Pameran Pendidikan di UMM, Hadirkan 17 Kampus Amerika

BANYAKNYA kerjasama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan berbagai institusi di Amerika menjadi alasan utama Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) menjadikan UMM sebagai tuan rumah event besar, yaitu United States (US) Graduate School Fair 2016. Pameran yang berlangsung pada Rabu (14/9) ini dihadiri 17 universitas ternama dari AS.

“Saat ini kurang lebih ada 9000-an mahasiswa Indonesia yang belajar di AS, kami mengharapkan angka itu semakin naik dan menjadikan AS sebagai negara buat tempat sekolah,” kata Konsul Jendral AS Surabaya, Heather Variava saat membuka pameran.

Sementara itu, staf Education USA Advising Center UMM Zaki Zulkarnain mengatakan, kegiatan resmi tahunan Kedubes AS ini hanya diadakan di dua kota, yaitu Jakarta dan Malang. Di Jakarta, event dilangsungkan di Hotel JW Marriot pada tanggal 15 September.

Zaki mengakui, luasnya kerjasama UMM menjadi keuntungan sendiri bagi kampus ini. Saat ini misalnya, UMM telah memiliki kantor Education USA Advising Center dan American Corner sebagai pusat informasi dan jejaring kemitraan yang menghubungkan akademisi Indonesia dengan institusi-institusi dan kampus-kampus di Amerika. UMM juga selalu dipercaya AS sebagai pengelola Pre-Service Training bagi relawan Peace Corps, Amerika. Bahkan bulan lalu UMM kembali dipercaya mendampingi badan kemiliteran AS, US Army, dalam latihan tempur.

Karena itu, Zaki berharap para pelajar dan akademisi Indonesia, khususnya di Jawa Timur, dapat memanfaatkan momen ini dengan berinteraksi langsung dengan perwakilan universitas dari AS. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan hal-hal penunjang lainnya, seperti pemberi beasiswa dari Fullbright dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), konsultan visa pelajar dari perwakilan konsulat, serta penyedia program internship atau magang.

Peserta pameran juga mendapatkan tambahan materi yang berguna bagi para pelamar beasiswa AS, di antaranya yaitu tentang materi penulisan resume dan gambaran umum kehidupan perkuliahan di Amerika. “Saat ini, Education USA tengah berupaya melipatgandakan jumlah warga Indonesia yang belajar di AS. Karena itu, pameran ini kehadirannya sangat strategis,” jelas Zaki.

Rektor UMM Fauzan berharap, dengan adanya pameran pendidikan ini mahasiswa UMM dapat terfasilitasi dengan baik untuk menempuh pendidikan ke luar negeri. (jal/han/acs)

 

Sumber : www.umm.ac.id

Universitas Islam Riau Pelajari Tata Kelola Perguruan Tinggi di UMM

SEBANYAK 21 orang rombongan dari Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru, bersilaturahim ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (13/9). Kunjungan tersebut dimaksudkan mempelajari tata kelola perguruan tinggi, khususnya seputar pengelolaan kepegawaian dan hukum, pemeliharaan dan pengelolaan aset, administrasi umum, keuangan, serta kehumasan.

Ketua rombongan UIR, yang juga Kepala Biro kepegawaian dan Hukum UIRDr ArdiansyahMH mengatakan, status UMM yang telah meraih akreditasi A merupakan pertimbangan utama dijadikannya UMM untuk belajar tata kelola perguruan tinggi.

“Beberapa kali rektor kami sudah melakukan kunjungan kesini (UMM), dan kami direkomendasikan untuk studi banding. Apalagi kami lihat UMM memiliki unit bisnis yang luar biasa. Sehingga kami berharap dapat belajar pengelolaan unit bisnis untuk mendukung pembelajaran, kemahasiswaan dan lain-lainnya,” kata Ardiansyah yang juga merupakan Pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Riau.

