UMM Buka Layanan Konseling Online

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bimbingan Konseling Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuka layanan konseling gratis kepada masyarakat. Dijelaskan oleh Kepala UPT Bimbingan Konseling UMM Hudaniah S.Psi., M.Si, kehadiran layanan konseling ini bermula saat pihaknya meilhat keberagaman respon dari sivitas akademika UMM terhadap pandemi Covid-19.

Lebih lanjut ia menjelaskan layanan konseling ini merupakan salah satu upaya menekan kecemasan karena persebaran Covid-19 yang semakin meluas. Konseling Covid-19 diberikan secara online dengan memanfaatkan platform berbagai media sosial yang ada. “Layanan ini dibuka untuk seluruh masyarakat. Karena online sehingga bisa menjangkau lebih luas. Tentu saja dari luar UMM boleh mengunakan layanan tersebut. Ini juga sebagai bentuk kepedulian sosial kami untuk masyarakat dan negara ini,” tutur Hudaniah.

Dalam konsilng Covid-19, BK UMM menerjunkan empat tenaga ahli. Hudaniah memaparkan bahwa ada kemungkinan jumlah tersebut bertambah tergantung bagaimana respon masyarakat. “Sehingga layanan ini dapat memberikan manfaat yang maksimal,” pungkasnya.

IMM STIT Muh Bojonegoro Gelar Diskusi Panel Online Nasional

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIT Muhammadiyah Bojonegoro menggelar Diskusi Panel Online Nasional dalam rangka mengantisipasi virus COVID-19. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 April 2020 pukul 15.15 WIB melalui aplikasi Zoom.

Diskusi panel online mengusung tema “Jika Wabah COVID-19 Meledak, Apa Yang Akan Terjadi?” menghadirkan tokoh–tokoh ternama dari berbagai daerah, yaitu Dr. Arfan Mu’ammar, M.Pd.I (Wakil Direktur Pasca Sarjana UM Surabaya), dr. Nur Aini (Dokter RSB Sidoarjo), dan Muhammad Hasnan Nahar, S.Th.I., M.Ag. (Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta). “Diskusi panel online nasional ini bertujuan untuk mengantisipasi Wabah COVID-19 dan kegiatan ini bisa diikuti seluruh mahasiswa PTM di Indonesia,” ujar M Sulton Ulum Ketua IMM STIT Muhammadiyah Bojonegoro.

Pendaftaran diskusi panel online ini dapat dilakukan ke nomor WA 083176008474. Daftarkan diri Anda dan dapatkan ilmu sebanyak–banyaknya!

“UNISA Peduli” Salurkan APD ke RS dan Klinik Muhammadiyah ‘Aisyiyah

Merebaknya Covid-19 di Indonesia memberikan dampak yang cukup besar di dunia kesehatan. Banyak rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan beserta seluruh dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya berjuang untuk menangani pasien Covid-19.

Sampai saat ini, kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) masih menjadi problem yang dihadapi pejuang kesehatan. Menyadari hal tersebut, Warsiti selaku Rektor UNISA Yogyakarta melakukan berbagai upaya untuk membantu kebutuhan APD yang semakin mendesak. “Oleh karena itu, dengan dilandasi oleh spirit Al-Maun, Unisa telah melakukan berbagai program sebagai bentuk respon aktif dalam pencegahan penyebaran virus Korona ini,”kata Warsiti.

Salah satunya adalah dengan melakukan penggalangan dana melalui “Unisa Peduli”, zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) civitas akademika dan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk pengadaan APD.  Dikatakan Warsiti, APD kesehatan yang siap dikirim Unisa itu berupa baju hazmat (Gown) sejumlah 1.000, masker bedah 1.000 pcs, masker N95 dan masker kain (re-use) produksi UNISA.

APD ini rencana akan diberikan kepada beberapa rumah sakit dan klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah dan beberapa rumah sakit swasta mitra Unisa secara bertahap. Tahap pertama dikirim APD ke RS Sumbawa dan sudah diterima pada 11 April lalu. Tahap berikutnya tim Unisa Peduli mengantar langsung ke beberapa RS di wilayah DIY dan lainnya dikirimkan melalui jasa pengiriman paket, Senin (13/4).

