UMSB Jajaki Pendirian Kampus Baru

Jumat (16/10), Dr Riki Saputra MA, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) mengunjungi Rumbai, Nagari Muarotais, Pasaman. Kunjungan ini dalam rangka penjajakan pendirian kampus baru. Dalam mendukung berdirinya kampus baru UMSB, PCM Rumbai sudah menyiapkan tanah seluas 2 hektare sebagai syarat pendirian kampus kelas jauh.

Emdison, salah satu tokoh masyarakat Rumbai menyambut baik kedatangan Rektor UMSB. Menurutnya, masyarakat setempat sangat berharap akan kehadiran Perguruan Tinggi di Pasama, Khususnya Rumbai. “Kita berharao, Bapak Rektor bersedia membuka salah satu fakultas atau prodi kelas jauh di Rumbai,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PDM Kabupaten Pasaman memaparkan kajian di hadapan Rektor UMSB sebagai bahan memperkuat pendirian PT di Rumbai “Secara Kajian akademis, geografi, SDM, dan transportasi Rumbai ini layak berdiri sebuah perguruan tinggi. Harapan kita sama dengan masyarakat, UMSB dapat mendirikan salah satu kampusnya di sini,” tambahnya.

Diungkapkan oleh Rektor UMSB, pihaknya perlu melakukan sejumlah kajian dan analisa terlebih dahulu. Ia juga mengapresiasi niat baik dan ketulusan masyarakat rela menghibahkan tanahnya untuk pendirian kampus UMSB. “Kami sangat terharu dengan ketulusan dan keikhlasan masyarakat Rumbai. Ini pertanda masyarakat ingin mengembangkan dunia pendidikan. Dalam waktu dekat, ini akan segera kami telaah, kami bahas. Semoga niat baik ini bisa kita segerakan,” jelasnya.

UNMUHA Dukung Kota Banda Aceh Bebas Sampah 2025

Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) ikut serta berpartisipasi pada program pemilahan sampah dan pengurangan sampah di sekolah serta perguruan tinggi di Koetaradja, Senin (19/10). Kegiatan yang ditargetkan hingga tahun 2025 ini menjadi salah-satu program nasional untuk mengurangi timbunan sampah hingga 30% guna mewujudkan Kota Banda Aceh yang bersih dan indah.

Pemko melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) telah menerapkan program pemilahan dan pengurangan sampah ini disejumlah sekolah dan perguruan tinggi. Hal ini bertujuan untuk menerapkan kebiasaan dini mengelola dan memilah sampah secara mandiri di lingkungan pendidikan Kota Banda Aceh.

Salah-satu tim fasilitator DLHK3, Chika Priscilla mengatakan pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi dan monitoring berkala di UNMUHA. “Tim fasilitator itu secara berkala terus melakukan sosialisai dan monitoring ke lembaga-lembaga pendidikan di Kota Banda Aceh, seperti Unmuha Aceh guna memantau perkembangan program pemilahan sampah ini,” ungkap Chilka.

UNMUHA juga telah menyediakan SK satuan tugas dan penempatan kerangka besi pemilihan. Pihak Satgas Unmuha Aceh juga telah menyediakan wadah pemilahan sampah di Gedung Rektor sebanyak 3 titik di koridor depan dan belakang gedung. Terdapat pula 4 wadah berukuran kecil di beberapa ruangan. “Iya, mereka sangat antusias, dari pihak kampus juga telah memenuhi 2 syarat kelulusan, seperti pembuatan Surat Keputusan (SK) Satgas lapangan dan penempatan kerangka sampah di pilah di Gedung Rektorat kampus,” tambah Chika. (sumber foto

Rektor UMSU Raih Penghargaan Dharma Karya Kencana

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr Agussani, MAP meraih   penghargaan Dharma Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat atas kepeduliannya terhadap program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) atau yang dikenal sekarang dengan  Bangga Kencana.  

Penghargaan kepada Rektor UMSU diserahkan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara, Drs Temazaro Zega, M Kes disela acara Apresiasi Duta Genre  Sumut Tahun 2020 di Medan, Sabtu (17/10). 

Salah satu bentuk dukungan yang di berikan oleh Rektor UMSU yaitu dengan memberikan fasilitas seperti: kantor, peralatan pendukung serta memberikan pendanaan kepada PIK M SYAHADAH UMSU dalam menjalankan program KKBPK Dan sudah banyak duta-duta yang terlahir dari UMSU.

Dr Agussani menyebutkan persoalan keluarga berencana bukanlah hal yang baru karena sejak lama ia telah aktif dalam program Keluarga Sejahtera Muhammadiyah. “”Sebagai bentuk komitmen pimpinan UMSU, maka selain memberikan dukungan fasilitas, dukungan berupa anggaran juga nantinya akan ditingkatkan,” katanya.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara, Drs Temazaro Zega, MKes mengatakan, Rektor UMSU  adalah figur pimpinan yang mendorong dan  peduli dengan kegiatan mahasiswa terkait persoalan kependudukan dan keluarga berencana.

