UNISA adakan Wisuda Sehat

Sabtu (26/09)- Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan wisuda daring dengan tema “Wisuda Sehat dari Rumah” via daring melalui aplikasi telecoference Zoom. Disiarkan pula melalui Youtube, wisuda Periode 2020 ini meluluskan sebanyak 480 mahasiswa.

Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti memaparkan keputusannya untuk melakukan kuliah daring bertujuan untuk menjaga keselamatan jiwa seluruh civitas akademik termasuk mahasiswa dan keluarga. “Saya percaya justru wisuda online ini akan menjadi momentyang tak akan terlupakan, nampak senyum cerah mengembang di layar bersaman keluarga”, jelas Warsiti dalam sambutan pasca prosesi wisuda berlangsung.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, Fitria Siswi Utami, selaku Ketua Satgas Covid-19 UNISA Yogyakarta, menghimbau kepada seluruh wisudawan untuk tidak hadir di kampus untuk berfoto di lingkungan kampus. Untuk menanggulangi hal tersebut, panitia wisuda daring telah menyiapkan template bingkai foto dengan nuansa khas UNISA Yogyakarta yang dapat digunakan dengan mudah.

Prodi Agribisnis UMMI Gelar Lokakarya Kurikulum MBKM

Prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar lokakarya Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (24/9). Lokakarya disiarkan secara daring diikuti 30 peserta dari mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan mengundang narasumber ahli kurikulum dari UPI Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A serta menghadirkan mitra, user dan stakeholder Prodi Agribisnis dari berbagai unsur. Beberapa di antaranya  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Ketua Program Studi Agribisnis Faster Universitas Cianjur, OISCA Internasional (Organization for Industrial and Cultural Advancement), Puspa Agro Sukabumi serta dari kalangan Penyuluh pertanian.

Lokakarya kurikulum MBKM telah berhasil menghimpun berbagai masukan dan saran untuk perbaikan kurikulum Prodi Agribisnis. Saran dan masukan tersebut di antaranya terkait kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa, perbaikan beberapa bahan kajian pada mata kuliah, saran untuk memastikan lulusan mampu mandiri menjadi enterpreuneur, dan saran untuk perbaikan penyelenggaraan perkuliahan. Saran juga disampaikan untuk secara khusus mengadakan mata kuliah terkait dengan pengembangan pangan lokal dan kegiatan tematik. Semua masukan dan saran tersebut dibahas dan ditampung sebagai bahan penyempurnaan dokumen kurikulum Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian UMMI.

Dalam implementasinya, untuk penyelenggaraan pembelajaran MBKM ini Prodi agribisnis akan melaksanakan secara bertahap. Dari delapan bentuk pembelajaran MBKM, yang segera dilaksanakan adalah kegiatan pertukaran pelajar dan magang. Pertukaran pelajar pada prodi yang berbeda dalam perguruan tinggi yang sama Prodi Agribisnis bermitra dengan Prodi akuntansi, administrasi bisnis dan teknik informatika. Sedangkan mitra kerja sama kegiatan pertukaran pelajar dengan prodi yang sama/berbeda di luar perguruan tinggi akan dilaksanakan dengan Fakultas pertanian UNPAD. Kemudian untuk kegiatan magang kerja sama akan dilaksanakan dengan perusahaan pertanian Puspa Agro Sukabumi.

UMY Adakan Silaturahmi Virtual

Univeristas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) adakan silaturahmi virtual bersama orang tua/wali mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021, Sabtu (26/9). Disiarkan melalui MS Team dan Youtube, kegiatan ini juga memberikan pengenalan kesiapan kampus dalam pembelajaran daring selama pandemi Covid-19.

“Memasuki tahun ajaran baru di tengah pandemi kali ini, UMY sudah mempersiapkan pembelajaran daring melalui aplikasi MyKlass sebagai bentuk fasilitas pendukung aktivitas perkuliahan mahasiswa,” papar Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, Rektor UMY.

Dr Gunawan melanjutkan, di masa pandemi saat ini UMY juga turut berkomitmen untuk mengadakan program pengabidan untuk masyarakat dan sivitias kampus. “Selain memberikan sembako kepada masyarakat, UMY juga menyediakan beasiswa kepada 277 mahasiswa yang terdiri dari beasiswa kader unggulan Muhammadiyah, beasiswa dokter Muhammadiyah, beasiswa jalur prestasi, beasiswa KIP kuliah, dan beasiswa mahasiswa asing,” tambahnya.

