UMS Bagikan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Sebanyak 804 paket sembako disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (8/4). Penyaluran ini dilakukan oleh Relawan Gerakan UMS Peduli Lawan Covid-19 bekerja sama dengan BMT Amanah Umat, MDMC, serta Pimpinan Rating dan Cabang Muhammadiyah di sekitar UMS.

Demi menghindari kerumunan banyak orang kegiatan ini dilaksankan dengan mengantar paket sampai depan pintu rumah penerima. Ketua Gerakan UMS Peduli Lawan Covid-19, Mahasri Shobahiya, M.Ag, memaparkan dalam satu paket terdapat beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, teh 2 bungkus, kecap 2 macam, mie telur 2 bungkus, minyak gorek 1/2 liter, hand sanitizer 1 botol, hand soap 1 bungkus, dan masker. “Kami berharap pandemi ini segera menghilang. Insyaallah, kami berikhtiar akan tetap membantu masyarakat sampai wabah corona berakhir,” ungkap Mahasri.

Sementara itu Rektor UM, Dr Sofyan Anif, M.Si mendukung penuh kegiatan tersebut. UMS bahkan membuat kebijakan mengenai pengalihan tunjangan beras dosen dan karyawan UMS untuk warga yang terdampak Covid-19. Lebih lanjut Sofyan menjelaskan masyarakat terdampak ini bukan hanya yang terpapar virus tapi juga terdampak secara ekonomi. “Seperti pada masyarakat yang biasanya berjualan, jadi tidak bisa berjualan karena harus melakukan social distancing. Kemudian para pekerja lepas harian dan informal yang tidak mendapatkan penghasilan karena tidak ada konsumen,” tutur Sofyan.

Face Shield UM Palembang Kontribusi Lawan Corona

Program Studi Teknik Industri (PSTI) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) bersama Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) berkolaborasi membuat face shield. Langkah ini diambil karena semakin menipisnya stok Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh tenaga kesehatan. Face shield dibuat dengan bahan dasar mika yang sederhana dan ergonomis. Nantinya APD ini dapat digunakan sebagai pelindung setelah memakai masker.

Dijelaskan oleh Riyan Azri, staff Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, APD berupa face shield sangat bermanfaat digunakan saat menangani pasien. Sementara itu, Ketua PSTI UM Palembang, Merisha Hastarina, mengungkapkan adanya penambahan jumlah donasi setelah melihat hasil jadi face shield membuat produksi ini dapat terus dilanjutkan.

Beberapa face shield telah diserahkan ke sejumlah RS, seperti RS Muhammadiyah Palembang, RS Islam Ar Rasyid Palembang, Klinik dr. Aisyah Ghani, dan juga ODP Center atau Rumah Sehat Covid-19. Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat saling membantu dan memberikan kontribusi sekecil apa pun untuk melawan pandemi ini.

Mahasiswa Program Pascasarjana ITB-AD Ujian Tesis Online

Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Jakarta menyelenggarakan ujian proposal tesis mahasiswa Program Pascasarjana Keuangan Syariah secara daring. Hal tersebut dilakukan karena melihat penyebaran wabah Covid-19 yang semakin ekspansif.

Direktur Program Pascasarjana Dr. Eng. Saiful Anwar, SE, Ak, M. Si, CA, menyampaikan bahwa langkah ini diambil dalam rangka mematuhi edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tekait pembelajaran secara daring yang telah ditetapkan oleh ITB-AD melalui kebijakan Wakil Rektor Bidang Akademik.

“Langkah ini kami tempuh sebagai bentuk kepatuhan terhadap edaran pemerintah, serta maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ujar Saiful Anwar saat memberikan keterangan pada Jum’at (10/04). Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik, Sutia Budi, SE. M.Si menyampaikan bahwa selain bertujuan agar dapat menekan penyebaran Covid-19, kebijakan ini juga ditetapkan agar mahasiswa dapat menjalankan kewajiban tugas akhir dan bisa menyelesaikan studi tepat waktu.