Masta Kolosal UMSU 2020

3.917 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ikuti masa ta’aruf kolosal angkatan 2020 yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah secara daring, (14-15/09). Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP dalam sambutannya mengatakan, Masta merupakan agenda pra pengkaderan IMM yang ditujukan untuk pengenalan terhadap Gerakan Mahasiswa Muhammadiyah serta Gerakan Muhammadiyah kepada Mahasiswa baru, serta pintu gerbang untuk bergabung bersama organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. “Karena itu, Masta adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru UMSU,” katanya.

Sementara, Ketua Umum DPP IMM, Najih Prasetyo, SHI, MH mengatakan, apresiasi terhadap pelaksanaan masta kolosal yang diikuti ribuan mahasiswa baru UMSU. Antusiasme ini menunjukkan potensi yang besar bagi pengembangan kader. “UMSU merupakan salah satu yang terbesar dalam segi jumlah komisariat dan kader,” katanya.

Setelah Masta nantinya  masih ada program kegiatan lanjutan yang wajib diikuti seluruh mahasiswa UMSU, yaitu Kajian Intensif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Menuju Guru Milenial yang Inovatif

Menyambut perkuliahan Tahun Akademik 2020/2021 sekaligus Masa Ta’aruf (Masta) bagi mahasiswa baru, FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menyelenggarakan kuliah umum, Senin (14/10). Bertemakan “Menuju Guru Milenial yang Inovatif” kegiatan ini dibuka secara virtual oleh Rektor UMSB, Dr. Riki Saputra dan diikuti oleh sivitas akademika FKIP, khususnya mahasiswa dari tiga prodi yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Pendidikan Matematika.

Prof. dr. Fasli Jalal selaku narasumber menyatakan dalam Sustainable Development Goals (SGDs) dimuat 17 tujuan pembangunan yang terdiri dari empat pillar yaitu: Sosial, Ekonomi, Hukum dan Lingkungan. Dalam konteks pillar sosial, peningkatan kualitas pendidikan menjadi issu yang sangat strategis. Hal ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kualitas Pendidikan menjadi program prioritas pemerintah pada masa kini dan nanti. “Banyak orang berasumsi bahwa kesuksesan seseorang ditentukan oleh IQ, sekolah favorit dan nilai kelulusan, padahal dalam 10 faktor kesuksesan manusia lebih ditentukan oleh kejujuran, kedisiplinan, good interpersonal skill, kepemimpinan, kepribadian kompetitif serta kemampuan menjual gagasan,” ujar Prof. Fasli.

Selanjutnya, Rektor Universitas Yarsi Jakarta tersebut juga menyatakan mendidik Generasi Milenial membutuhkan kompetensi guru professional dengan pengkhususan pada aspek kehidupan generasi milenial. “Setidaknya dibutuhkan empat kompetensi guru dalam mendidik Generasi Milenial yaitu: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Profesional dan Kompetensi Sosial,” ujarnya.

The 4th ICoSI 2020 UMY Raih Rekor MURI

Selasa (13/10), Rektor UMY Dr. Gunawan Budiyanto, MP.,IPM menerima penghargaan Rekor Muri di Opening Ceremony The 4th ICoSI (International Conference on Sustainable Innovation) di Gedung AR. Fachruddin B UMY. Kali ini UMY meraih Rekor Muri melalui kegiatan webinar internasional  dengan disiplin ilmu terbanyak sejumlah 14 disiplin ilmu dalam acara the 4th ICoSI 2020. Sebanyak 1.373 peserta dari 8 negara mengikuti acara yang terselenggara 13-14 Oktober 2020

Ketua panitia pelaksana the 4th ICoSI 2020, Dr.Yeni Rosilawati,S.IP.,S.E.,M.M., menyampaikan terdapat 14 fokus konferensi dari berbagai bidang disiplin ilmu yang diselenggarakan secara serentak secara daring. Dijelaskan karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai, tahun ini konferensi diadakan pertama kali dengan memanfaatkan platform digital.

Pada prosesi penyerahan penghargaan MURI, Sri Widayati, Senior Manajer MURI mengapresiasi UMY.  ”Kami dari MURI sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapan kami dengan tercatatnya prestasi webinar internasional kali ini tentunya mampu mendorong dosen-dosen, khususnya dari UMY untuk terus menunjukkan karsa dan karya terbaik di bidangnya masing-masing,” jelasnya. Sebagai tambahan, hingga saat ini UMY sudah mencatat 10 rekor dalam penghargaan MURI.