Menurut Kepala Biro Administrasi Umum, Dr Muslimin Machmud MSi, dalam pengelolaan perguruan tinggi UMM, unit bisnis merupakan salah satu bagian penting dalam menunjang proses akademik. “Faktor pendanaan memang sangat penting. Tapi tentunya, selain itu banyak hal lain yang harus ditata, diperbaiki, sehingga akan memberi nilai khusus bagi akreditasi,” terang Muslimin.

Terdapat 15 unit bisnis yang dimiliki UMM. Kesemuanya itu, lanjut Muslimin, dalam rangka menopang aktivitas akademik di UMM. “Jadi ibaratnya, ketika Doktor Ardiansyah menulis desertasi, maka tulisan utamanya adalah akademik. Yang bisnis ini adalah catatan kaki yang memberikan penjelasan juga penegasan terhadap tulisan utamanya itu,” kata dosen Ilmu Komunikasi UMM ini.

Muslimin selanjutnya menjelaskan tentang tugas, fungsi, serta alur kerja berdasarkan standar yang telah ditentukan dari masing-masing unit dan badan tersebut.

Sementara itu sekretaris Humas UMM Rina Wahyu Setyaningrum memberikan pemaparan tentang peran dan fungsi Humas UMM. “Ada empat bagian yang menjadi tugas utama Humas di UMM yaitu media relations, cipta visual, protokoler dan kerjasama,”ujar dosen Prodi Bahasa Inggris ini.(acs/han)

Sumber : www.umm.ac.id

Tawaran Hibah untuk Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi Tahun 2016

Yth. Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS

Di seluruh Indonesia

Dengan penuh rasa hormat disampaikan kepada para Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS yang mengelola Prodi Pendidikan Tinggi Vokasi dengan akreditasi minimal baik untuk mengajukan proposal hibah untuk bantuan implementasi kurikulum pendidikan tinggi vokasi Kemenristekdikti.

Direktorat Pembelajaran Ditjen Belmawa akan menyelenggarakan seleksi untuk memilih perguruan tinggi yang layak memperoleh bantuan implementasi kurikulum pendidikan tinggi vokasi dengan nilai nominal sampai sebesar Rp 20.000.000 (Dua puluh juta rupiah).

Persyaratan seleksi adalah sebagai berikut:

  1. Surat permohonan kepada Dirjen Belmawa
  1. Proposal implementasi kurikulum pendidikan tinggi vokasi berbasis capaian pembelajaran dan berorientasi KKNI.
  1.  Akreditasi Prodi minimal baik.
  1. Surat pernyataan untuk melaksanakan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan berorientasi KKNI.
  1. Surat pernyataan untuk menerapkan SN Dikti Nomor 44 Tahun 2015.
  1. Diutamakan bagi perguruan tinggi yang sudah mendapatkan pelatihan pengembangan kurikulum dari Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Semua dokumen persyaratan di atas diharapkan telah diterima Panitia Seleksi Penyelenggara Hibah untuk Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi pada tanggal 23  September 2016 sampai dengan pukul 17.00.

Setiap perguruan tinggi hanya boleh mengajukan 1 (satu) proposal hibah. Proposal mohon dikirim ke Panitia Seleksi Penyelenggara Hibah untuk Bantuan Implementasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Pembelajaran, Ditjen Belmawa, Kemenristekdikti, Jl. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Gedung D Lantai 7, Jakarta 10270.

Panitia Seleksi dan pemangku kepentingan akan memilih minimal 13 (tiga belas) proposal hibah untuk bantuan implementasi kurikulum pendidikan tinggi vokasi yang layak diberi bantuan.

Penilaian oleh Panitia Seleksi akan mencakup Profil lulusan, Capaian Pembelajaran, Rencana Pembelajaran Semester, Proses Belajar Mengajar, Rencana Evaluasi dan Penilaian serta Uji Kompetensi.