UM Jember Donasikan Alat Cuci Tangan Portabel

Senin (30/3), UM Jember mendonasikan empat unit alat cuci tangan portabel ke empat kecamatan mitra, yakni Kecamatan Jelbuk, Kecamatan Sukowono, Kecamatan Kalisat, dan Kecamatan Ledombo. Alat cuci tangan portabel berukuran 1,2 meter x 0,8 meter x 2 meter ini merupakan inisiatif dari dosen Fakultas Teknik UM Jember. Setiap unitnya dilengkapi dengan tandon plastik 250 liter, wastafel dua buah, tempat tissue, dan sabun satu set.

Sri Agiyanti, S.P, M.M selaku Camat Kalisat mengucapkan terima kasih kepada UM Jember. Menurutnya alat cuci tangan portabel memang sangat diperlukan bagi masyarakat yang berkunjung ke kecamatan di tengah pandemi ini. Pasalnya Kecamatan Kalisat hanya memiliki satu tempat cuci tangan, sedangkan masyarakat yang berkunjung ke kecamatan sangat banyak.

Sementara itu, pada Selasa (7/4), UM Jember kembali mendonasikan satu unit alat cuci tangan portabel. Kali ini alat cuci tangan portabel diberikan kepada Koramil 0824/15 di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.  Triyo Anggono selaku Bati Tuud Koramil 0824/15 mengapresiasi pemberian ini. Beliau berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan agar dapat terhindar dari Covid–19. Diharapkan dengan adanya alat cuci tangan portabel ini dapat membantu masyarakat khususnya di Kabupaten Jember untuk bersama–sama menangani penyebaran Covid–19 serta membantu mempermudah masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan.

UMMAT Bagi 1000 Masker dan Sembako Gratis

MATARAM-Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar pembagian 1000 masker dan sembako gratis untuk masyarakat. Kegiatan tersebut, diselenggarakan oleh Kantor Layanan (KL) LAZISMU UMMAT bersama Satuan Tugas (SATGAS) Covid-19 UMMAT.

Pembagian 1000 masker berpusat di jalan Gadjah Mada Pagesangan Mataram tepatnya di depan kampus UMMAT dengan sasaran masyarakat sekitar dan pengendara. Dalam pembagian tersebut dihadiri Rektor yang didampingi oleh Wakil Rektor I, II, dan III beserta tim KL LAZISMU UMMAT dan SATGAS Covid-19 UMMAT. (Senin, 13/4)

Dimulai pukul 10:00 WITA kegiatan disambut antusias oleh masyarakat. Sambari dibagikan masker, tim juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengurangi aktifitas di luar rumah jika dianggap tidak penting, menjaga jarak, dan sesering mungkin untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“UMMAT siap bersama masyarakat untuk bersatu melawan Corona. Kita harus sadar bahwa virus ini dapat kita cegah bersama dan memutus penyebarannya jika semua pihak ikut berpartisipasi, paling tidak dengan memperhatikan tata cara penyegahan dan penyebarannya”, ajak Dr H Arsyad Abd Gani, MPd.

Lebih lanjut ia mengingatkan masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi situasi sekarang ini. “Kita perlu berhati-hati dalam menerima informasi terkait Covid-19. Jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang tidak benar atau hoax kecuali informasi tersebut merupakan hasil pernyataan resmi dari pihak yang berwenang”, imbunya.

Selain pembagian 1000 masker gratis, UMMAT bersama KL LAZISMU UMMAT dan SATGAS Covid-19 UMMAT juga akan melakukan pembagian sembako gratis. Pembagian tersebut diberikan ke masyarakat setelah dilakukan assessment oleh tim lapangan.