Dr. Sukamta, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik menambahkan UMY juga memberikan bantuan kuota 50 GB per empat bulan untuk mahasiswa. “Ini merupakan hasil kerja sama dengan telkomsel, diharapkan kerja sama ini dapat membantu mahasiswa mengakses MyKlass tanpa memotong pulsa,” tutupnya.

“Ruang Ekspresi” Kembangkan Aplikasi

Farid Suryanto menginisiasikan inovasi Ruang Ekespresi sebagai wadah ide dan kreativitas mahasiswa dibidang perangkat lunak. Ide yang ia temukan pada 2019 lalu ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa dalam melakukan banyak analisis dan membuat aplikasi perangkat lunak yang berhubungan dengan teknologi industri.

“Ruang ekspresi menjadi tempat diskusi serta merealisasikan gagasan dan kreativitas mahasiswa dalam bentuk aplikasi,” tutur pembina dan dosen Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini.

Adapun aplikasi yang pernah dikembangkan oleh Ruang Ekspresi yaitu Aplikasi Pesan Aja, digital guest book, dan aplikasi pemesanan fotografi. “tempat ini akan membantu mahasiswa dalam melatih skill di bidang teknologi, khususnya perangkat lunak dengan menciptakan berbagai aplikasi yang dapat menghasilkan nilai dan materi,” papar Farid.

Ia melanjutkan, agenda Ruang Ekspresi tidak hanya tentang diskusi di bidang teknologi, namun setiap minggunya diadakan sesi refreshing agar saling mendekatkan dan memberi semangat antar anggota dalam berinovasi menciptakan aplikasi. “Ruang Ekspresi mengajak semua mahasiswa di lintas prodi yang memiliki kreativitas, ide, dan imajinasi tentang aplikasi, tetapi masih terkendala dalam perangkat lunak. Kita akan berkolaborasi bersama menciptakan berbagai aplikasi sebagai proyek bersama,” tutupnya.

Pandemi Covid-19, UMSU Gelar 10 Sesi Wisuda

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar wisuda bagi 1.617 peserta secara daring dan luring. Wisuda kali ini dibagi dalam 10 sesi selama lima hari, Senin-Jumat (21-26/9). Penerapan protokol kesehatan dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah dan pedoman kesehatan PP Muhammadiyah. Para wisudawan wajib menjaga jarak dan tidak boleh didampingi orang tua atau keluarga lainnya.

Panitia menyediakan fasilitas daring bagi peserta wisuda dan orang tua serta keluarga yang tidak bisa menghadiri prosesi wisuda. Rangkaian acara dapat diikuti dengan fasilitas live streaming di chanel Youtube UMSU TV. Penyediaan perangkat teknologi juga untuk memfasilitasi para tokoh undangan yang akan menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan secara daring, di antaranya, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Menteri Sekertaris Kabinet, Pramono Anung, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Sekda Provsu, Hj. R. Sabrina.

Hadir dalam upacara wisuda sesi pertama, Senin (21/9) Kepala LLDIKTI Wilayah I Prod. Dr. Dian Armanto, Rektor UMSU Dr. Agussani, M.AP, Wakil Rektor I Dr. Muhammad Arifin M.Hum, Wakil Rektor II Dr. Akrim M. Pd, Wakil Rektor 2 Dr. Rudianto M. Si, Sekretaris Universitas Gunawan M.Th.

Oemah Cendekia UM Purworejo Buka Serambi Baca ke-5

Jumat (18/9), Oemah Cendekia membuka serambi baca yang ke-5 di Keluarahan Kedungsari. Oemah Cendekia merupakan ruang baca yang terbentuk atas dasar wujud kepedulian mahasiswa terhadap rendahnya kultur membaca di masyarakat. Program ini diinisiasi oleh Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Dipaparkan oleh Tim Oemah Cendekia bahwa sejak awal mereka telah mengatur strategi bagaimana agar program pendidikan dapat menyeluruh di Kelurahan Kedungsari. Progres setiap pekan dijankan sesuai rencana, dari mulai assesment, silaturahmi dengan pihak kelurahan, tokoh masyarakat, dan anak – anak yang akan dididik nantinya.

Lebih lanjut, meskipun strategi awal pengabdian telah tercapai, Tim Oemah Cendekia mengungkapkan kemungkinan untuk membuka serambi baca di daerah lain. Hal ini tentunya tidak lepas dari peran dan dukungan relawan pendidikan serta donasi buku dan barang – barang bermanfaat.