Demikian disampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Salam Hormat,

Ketua Panitia/ Direktrur Pembelajaran,

TTD

Paristiyanti Nurwardani

Tembusan:
1. Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti
2. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (sebagai laporan)
3. Sesditjen Belmawa

Sumber : www.kopertis12.or.id

ums, universitas muhammadiyah surakarta, surakarta

Bekatul, Makanan Anti Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang dapat menyebabkan kematian pada manusia. Diabetes menjadi penyakit penyebab kematian nomer enam di dunia dan nomer tiga di Indonesia. Diabetes atau kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance). Hal ini menyebabkan tubuh tidak dapat memanfaatkan glukosa, dan dalam kondisi kronis dapat menyebabkan berbagai macam penyakit komplikasi di antaranya stroke dan jantung.

Dahulu penyakit ini hanya diderita oleh orang berumur 40 – 50 tahun ke atas namun fenomena saat ini, orang dengan usia 20 tahun pun sudah ada yang mulai terkena penyakit ini. Hal ini terjadi karena pola hidup manusia yang berubah terutama pola makannya. Di era modern ini orang lebih memilih makanan yang cepat saji yang tidak sehat seperti burger, pizza, dan minuman bersoda adalah faktor terbesar penyebab penyakit ini.

Arifah Sri Wahyuni, S.Si., Apt., M.Si. merupakan salah satu akademisi dari Fakultas Farmasi yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Beliau memimpin sebuah penelitian hibah bersaing yang didanai oleh pemerintah bersama rekan se-timnya, yaitu Rima Munawaroh, S.Si, M.Sc, Apt dan Dr. Muhammad Da’I, S.Si, M.Sc, Apt. Penelitian yang telah dilakukan selama tiga tahun ini (masih dalam proses penelitian), berfokus pada obat untuk menyembuhkan diabetes. Pembuktian produk, yaitu bekatul, dilakukan di tahun pertama penelitian, di tahun kedua penelitian dilakukan untuk menemukan mekanisme produk dan di tahun ketiga penelitian dilakukan untuk menguji keamanan produk (masih dalam proses penelitian). Alasan mengapa beliau memilih penelitian ini karena beliau melihat potensi dari kekayaan sumberdaya alam yang dimiliki oleh Indonesia dan kurangnya sumber daya manusia yang mengolah kekayaan alam itu.

“Bekatul beras hitam dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Mereka menggunakan bekatul beras hitam hanya untuk pakan ternak dan sisanya langsung dibuang. Padahal di dalam bekatul beras hitam mengandung zat kimia bernama sianidin, yaitu senyawa golongan  antosianin dan yang mempunyai kemampuan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini sangat baik bagi penderita diabetes,” papar Ibu Arifah.

Di tahun pertama dan ke dua Ibu Arifah melakukan penelitian untuk membuktikan dan menemukan mekanisme kerja sebagai antidibetes yang dimiliki bekatul beras hitam. Penelitian preklinis diujicobakan pada hewan uji yang dibuat model diabetes. Penelitiannya menunjukkan penurunan gula darah yang signifikan, artinya gula darah menjadi mendekati normal.

Di tahun ketiga (masih dalam proses penelitian), beliau mengkombinasikan tanaman meniran yang mempunyai anti– oksidan tinggi pada penelitiannya. Beliau menemukan bahwa bekatul beras hitam  mempunyai keamanan yang cukup tinggi. Untuk peneletian selanjutnya beliau mempunyai sebuah gagasan untuk mengkomersilkan penelitiannya tersebut menjadi sebuah obat atau suplemen diet bukan hanya untuk orang yang mempunyai diabetes tapi juga untuk orang normal juga. “Saya bercita-cita bekatul beras hitam bisa dikemas dengan apik sehingga orang pun tertarik untuk menjadikannya makanan alternatif pengganti makanan pokok, seperti oatmeal tetapi memiliki cita rasa lokal,” (web.ums.ac.id/)

Sadarkan Kekuatan ASIA – AFRIKA, IORA Rangkul Mahasiswa UMY

 