Mahasiswa PBA IAIM Sinjai Latih Kaligrafi Santri Ponpes

Minggu (4/10), Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIM Sinjai melatih santri Ponpes Darul Hikmah Lenggo-lenggo untuk memiliki keahlian kaligrafi. Kegiatan ini dalam rangka merealisasikan MoA antara Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIM Sinjai Dengan Ponpes Darul Hikmah Lenggo-lenggo yang telah ditandatangani pada 7 September 2020.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (Himdiba), Zulfikar, menuturkan adanya kegiatan ini untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas santri melalui kaligrafi. “Setidaknya para santri Ponpes Lenggo-lenggo bisa menguasai kaligrafi dengan memahami salah satu khot,” tambahnya.

Zulfikar berharap ke depannya skill santri dapat terus terasah dengan pelatihan yang rutin diberikan.

SABATUR Karya Mahasiswa STKIP Muh Bogor Raih Juara LIP-KMN

Maulana Sopian, mahasiswa Prodi Administrasi Pendidikan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muh Bogor, meraih juara 2 pada ajang Lomba Inovasi Pembelajaran dan Kreativitas Mahasiswa Tingkat Nasional (LIP-KMN) Tahun 2020 untuk kategori lomba Aplikasi Pembelajaran (produk) dengan mengusung aplikasi bernama “SABATUR”. Lomba yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka (FKIP UT) ini berlangsung dari tanggal 15 Mei 2020 hingga 19 September 2020.

SABATUR merupakan aplikasi pembelajaran untuk diskusi dan presentasi online. “Aplikasi tersebut memiliki fitur yang hampir mirip dengan aplikasi chatting lainnya, namun saya tambahkan beberapa fitur pendukung proses diskusi dan penyampaian presentasi online,” kata Sopian.

Lebih lanjut, Sopian menjelaskan aplikasi pembelajaran tersebut masih bersifat prototipe atau masih dalam pengembangan. Adapun fitur yang dapat dirasakan manfaatnya  antara lain, fitur input presensi atau daftar hadir di ruang diskusi, fitur izin bertanya dan menjawab agar proses diskusi berjalan dengan kondusif, dan beberapa fitur lainnya.

Pengenalan Studi Berdaring dan Berkemajuan ala Komunikasi UMM

Kamis (1/10), Prodi Komunikasi UMM menyelenggarakan Pengenalan Studi Berdaring dan Berkemajuan (PSBB) bagi mahasiwa baru. Kaprodi Komunikasi, M Himawan Sutanto menjelaskan konsep acara berlangsung secara online dengan kemasan yang kekinian. Seperti paket program televisi modern, acara dirancang dengan menunjukkan kinerja Laboratorium Komunikasi yang canggih. Acara diikuti secara virtual melalui tayangan live channel Youtube. Mahasiswa baru dapat melakukan interaksi langsung dan bertanya lewat kolom live chat.

Selain itu, PSBB juga menghadirkan beberapa alumni dari berbagai latar belakang, seperti presenter, produser berita di televisi swasta nasiobal, konsultan PR, dan beberapa lainnya. Para alumni ini tampil secara live dan berdialog dengan mahasiswa baru.

Mahasiswa juga diorientasi dengan informasi mengenai peminatan khusus ketika memasuki semester tiga kelak. Himawan berharap ketika ini dapat memacu motivasi mahasiswa untuk kreatif, inovatif, kritis dan mampu bekerja secara kolaboratif. “Semangat dan passion mahasiswa baru sangat penting untuk memulai memasuki dunia barunya. Selamat bergabung di Komunikasi UMM,” tuturnya.

UNIMMA Gandeng KUK Adakan Workshop Kerja Sama

“Kerja sama harus memiliki added yang terukur, karena Ilmu tentang kerja sama merupakan hal yang sangat penting dalam memberikan benefit bagi institusi.” Begitu papar Dr. Suliswiyadi, M.Ag Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) saat mengadakan sosialisasi dan workshop dengan tema “Inisiasi dan Implementasi Kerjasama Dalam Negeri dan Luar Negeri” pada Selasa (29/09).

Bertempat Aula Fikes, Kampus 2 UNIMMA kegiatan ini bekerja sama dengan Kantor Urusan Kerjasama (KUK). Turut hadir Yordan Gunawan, Ketua Asosisasi Kantor Urusan Internasional (KUI) selaku narasumber serta Dekan, Wakil Dekan, Kepala Program Studi, Kepala Biro dan Tim Task Force Fakultas di lingkungan UNIMMA.

Nia Kurniati Bachtiar, moderator sekaligus Kepala Divisi Hubungan Internasional KUK menyampaikan bahwa KUK hadir untuk membantu dan memfasilitasi sinergitas KUK dan fakultas atau prodi dalam urusan kerjasama. “Kegiatan sosisalisasi dan workshop ini dalam rangka menambah masukan-masukan untuk KUK dalam penetapan program kerja dan rapat pleno mendatang,” ujar Nia.