IMM STIT Muh Bojonegoro Gelar Diskusi Kepemudaan

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIT Muhammadiyah menggelar diskusi online nasional pada hari Ahad (28/6) pukul 11.00 hingga pukul 13.00 melalui Zoom Meeting Cloud. Diskusi online nasional bertemakan “Dinamika Pergerakan Organisasi Mahasiswa Pasca New Normal” ini menghadirkan narasumber Beni Pramula, S.I.Kom., MM. (Ketua Pemuda Asia-Afrika Periode 2015-2020, Ketua Umum DPP IMM Periode 2014-2016 ), Ahmad Khoiris, S.Pd (Ketua Umum PC IMM Bojonegoro), dan dimoderatori oleh Immawati Zakya Fatya Ilfany Kabid (Immawati IMM STIT Muhammadiyah Bojonegoro).

Melalui Media Center Ketua Umum IMM STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Moch Sulton Ulum Bimasdhom menjelaskan kegiatan ini merupakan suatu solusi untuk organisasi mahasiswa khususnya di lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah pasca new normal. “Mahasiswa saat ini harus lebih kritis dalam menghadapi fenomena saat ini dan tentunya organisasi mahasiswa menjadi pilar penting untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dalam kebijakan-kebijakan kontroversial seperti saat ini,” ucap mahasiswa semester akhir tersebut.

Diskusi yang menghadirkan tokoh pemuda yang sangat berpengalaman di organisasi mahasiswa maupun pemuda ini diikuti puluhan mahasiswa Muhammadiyah dari berbagai daerah Indonesia.

IMM STIT Muh Bojonegoro Gelar Diskusi Panel Online Nasional

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIT Muhammadiyah Bojonegoro menggelar Diskusi Panel Online Nasional dalam rangka mengantisipasi virus COVID-19. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 April 2020 pukul 15.15 WIB melalui aplikasi Zoom.

Diskusi panel online mengusung tema “Jika Wabah COVID-19 Meledak, Apa Yang Akan Terjadi?” menghadirkan tokoh–tokoh ternama dari berbagai daerah, yaitu Dr. Arfan Mu’ammar, M.Pd.I (Wakil Direktur Pasca Sarjana UM Surabaya), dr. Nur Aini (Dokter RSB Sidoarjo), dan Muhammad Hasnan Nahar, S.Th.I., M.Ag. (Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta). “Diskusi panel online nasional ini bertujuan untuk mengantisipasi Wabah COVID-19 dan kegiatan ini bisa diikuti seluruh mahasiswa PTM di Indonesia,” ujar M Sulton Ulum Ketua IMM STIT Muhammadiyah Bojonegoro.

Pendaftaran diskusi panel online ini dapat dilakukan ke nomor WA 083176008474. Daftarkan diri Anda dan dapatkan ilmu sebanyak–banyaknya!

Pengukuhan Pengurus Pc IMM Kota Metro Periode 2016-2017

Kota Metro — Sabtu 24 September 2016 lalu, lebih dari 400 peserta memadati ruangan Aula Gedung E Universitas Muhammadiyah Metro untuk menghadiri acara  Pengukuhan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Metro Periode 2016-2017.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Imawan Taufan Putra Revolusi Korompot, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro Ayahanda Daud Sidiq dan Sekretraris Umum PDM Hoirudin Mustam, M.Iqbal W.T sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Lampung Beserta Jajarannya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kota Metro, Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah se-Kota Metro, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Metro Ayahanda Jazim Ahmad, dan Wakil Rektor IV Ayahanda Sarbini, Jajaran Dekan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro, Pimpinan Ortom Muhammadiyah se-Kota Metro, Pimpinan Cabang IMM se-Indonesia, Pimpinan Organisasi Kepemudaan Tingkat Daerah se-Kota Metro, dan Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Andi Pebriudin sebagai Ketua Bidang Kader DPD IMM Lampung diamanahkan untuk melantik pengurus PC IMM Kota Metro Periode 2016-2017 oleh M.Iqbal W.T. kegiatan ini berlangsung secara khidmat, dengan telah dilaksanakannya serah terima jabatan, maka Pengurus PC IMM Kota Metro telah resmi bertugas.

 

Dalam kesempatan sambutannya Hairudin Mustam Berpesan “harus memaksimalkan kaderisasi agar muncul kader-kader yang lain dan harus total dalam ber-IMM”.

Sumber : www.ummetro.ac.id

Strategi Kreatif Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi (IMM FE) Universitas Ahmad Dahlan  (UAD)  menyelenggarakan  seminar  nasional  dengan  tema  “Strategi  Kreatif Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015” pada   Sabtu,  (28 /3/2015) di auditorium kampus 1.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengembangkan kualitas akademis civitas FE UAD  pada  khususnya,  serta  menambah  jaringan  dan  kerja sama.  Ini juga merupakan ajang untuk diskusi  dan  sharing  kesiapan Indonesia menghadapi  MEA,”  tutur Dewi Amalia, SE., M.Si., selaku Kaprodi Akuntansi dalam sambutan.

Sebagaimana diketahui, pada KTT ke-21 di Cebu-Filipina tahun 2007, ASEAN telah membulatkan tekad untuk menjadi kawasan yang terintegrasi, seperti termaktub dalam dokumen Cebu Declaration on the Acceleration of the Establishment of an ASEAN Community by 2015.

Komunitas ASEAN, sesuai dengan Bali Concord II tahun 2003, terdiri atas 3 pilar, yaitu Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (ASEAN Political-Security Community/ASC), Komunitas Ekonomi ASEAN/KEA (ASEAN Economic Community/AEC), dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASEAN Socio-Cultural  Community/ASCC).  Melalui  kegiatan  ini, para  akademisi  dapat  saling  berdiskusi  dan  berinteraksi  membahas  isu  tersebut.

Selain dosen dan mahasiswa, hadir  pula  Sukarman, S.Si., M.Ec.Dev., M.Sc. yang menjabat sebagai Kasubbid Analisis Kebijakan Perdagangan Luar Negeri, HR Gonang Djuliastono yang merupakan Kadin DIY, dan RaiRake  Setyawan,  SE.,  Gd Bus., MSA. selaku Dosen  FE  UAD. Mereka bertindak sebagai  pembicara  dalam  seminar tersebut.(doc)

Sumber : UAD.AC.ID