Keberadaan dan eksistensi organisasi IORA belum disadari betul oleh kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa di Jurusan Hubungan Internasional. Kunjungan Sekretaris Jenderal Indian Ocean Rim Association (IORA), H.E. Ambassador K.V. Bhagirath ke Univertas Muhammadiyah Yogyakarta pada Kamis (15/9) tentu menjadi pencerahan bagi mahasiswa akan kekuatan IORA. Bahkan tokoh asal India tersebut juga menjadi pembicara dalam Kuliah Umum “Learning from the Past, Chanting the Future.”
Dalam kuliah umum yang diadakan di Ruang Sidang gedung Pascasarjana UMY, Bhagirath memperkenalkan organisasi IORA kepada mahasiswa. Organisasi ini diikuti oleh negara-negara yang ada di kawasan laut Hindia seperti india, Iran, Kenya, Madagaskar, Indonesia, dan 17 negara lainnya. Bhagirath menyebutkan bahwa IORA memiliki tujuan untuk mempromosikan keberlangsungan pertumbuhan dan keseimbangan perkembangan kawasan dan negara-negara anggotanya.
“IORA memiliki enam area prioritas utama, antara lain maritime safety & security, trade & investment facilitation, fisheries management, disaster risk management, academic science & technology, dan tourism & cultural exchange. IORA juga memiliki fokus untuk berkolaborasi dengan blok dan negara lainnya. Karena sebuah negara harus berkolaborasi dan berkooperasi dengan negara lainnya demi pertumbuhan dan kemajuan ekonomi negaranya,” jelas Bhagirath.
IORA sendiri disebut Bhagirath memiliki fokus ke negara-negara anggota yang sedang berkembang. Terutama pada kebanyakan negara yang berada di pesisir Afrika dan beberapa dari Asia. Karena beberapa tersebut dinilai masih mengalami ketertinggalan ekonomi dibandingkan dengan negara-negara lainnya.
Sementara itu, Dr. Siswo Pramono, L.L.M., selaku Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan tentang masa depan organsiasi IORA. Ia memandang optimis bahwa IORA merupakan organisasi yang dapat menambah kesadaran negara-negara anggotanya untuk lebih meningkatkan potensi ekonomi. “Letak IORA juga berdekatan dengan negara-negara yang tersandung konflik. Seperti negara-negara di Timur Tengah dan beberapa negara di Asia. IORA kedepannya diharapkan mampu membantu negara konflik untuk segera menyelesaikan masalah dengan cara negosiasi dan diplomasi,” ujar Siswo.
Dosen HI UMY, Masyithoh Annisa ramadhani, S.IP., M.A., menyebutkan bahwa ada persinggungan antara visi IORA dengan poros maritim dunia yang merupakan fokus Presiden Joko Widodo saat ini. Indonesia dinilai memiliki potensi besar sebagai poros maritim dunia, karena secara geografis letak Indonesia berada pada titik persilangan yang strategis. Dampak baik dari posisi strategis Indonesia disebut Masyithoh dengan adanya Sumber Daya Alam dan Potensi tinggi yang dimiliki Indonesia.
“Sedangkan visi poros maritim dunia saat ini tengah finalisasi. Ini visi yang bagus, tapi saat kita masuk ke ranah implementasi dari visi ini, masih banyak terjadi hal-hal yang overlapping antar stakeholders, pembuat kebijakan, mereka masih belum ada satu komando, mau kemana sebenarnya poros ini,” jelas Masyithoh.
Dosen HI ini menilai bahwa visi poros maritim dunia ini harus memiliki konektivitas maritim (maritime connectivity). Dan hal tersebut mencakup antara lain di bidang ekonomi atau blue economy, dan juga di bidang keamanan (security), di bidang kebudayaan maritim (maritime culture) dimana tidak hanya pemerintah atau pejabat yang mengetahui visi itu tetapi juga sampai pada level masyarakat. “Dan juga kerjasama di bidang pendidikan atau academic exchange di bidang maritim ini. Dan ini merupakan salah satu pondasi untuk membangun kultur atau budaya maritim,” tambah Masyithoh.
Masyithoh melihat bahwa visi poros maritim dunia sangat bagus, namun menurutnya pemerintah harus menentukan langkah yang lebih jelas. Bukan hanya visi saja tanpa adanya implementasi, namun pemerintah harus memperhatikan kepada praktik di lapangan yang ada. “Harapannya dengan visi poros maritim dunia, masalah seeprti IUU (Illegal, Unreglated, Unreported) Fishing, penjarahan dan pencurian di lautan, menjadi lebih terselesaikan. Dan ini yang menjadi salah satu tantangan bagaimana menjadi poros maritim dunia,” tegas Masyithoh. (sumber : www.umy.ac.id)

