mahasurya “Wira Adiwidya” yaitu menciptakan terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh sebagai Negara-Bangsa yang berdaulat dan dilandasi moral agama, cita kemanusiaan yang adil dan beradab dengan menjunjung tinggi persatuan sebagai wujud solidaritas kebangsaan dalam bingkai Ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dengan upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial. UM Lamongan/ Diktilitbang

Inovasi Mahasiswa Unismuh Makassar Mengolah Kulit Jeruk

Inovasi Mahasiswa Unismuh Makassar Mengolah Kulit Jeruk

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) memberikan penyuluhan mengenai inovasi mereka, yakni pengolahan kulit jeruk menjadi permen yang bernilai ekonomis. Pelatihan ini terlaksana di aula Kantor Desa Padang Lampe. Sejumlah masyarakat di Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep menghadiri pelatihan pada Senin (1/11) lalu tersebut.

Program ini bertajuk “Penyuluhan Pembuatan Bakara Peppe dan Permen Kulit Jeruk”. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan masyarakat desa untuk pembentukan usaha kecil menengah melalui inovasi yang tercetuskan. Selain itu, produk ini juga dapat menjadi produk baru dari Desa Padang Lampe.

Nurul Halimah Safar selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan inovasi bagi masyarakat. Inspirasi tersebut terwujud melalui pengetahuan bahwa mengolah kulit jeruk dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Padang Lampe, khususnya di masa pandemi saat ini.

Syahruddin selaku Plt kepala Desa Padang Lampe sangat mengapresiasi kegiatan praktik pengolahan kulit jeruk ini. “Kami memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada para mahasiswa KKN. Baru kali ini ada mahasiswa yang berani tampil praktik dalam mengelolah hasil pertanian lokal di desa Padang Lampe. Kulit jeruk yang biasanya hanya menjadi sampah yang tidak ada manfatnya bisa diolah menjadi sebuah produk yang bernilai ekonomis,” ujarnya.

Syafruddin berharap agar setelah penyuluhan, ini bisa terus berlanjut, apalagi melihat banyaknya komoditas pertanian, khususnya buah jeruk pamelo di Padang Lampe. “Sehingga ini bisa menjadi alternatif atau solusi untuk membantu perekonomian masyarakat Desa Padang Lampe itu sendiri,” ungkapnya.

Muhammad Aswar, Koordinator Desa KKN Tematik PGSD Unismuh mengatakan agar warga Desa Padang Lampe dapat melanjutkan inovasi ini menjadi usaha baru yang bisa dijadikan alternatif dalam pengembangan UMKM di sini.

Sekretaris Majelis Diktilitbang Berikan Motivasi untuk Maba UMGO

Sekretaris Majelis Diktilitbang Berikan Motivasi untuk Maba UMGO

Ratusan Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menerima motivasi dari Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M. Pd, Ph.D., di Gedung Indoor David Bobihoe, Kamis (11/11).

Rektor UMGO Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong menyampaikan ucapan selamat datang kepada Sayuti yang sudah berkenan hadir untuk pertama kalinya di Gorontalo. “Alhamdulillah bisa silaturrahim dengan sivitas akademika UMGO dan Mahasiswa baru yang mengikuti Program Pembinaan Penguatan Karakter Kepribadian selama 6 bulan,” ungkapnya.

Muhammad Sayuti menyebutkan UMGO merupakan satu kampus dari 166 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Sayuti berpesan agar mahasiswa UMGO sebagai keluarga besar Muhammadiyah perlu berpikir secara nasional dan internasional. Mahasiswa harus berani untuk berinovasi dan tidak hanya fokus tinggal dan berdiam diri di daerah. “Alhamdulillah satu-satunya Ormas yang sudah dapat izin mendirikan kampus di luar negeri dan sudah ada di Malaysia, cuman Muhammadiyah,” pungkasnya.

Ia juga berpesan untuk mahasiswa UMGO agar tidak terlambat dalam meraih kesuksesan. Perlu menjadi mahasiswa yang luar biasa dengan aktif di Unit Kegiatan Kampus, Ortom baik itu IPM, IMM, HW, NA,PM. “Syarat menjadi sukses yaitu harus punya networking, kemampuan berkomunikasi, berbakti pada orang tua, sabar, dan punya tekad untuk maju,” tegasnya. Mahasiswa juga diharuskan belajar dari berbagai ilmu dan tidak hanya fokus pada satu program studi. Hal ini karena dunia kerja ke depan membutuhkan skill yang banyak dan beragam. “Gantunglah Cita -citamu setinggi langit kalau jatuh, jatuhnya di deretan bintang-bintang, kalau cuman bercita- cita setinggi pohon kelapa, kalau jatuh akan patah tulang,” tutup Sekretaris Majelis Diktilitbang tersebut. [] UMGO/ Diktilitbang