“Seluruh proses kegiatan belajar mengajar, termasuk penyelenggaraan ujian akhir, dalam hal ini tesis mahasiswa di Program Pascasrjana Keuangan Syariah, kami pastikan mengikuti dan mematuhi protokol yang ditetapkan,” pungkas Sutia Budi. Sutia Budi juga menegaskan bahwa semua proses akademik tidak boleh ada yang terhambat, namun aspek keselamatan menjadi hal utama yang perlu diperhatikan.

“Ujian tesis secara daring ini tujuannya tidak hanya untuk menyelematkan studi mahasiswa, lebih jauh lagi untuk selamatkan nyawa,” ujar pria kelahiran Tasikmalaya tersebut. Ujian proposal tesis dilakukan secara daring dengan video telekonferensi. Dimana mahasiswa dan dosen penguji dapat berkomunikasi secara langsung sebagaimana ujian tesis pada umumnya. Bedanya dalam hal ini, mahasiswa yang diuji dan penguji berada di tempat masing-masing.

UMSU dan UniMAP Malaysia Gelar Diskusi Online Penghematan Listrik

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bekerjasama dengan Universitas Malaysia Perlis menggelar diskusi online (Webinar) bertajuk “langkah Penghematan Tenaga Elektrik Ketika ” Stay at Home” Selama Pandemi Covid-19, Kamis (9/4).

Dibuka oleh Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP dan Rektor UniMap diwakili Associate Professor Dr. Haziah binti Abdul Hamid. Phd, Dekan the School of Electrical Systems Engineering. Narasumber dalam diskusi ini, Ketua Prodi Magister Teknik Elektro Program Pascasarjana UMSU, Dr M Fitra Zambak, ST, MSc dan Prof Madya TS Dr Baharuddin Ismail (UniMaP). Acara dipandu Wakil Rektor III, Dr Rudianto, S.Sos, MSi dan Elvy Sahnur, ST, MPd.

Dr Agussani, MAP mengatakan, diskusi online yang digelar bersama UMSU dan UniMAP merupakan wujud dari tindaklanjut kesepakatan kerjasama yang dilakukan. Kegiatan diskusi online menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan antara pihak UMSU dan UniMAP. Dia berharap, hasil diskusi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Masyarakat butuh informasi strategi penghematan energi listrik selama menghabiskan waktu di rumah karena pandemi Covid-19,” katanya. Sedangkan, Associate Professor Dr. Haziah binti Abdul Hamid. Phd mengapresiasi Magister juga mengapresiasi kegiatan diskusi yang diinisiasi Prodi Magister Elektro program Pascasarjana UMSU ini. “Kami berharap kegiatan serupa bisa kembali digelar,” katanya.

UMS Gelar Program E-Seleksi

Merebaknya pandemi virus corona (COVID-19) membuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) harus mencari metode lain dalam melakukan proses seleksi mahasiswa baru. Jika sebelumya UMS menyaring mahasiswa baru melalui jalur Computer Based Test (CBT), maka kini UMS menyiasati dengan menggelar seleksi mahasiswa berbasis online atau e-seleksi. Hal ini dilakukan untuk menghindari terbentuknya kerumunan, interaksi dengan banyak orang,  serta untuk memudahkan masyarakat yang ingin mendaftar di UMS.

Wakil Rektor 1 UMS, Prof Dr Muhammad Da’i, M.Si., Apt., menjelaskan e-seleksi mahasiswa baru UMS berbasis portofolio. Program ini dilakukan untuk semua jurusan di UMS termasuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi. Seleksi berdasarkan pada pencapaian prestasi akademik atau nilai raport kelas X sampai dengan XII dan prestasi non-akademik. Muhammad Da’i juga menambahkan seleksi dapat diikuti oleh lulusan tahun 2018 dan tahun 2019. “E-seleksi UMS ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk dapat melanjutkan studi di UMS. Masyarakat cukup dengan mengunjungi https://e-selqeksi.pmb.ums.ac.id. Peserta seleksi dapat menambahkan informasi tambahan prestasi yang diperoleh ketika studi di SMA/MA/SMK dan yang sederajat untuk tambahan pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa UMS,” ujar Muhammad Da’i.