MAHASISWA THAILAND RAMAIKAN PAMERAN MEDIA INOVATIF

Mahasiswa yang dididik sebagai calon guru mestinya dapat membuat suasana pembelajaran di ruangan kelas menjadi lebih menarik dan mengesankan kepada peserta didik sehingga selain suasana kelas menjadi nyaman, peserta didik pun akan mudah menangkap penjelasan dari seorang guru.
Pada hal ini, UM Palangkaraya pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar menggelar kegiatan berjudul “Pameran Media Inovatif Pembelajaran Mahasiswa PGSD di UM Palangkaraya”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (26/05) di Aula Utama UM Palangkaraya. Acara tersebut dihadiri oleh 150 orang yang berasal dari mahasiswa PGSD Semester 2 dan 6.
Kurnia Sari, selaku ketua panitia kegiatan yang juga mahasiswa UM Palangkaraya PGSD semester 6 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah dalam rangka meramaikan kegiataan kemahasiswaan khususnya mahasiswa PGSD
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang prodi kita (PGSD) gelar setiap tahunnya dalam rangka menyemarakan kegiatan kemahasiswaan di UM Palangkaraya. Dan sebagai langkah kami juga untuk mempromosikan hasil kreativitas mahasiswa PGSD,” kata Sari.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yakni Diplan, M.Pd. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena sebagai mahasiswa yang kedepannya akan menjadi seorang guru yang memiliki kualitas dan kemampuan dalam mengajar.
“Kita berikan apresiasi setinggi-tinggiya untuk para mahasiswa dan Ka.Prodi PGSD yang menggagas kegiatan tersebut. Karena sebagai seorang guru dituntut untuk dapat kreatif dan memiliki kemampuan dalam mengajar. Selain itu guru juga musti dapat mengeksplor kemampuannya dalam media pembelajaran, metode, dan lain-lain,” kata Diplan.
Namun selain pameran media, ada hal menarik saat kegiatan tersebut. Yakni ada mahasiswa Thailand yang ikut berpartisipasi meramaikan kegiatan tersebut dalam sesi hiburan yakni tari.
Imron Aseng, itulah nama mahasiswa yang ikut meramaikan kegiatan tersebut. Imron Aseng merupakan mahasiswa PGSD UM Palangkaraya yang berasal dari Thailand Selatan yang sangat antusias sekali memberikan penampilan terbaiknya dalam event tahunan tersebut.
“Sekali-sekali tampil asik juga ya, rami banar !,” ujar Imron yang sudah fasih berbahasa daerah Kalimantan Tengah dan Banjar tersebut sambil tertawa-tawa.
(IlhamBAKA)