“Muhammadiyah hadir dengan mengemban misi dakwah sosial untuk kemanusiaan. Jadi sudah seharusnya UMMAT yang merupakan amal usaha Muhammadiyah membantu merealisasikan misi tersebut. Salah satunya dengan cara memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu kebutuhan pokoknya termasuk kesehatan dan kesejahteraan,” harap Rektor UMMAT. []Sumber Humas UMMAT

UMP Berdayakan Komunitas Duafa untuk Produksi Masker

Semakin merebaknya Covid-19 membuat pemerintah Indonesia mulai menerapkan keharusan untuk menggunakan masker setiap kali bepergian atau ketika dalam keadaan sakit. Namun, ketersediaan masker di tengah masyarakat masih belum mencukupi. Hal ini mendorong Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memberdayakan Komunitas Duafa Binaan Pusat Studi Dakwah Komunitas (PSDK) UMP di Kampung Rahayu untuk memproduksi masker kain.

Diungkapkan oleh Bayu Kurniawan selaku Penanggung Jawab dan Koordinator Komunitas Duafa binaan PSDK UMP, masker kain yang diproduksi oleh kelompok duafa memiliki keunggulan dapat diisi tisu dan menutup bagian mulut serta hidung dengan sempurna. Masker ini memiliki dua lapis kain dengan bahas osford produksi komunitas binaan. “Hanya Rp 4.500/pcs dan ada juga yang Rp 4.000/pcs,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho, menjelaskan UMP telah melakukan berbagai aksi cepat tanggap dalam menghadapi pandemi Covid-19. Beberapa di antaranya dengan membagikan sembako, hand sanitizer, serta mendirikan posko Covid-19. Dituturkan bahwa UMP berkomitmen terus mendukung pemerintah dalam mengendalikan penyebaran pandemi ini.

Mahasiswa KKN UMMI Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2020 Gelombang I Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19 ke warga setempat. Sosialisasi ini dilakukan di dua lokasi yaitu Kampung Cimanggu, Kecamatan Cikembar dan Kampung Nagrok, Kecamatan Sukabumi, Senin-Selasa (6-7/4).

“Mencuci tangan dengan benar selama 60 detik setelah melakukan aktivitas, lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, rajin berolahraga, menghindari kontak langsung dengan orang sakit, dan menutup mulut ketika bersin atau batuk,” ujar Siti Nurjanah, peserta KKN Prodi Teknik Informatika, ketika menerangkan materi. Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penggunaan masker sesuai rekomendasi WHO merupakan salah satu cara pencegahan yang efektif.  “Menggunakan masker kesehatan bagi yang sakit serta masker kain bagi yang sehat,” tambahnya.

Siti mengungkapkan bahwa mahasiswa KKN juga membagikan hand sanitizer dan masker gratis. Hand sanitizer ini merupakan buatan mahasiswa KKN dengan takaran pembuatan racikan sesuai rekomendasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMMI.

UM Metro Sampaikan Edukasi dengan Gerakan 1000 Masker

Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Drs. H. Jazim Ahmad bersama jajaran Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kota Metro bergerak membagikan masker kepada pekerja informal di seputaran Kota Metro. Pembagian masker ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahap, sementara pada tahap pertama ini mengambil lokasi di pasar Cendrawasih Kota Metro, Minggu (12/04/2020).

“Pembagian masker tahap satu ini dilaksanakan di Pasar Metro yang sasarannya adalah penarik becak, kuli pasar, dan pedagang kecil,” ujar Jazim Ahmad. Ia melanjutkan, dalam gerakan berbagi 1000 masker sekaligus menyampaikan edukasi ke tengah masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, memperhatikan himbauan pemerintah tentang physical distancing, dan memakai masker bila terpaksa harus keluar rumah.

Terakhir, ia juga menyampaikan bahwa lembaganya sudah membentuk Satgas Covid-19 UM Metro untuk menggalang donasi peduli Covid-19 dan hasilnya nanti akan disalurkan kepada masyarakat yang mengalami dampak kerugian akibat adanya Virus Corona ini. “Mari donasikan sebagian harta kita untuk membantu melengkapi kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, mereka yang rentan akan Covid-19 karena usianya dan mereka yang terdampak secara ekonomi dan sosial,” ajaknya.