Nantinya hasil seleksi melalui jalur ini akan diumumkan setiap pekan. Muhamad Da’i berharap proses e-seleksi dapat menjadi alternatif masyarakat dalam mengakses belajar di UMS. Proses ini juga merupakan respon kesiapan UMS dalam menghadari disrupsi akibat Covid-19. “Proses ini akan dilaksanan seterusnya, sehingga dapat diakses oleh masyarakat dari seluruh pelosok tanah air, tanpa kendala waktu dan jarak,” pungkas Muhammad Da’i.

Peserta KKN STIT Muh Bojonegoro Edukasi Warga Mengenai Covid-19

Mahasiswa STIT Muh Bojonegoro menjadikan kegiatan KKN sebagai ajang edukasi mengenai virus Corona ke warga setempat. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu kegiatan yang digalakkan ialah sosialisasi mengenai kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Bersama dengan anggota kelompoknya, Echa Nur Kharisma menggelar edukasi gemar cuci tangan secara rutin di Desa Kedungdowo, Kecamatan Sugihwaras.  Keantusiasan terlihat dari anak-anak SD hingga yang SMP yang mengikuti kegiatan ini..

Sementara itu, kelompok KKN lain melakukan edukasi dengan membuat inovasi wadah cuci tangan portabel menggunakan ember. Ide ini muncul karena harga ember kran air di pasaran terbilang cukup mahal. Moch. Sulthon Ulum, peserta KKN di Desa Kedungdowo menyampaikan bahwa harga beli ember kran sudah jadi mulai dari 50 ribu rupiah hingga ratusan ribu. “Kalau kita buat sendiri, hanya bermodalkan 15 ribu sudah dapat wadah cuci tangan portable,” ujar Sulthon.

Sebelumnya, di Desa Ngalajang, Kecamatan Sugihwaras, peserta KKN telah melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum, seperti balai desa, sekolah, dan masjid. Kegiatan penyemprotan ini bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Sugihwaras. Kepala Desa Nglajang Syafi’i mengapresiasi kegiatan ini. Beliau berharap dengan adanya pandemik ini, masyarakat bisa menjadi lebih wasapada.

UMPRI Serahkan Bantuan APD ke RSUD Kab Pringsewu

Dipimpin oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Drs H Wanawir AM, MM, MPd, Tim Relawan Mandiri Covid-19 UMPRI dengan Koordinator Lapangan Ns. Fitra Pringgayuda M.Kep, menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke RSUD Kabupaten Pringsewu, Senin (6/4). APD berupa masker medis, sarung tangan medis, hand sanitizer, dan pakaian pelindung medis diterima langsung oleh dr Teddy Sp PD selaku Direktur RSUD Kabupaten Pringsewu. Ini merupakan wujud kepedulian UMPRI dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Dalam sambutannya usai ditemui tim media, Rektor UMPRI menyampaikan bahwa UMPRI sebagai Lembaga Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Pringsewu ikut merasakan betapa perkembangan COVID-19 ini sangat menghawatirkan. Oleh karena itu Keluarga Besar UMPRI ingin berbagi bantuan untuk Tim Medis karena mereka merupakan pejuang pemberantasan Covid-19. UMPRI juga melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan masyarakat yang berada di radius 1000 M dari UMPRI Lampung. “Harapannya APD tersebut bisa bermanfaat bagi Tim Medis RSUD Kabupaten Pringsewu yang merupakan Garda Terdepan dalam pencegahan Virus Covid-19,” ujar Wanawir.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FKES Elmi Nuryati M.Epid, Warek 3 Fatoni SE. M.M, Dekan FKIP Rahma Faelasofi, M.Sc., Wakil Dekan 3 FKIP Nurfaizal, M.Pd., dan anggota TIM Relawan Mandiri COVID-19 Eko Suncaka, M.M.

UHAMKA Jalin Kerja Sama dengan 200 Komunitas Tanggap Covid-19

Wilayah DKI Jakarta memberakukan kebijakan tanggap darurat hingga 18 April 2020. Hal ini berdampak terhadap persediaan kebutuhan hidup yang semakin menipis terutama dhuafa yang terdampak Corona Virus Disease (COVID-19).