PELANTIKAN DEKAN DAN PEJABAT STRUKTURAL DI UM Palangkaraya

Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya pada hari Rabu (18/05) yang lalu, telah melantik beberapa Dekan dan Pejabat Struktural di lingkungan kampus UM Palangkaraya. Adapun beberapa dekan yang dilantik yakni Dekan FISIP, FKIP dan FAI, serta jajaran pejabat struktural di lingkungan kampus UM Palangkaraya.
Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh seluruh dosen dan pegawai UM Palangkaraya, yang mana para dosen dan pegawai yang datang ke acara sangat antusias sekali menyaksikan beberapa tokoh yang akan dilantik dan meneguhkan janji untuk memajukan kampus UM Palangkaraya tersebut.
Tidak hanya pelantikan Dekan dan pejabat struktural saja, ada hal menarik dalam acara ini yaitu mutasi pegawai struktural yang mana bertujuan untuk meningkatkan dan mengasah pengetahuan serta kemampuan dalam bidang organisasi.
Menurut Drs. H. Bulkani, M.Pd selaku Rektor UM palangkaraya mutasi atau pergantian pegawai merupakan hal yang biasa terjadi di lingkungan kerja atau organisasi, demi melakukan penyegaran dan meningkatkan kualitas kerja.
“Mutasi itu merupakan sebuah kelaziman dalam sebuah organisasi struktural. Mutasi merupakan bukti bahwa organisasi kita bergerak maju kedepan,” ujar Rektor.
Rektor juga menambahkan bahwa sebagai kader Muhammadiyah tidak ada kata menolak.
“Mutasi merupakan bagian dari proses kemajuan” tambahnya.
Rektor juga berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar menjaga amanah dan tugas yang diberikan. Karena jika kita melaksanakan amanah dan tugas dengan baik, karena bekerja itu merupakan bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT.
Adapun beberapa nama yang dilantik antara lain, Diplan, M.Pd sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Riban Satia sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang mana beliau juga sebagai Walikota Palangka Raya, dan yang terakhir yaitu Sanawiyah, S.Ag., MH selaku Dekan Fakultas Agama Islam.
Setelah kegiatan pelantikan, seluruh dosen dan pegawai baik perempuan maupun laki-laki mengikuti kegiatan tes urin yang dilakukan langsung oleh tim teknis dari Badan Narkotika Nasional Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa lingkungan kampus yang dijuluki ‘The Green Islamic Campus” itu memang benar-benar bebas dari narkoba, tidak hanya mahasiswa Universitas Muhammadiyah palangkaraya yang negatif menggunakan narkoba tetapi juga seluruh dosen dan pegawai UM Palangkaraya.
Kampus UM Palangkaraya memang sangat peduli dengan masalah narkoba yang sekarang ini marak di lingkungan masyarakat, terjalinnya kerjasama antara kampus dengan pihak BNN kalteng sejak lama merupakan suatu tindakan untuk melawan narkoba masuk ke dalam lingkungan kampus UM Palangkaraya. Setiap calon mahasiswa baru yang ingin kuliah di kampus ini, maka mereka harus melewati serangkaian tes yang di dalamnya termasuk tes urin untuk mengetahui bahwa mahasiswa baru yang nantinya kuliah di kampus UM Palangkaraya benar-benar negatif menggunakan zat adiktif yang merusak moral bangsa tersebut.
Menurut Wakil Rektor IV, H.M Yusuf, M.A.P kegiatan tes urin ini sendiri mencoba membuktikan bahwa tidak hanya mahasiswa yang bebas narkoba namun juga seluruh dosen dan pegawai civitas akademika UM Palangkaraya juga terbebas dari penggunaan zat-zat adiktif tersebut.
“Kita rangkaikan kegiatan pelantikan dengan tes urin kepada seluruh pejabat di civitas akademika UM Palangkaraya, agar kita pastikan kita sesuai dengan slogan kita Green Islamic Kampus,´kata Yusuf. (Yanto/edt: ilhamBAKA)