UM Palangkaraya Lepas 26 Mahasiswa dalam Program PERMATA-SAKTI

UM Palangkaraya menggelar pelepasan untuk 26 mahasiswa yang akan mengikuti program Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA-SAKTI) 2020, Senin (21/9). PERMATA-SAKTI merupakan program pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi di Indonesia. Sejumlah mahasiswa tersebut akan disebar ke 17 perguruan tinggi yang berbeda. Nantinya mereka akan mengikuti pembelajaran secara daring selama 1 semester di semester ganjil 2020/2021.

Hendri, M.Pd selaku Dekan FKIP mengungkapkan pencapaian ini menjadikan UM Palangkaraya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta di Kalimantan yang terpilih untuk mengikuti program tersebut. Sementara itu, Rektor UM Palangkaraya, Dr. Sonedi, M.Pd, berpesan kepada mahasiswanya agar tetap menjaga almamater kampus. “Tetap jalin komunikasi yang baik dengan mahasiswa se-Indonesia dan ambil kesempatan ini untuk menambah pengalaman dan ilmu yang banyak”, ujar Dr. Sonedi.

Melalui program ini juga, UM Palangkaraya sendiri akan menerima 124 mahasiswa dari 23 Perguruan Tinggi yang berbeda di Indonesia. Beberapa di antaranya berasal dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Ahmad Dahlan, dan lain-lain.

UMP Adakan PKKMB 2020

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengadakan Masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Banyumas, Rabu (23/9). Dilaksanakan secara daring, kegiatan ini menghadirkan beberapa tokoh diantaranya Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, dan motivator/founder SEA Indonesia Sherly Annavita.

Rektor UMP dalam sambutannya mengatakan kuliah di UMP merupakan pilihan yang tepat agar kelak bisa menjadi generasi unggul namun mahasiswa perlu menimba ilmu dengan sungguh-sungguh. “Jika ingin menjadi perawat yang hebat, insinyur yang handal, atau ahli apa pun yang terbaik, syaratnya adalah harus total dalam menekuni ilmunya. Jangan setengah-setengah, kalau setengah-setengah itu percuma,” ujarnya.

Nadiem Makarim juga memberikan pesan kepada mahasiswa untuk terus memicu kreativitas mahasiswa meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19. “Pendidikan adalah kunci atas krisis pembelajaran dan berbagai permasalahan yang akan dihadapi bangsa. Mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan dan penggerak untuk menghasilkan berbagai solusi untuk negara,” paparnya.

STIKES Muhammadiyah Lhokseumawe adakan Sosialisasi Covid-19 dan Program Tahfiz Quran

STIKES Muhammadiyah Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan Covid-19 di Meunasah Gampong, Rabu (23/09). Ns Mursal Skep Mkep selaku Ketua STIKES Muhammadiyah Lhokseumawe menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Virus ini telah menyebabkan ribuan orang terinfeksi termasuk di Aceh. Untuk itu kita harus patuh mengikuti protokol kesehatan berupa memakai masker, cuci tangan dengan sabun setelah memegang benda sesuatu, jaga jarak dan rutin membersihkan benda yang sering bersentuhan seperti gagang pintu dan lainnya, dengan antiseptik,” paparnya dikutip dari Serambinews.

Selain pembinaan, STIKES Muhammadiyah Lhokseumawe turut mengadakan program Tahfizul Quran di daerah setempat. “Harapannya masyarakat selalu dalam keadaan sehat dan terbebas dari Covid-19,” ujar Zulfatrian selaku pimpinan desa Hagu Selatan.

Unmuha Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr Aslam Nur, MA, membuka acara Pelatihan Pemandu Wisata di Ruang Aula Gedung New Zealand Kampus Unmuha, Senin (21/9). Sejumlah 25 orang berlatar belakang pendidikan SMA menjadi peserta dalam kegiatan ini. Acara pelatihan terselenggara atas kerja sama antara Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud dengan Fakultas Vokasi Unmuha.

Dekan Fakultas Vokasi Unmuha, Dr H Aliamin, SE, MSi Ak, CA mengatakan bahwa Pelatihan Pemandu Wisata bertujuan untuk melatih pemuda/i Aceh menjadi pemandu wisata handal yang menguasai lokasi wisata, budaya, cinderamata, dan kuliner Aceh. “Peserta juga dilatih untuk mampu dan memahami beberapa bahasa wisatawan Asia Tenggara, serta mampu mengatur jadwal perjalanan wisata,” tambah Aliamin

Pelatihan berlangsung selama 14 hari (21 September s.d 10 Oktober 2020). Setelah pelatihan selesai, peserta akan mengikuti magang di beberapa Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Aceh yang bergerak di bidang pemandu wisata selama 1 (satu) bulan. Para peserta diharapkan mendapatkan kontrak kerja di DUDI tersebut usai melaksanakan magang.