Bantuan donasi, menurut Rektor UM Metro itu dapat disalurkan melalui BANK MANDIRI No: 114-00-9703617-5 A.n. Universitas Muhammadiyah Metro. [] Sumber Website Resmi UM METRO

UMSU dan Tiga Universitas Malaysia Gelar Forum Ilmiah Digital

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bersama tiga universitas di Malaysia yaitu Universitas Pendidikan Sultan Idris, Universitas Putra Malaysia dan Universitas Pendidikan Guru Ipoh sepakat gelar Forum Ilmiah Digital, Jumat (10/4).

Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP mengatakan, gembira bisa mengikuti diskusi berbasis digital bersama UPSI, IPGK, dan UPM dalam rangka melanjutkan program kerjasama yang belum terealisasi akibat pandemi Covid -19. Ia melanjutkan pandemi Covid-19 tidak menjadikan kerja sama ilmiah berhenti karena dapat dilaksanakan melalui forum online “Hubungan kerjasama harus terus berlanjut, meski dalam situasi pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara, Dr Yahya bin Osman, Pengarah IPGK Ipoh mengusulkan, adanya forum ilmiah yang dilaksanakan dalam waktu dekat guna mengisi kevakuman dan menggairahkan kembali hubungan kerjasama. Forum ilmiah bisa dalam bentuk kolokium atau seminar online yang mengambil tema bahasa dan budaya Melayu.

Untuk kegiatan berupa forum ilmiah online pihak UPSI yang diwakili Prof Abdul Rasid dan Dr Shamsuddin bin Othman (UPM) sepakat dengan UMSU dan IPGK IPoh. Jadwal forum ilmiah online nantinya disusun kemudian berdasarkan kesepakatan. “Forum ilmiah online ini nantinya juga bisa melibatkan mahasiawa masing-masing universitas sehingga memiliki pengalaman internasional,” kata Prof Rasid.

Selain forum ilmiah online, diskusi yang memanfaatkan aplikasi google meet juga menyepakatai pembuatan jurnal ilmiah bersama yang mengangkat artikel ilmiah tentang Bahasa dan Budaya Melayu. Untuk ini Pusat Studi Budaya Melayu UMSU diharapkan menjadi penggeraknya.

Ketua Pusat Kajian Budaya Melayu UMSU, Prof, Dr Khairil Ansari yang bersedia menerbitkan jurnal ilmiah yang memuat kajian tentang Bahasa dan Budaya Melayu. “Jurnal ilmiah tersebut sudah menjadi program Pusat Kajian Budaya Melayu UMSU, ” katanya.

STIMUGO BERIKAN APD UNTUK PUSKESMAS

STIKes Muhammadiyah Gombong kembali menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis di puskesmas-puskesmas wilayah Kabupaten Kebumen. Tercatat bantuan sudah terdistribusi di 6 puskesmas yaitu Puskesmas Adimulyo, Puskesmas Sruweng, Puskesmas Sempor 1, Puskesmas Karangsambung, Puskesmas Buluspesantren, dan Puskesmas Alian.

Bantuan kepada Puskesmas Sempor 1 diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan AIK STIKes Muhammadiyah Gombong, H. Sarwono, dan diterima oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Sempor 1, Eni Retno, Sabtu (04/04). Adapun bantuan yang diberikan berupa 1 box masker sensi, 5 stel baju Hazmat dan 5 Face Shield.

Sedangkan untuk distribusi ke 5 puskesmas lainnya dilaksanakan pada Kamis (09/04) oleh beberapa perwakilan dosen dan diterima oleh tenaga medis di puskesmas masing-masing. Bantuan masker, baju hazmat dan face shield merupakan program khusus STIKes Muhammadiyah Gombong dalam menghadapi pandemi Covid-19 khususnya mendukung garda terdepan tim medis dalam melaksanakan tugasnya.

“Kami melihat kondisi tenaga medis di puskesmas hanya menggunakan APD seadanya dalam menghadapi pandemi covid-19 ini, harapan kami bantuan ini bisa digunakan semaksimal mungkin dan pandemi ini segera berakhir”, ujar Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan AIK STIKes Muhammadiyah Gombong, H. Sarwono, dalam sambutannya.