Dalam meringankan beban warga terdampak, Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) melakukan langkah preventif untuk memberikan bantuan berupa cadangan pangan di masyarakat. “Saudara kita yang dhuafa akan mencari cara untuk bertahan hidup dengan caranya sendiri, atau sakit dan kemudian merenggut nyawanya,” dikutip dari website Uhamka.

Bekerja sama dengan 200 komunitas, Uhamka membuka wadah bagi masyarakat yang ingin terjun menjadi tenaga relawan. Dana sebanyak 1 Miliyar akan dialokasikan sebagai bantuan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan dana operasional lainnya.

Sumpah Dokter Baru UM Palembang dengan Protokol Ketat Covid-19

Sabtu (4/4), Fakultas Kedokteran UM Palembang menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah dokter baru TA 2019/2020 di Gedung K.H. Ahmad Dahlan Kampus B. Sebanyak 14 dokter baru dilantik oleh Dekan Fakultas Kedokteran UM Palembang dr Yanti Rosita MKes. Hal ini menambah jumlah dokter yang dihasilkan oleh UM Palembang menjadi 359 dokter yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor UM Palembang, Dr Abid Djazulli, SE, MM, menuturkan bahwa acara pelantikan dokter periode ini harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Acara pelantikan ini merupakan momentum yang sangat diimpikan dan ditunggu-tunggu. Akan tetapi karena kondisi negara sedang menghadapi pandemik Covid-19 sehingga kegiatan pelantikan ini tidak mengundang banyak pihak, bahkan orang tua tidak diundang,” jelasnya. Lebih lanjur Rektor UM Palembang memaparkan bahkan kegiatan akademik seperti ini hanya boleh diperkenankan kepada Fakultas Kedokteran karena regulasi sudah ada yang mengatur kegiatan tersebut.

Tak lupa Doktor Ilmu Ekonomi ini juga menyampaikan selamat kepada para dokter baru. “Mudah-mudahan keberkahan Allah swt selalu menaungi langkah kalian. Sampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada orang tua kalian karena telah mempercayakan FK UM Palembang,” ujar Abid.

Peduli Krisis, APIK PTMA Rilis Buku Krisis Komunikasi dalam Pandemi Covid-19

“Buku ini ditulis oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari Medan sampai Maluku Utara, sehingga memberikan perspektif persoalan yang terjadi di berbagai daerah.” Berikut papar editor buku, Fajar Junaedi saat menjelaskan buku yang dirilis Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (APIK PTMA).

Berjudul “Krisis Komunikasi dalam Pandemi Covid-19”, buku ini diprakarsai oleh 44 penulis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Penulis memberikan pemaparan yang terjadi di daerah dengan pembahasan mengenai pandemi Covid-19 dalam perspektif Ilmu Komunikasi,” papar dosen Ilmu Komunikasi UMY ini.

Fajarjun juga menambahkan buku dengan tebal 288 halaman ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu pertama mengeksplorasi tentang perlunya aktualisasi komunikasi, baik secara teori, riset dan praktek, dalam menghadapi pandemi.

Bagian kedua mengangkat tentang persoalan komunikasi publik yang dilakukan pemerintah kala menghadapi Corona Covid-19. Kegagapan pemerintah pusat mengelola komunikasi publik justru menambah kepanikan masyarakat.

Bagian terakhir membahas tentang relasi media dan publik dalam informasi Corona Covid-19, baik media massa maupun media sosial yang ditulis berdasarkan riset dan konseptual.

Penerbitan buku ini mendapatkan dukungan dari program studi Ilmu Komunikasi di UM Sumatra Utara, UM Maluku Utara, UM Buton, UM Ponorogo, UM Cirebon, UM Surakarta, UM Malang, UM Bandung, UM Jakarta, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, dan UM Yogyakarta.

Ketua umum APIK PTMA, Muhammad Himawan menyatakan bahwa keseluruhan hasil penjualan buku akan disumbangkan kepada Lazismu sebagai donasi untuk membantu tenaga medis dan masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

“Bahkan editor dan para penulis pun tidak mendapatkan royalti dan harus membeli sebagai bentuk donasi,” jelasnya. Untuk Pemesanan buku dapat melalui WA 087734608747.