PERSAMI HIZBUL WATHAN MAHASISWA PGSD UM Palangkaraya

Persami HW mahasiswa UMP yang digelar di Bumi Perkemahan Nyaru Menteng pada tanggal 14-15 Mei 2016, berhasil menyedot massa hingga 824 orang peserta yang berasal dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Bimbingan Konseling (BK) yang datang dari Pulang Pisau, Kasongan, dan Palangkaraya untuk semester 2 dan 4.
“Hingga hari terakhir banyak sekali mahasiswa yang ingin mendaftar,” ujar Dedy, salah seorang panitia sekretariat yang juga Dosen di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Hal itu tidaklah mengherankan dikarenakan bahwa banyak mahasiswa yang tertarik sekali ingin mengikuti perkemahan yang merupakan Pramuka Muhammadiyah itu sendiri.
Acara ini sangat didukung oleh Kwarwil HW Kalteng, pihak Universitas, Fakultas, dan seluruh mahasiswa PGSD di kampus berjuluk “Green Islamic Campus” Tersebut.
Hizbul Wathan sendiri merupakan gerakan kepanduan yang mana bertujuan untuk memperkokoh takwa, membentuk akhlak dan watak kita berdasarkan iman kepada Allah SWT. Sehingga anggota HW sendiri memilik rasa tanggung jawab terhadap keluarga, bangsa , cinta lingkungan dan tanah air.
Menurut ketua panitia kegiatan, John Kennedi, manfaat yang didapat dari kegiatan ini adalah mengajarkan mahasiswa dapat mandiri, yang mana kebanyakan mahasiswa di UM Palangkaraya jauh dari orang tua.
“Kegiatan ini dapat melatih siswa memiliki mental mandiri dan bekal untuk mahasiswa ini nantinya pada saat PPL. Siapa tahu nanti pada saat PPL didaulat oleh pihak sekolah untuk menjadi pelatih kepanduan bagi peserta didik di sekolah, sehingga mereka dapat memanfaatkan ilmu yang telah diberikan,” kata John.
Hal itu ditambahkan oleh Diplan, M.Pd selaku Ka.Prodi PGSD UM Palangkaraya, dia mengatakan bahwa selain untuk mengajarkan mahasiswa untuk membentuk mental, iman dan taqwa, hal yang tidak kalah penting adalah kegiatan sebagai kesempatan untuk bersilaturahim antar mahasiswa PGSD dan Dosen di PGSD.
“Selain ajang untuk memberikan ilmu, kegiatan ini sebagai kesempatan untuk saling bersilaturahmi antar dosen dan mahasiswa PGSD,” kata Diplan selaku ka.prodi yang telah berhasil membawa Program Studi PGSD mendapatkan akreditasi B, serta baru-baru ini mendapat hibah seperti MBS, Penyelenggara MBS dan bermitra terbaik dengan SD Binaan oleh Badan Penilai MBS.
Itulah kenapa tema kegiatan yang diangkat pada tahun ini adalah “Membangun Persatuan dan Kesatuan dengan Jiwa Fastabiqul Khairat” berhasil dengan sukses dilaksanakan.
Menurut info yang didapat oleh redaksi, kegiatan ini akan kembali dilaksanakan tepatnya tahun depan, pada tahun 2017 mendatang. (IlhamBAKA)

UM Palangkaraya JUARA I MAHASISWA BERPRESTASI TINGKAT KOPERTIS XI

Prestasi yang tidak henti-hentinya ditorehkan oleh mahasiswa UM Palangkaraya dalam kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Wilayah Kalimantan, yang mana pada lomba tersebut, Annisa Wulan Dari mahasiswa UM Palangkaraya dari Fakultas Agama Islam Program Studi Ahwal Al-Syakhsiyah meraih juara I lomba mahasiswa berprestasi dengan nilai 82,76.
Lomba tersebut diselenggarakan di Kopertis XI Wilayah Kalimantan, Banjarmasin Kalimantan Selatan pada tanggal 10 – 11 Mei 2016. Adapun yang menjadi juara II pada kegiatan tersebut adalah dari Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dan juara III diraih oleh STKIP PGRI Banjarmasin.
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2016, siang hari. Setelah sebelumnya para peserta menghadapi berbagai tes yakni seleksi dalam presentasi, wawancara, dan psikotes.
Menurut Annisa sendiri saat ditemui oleh redaksi mengatakan bahwa ini merupakan yang perdana dalam keikutsertaan dia dalam Lomba Mahasiswa Berprestasi. “Saya ragu awalnya mau ikut, karena saya belum pernah ada pengalaman sebelumnya, namun Alhamdulillah bisa menjadi juara terbaik I dalam kegiatan ini dan bisa membawa harum nama UM Palangkaraya,” kata Annisa.
Annisa juga menambahkan bahwa memang sudah mempersiapkan hal-hal terkait lomba dengan Dosen pembimbing dalam penulisan karya ilmiah dan latihan presentasi yang dibina oleh tim di Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni, “Dalam lomba ini Annisa membuat sebuah proposal karya ilmiah yang bimbing oleh Dosen Annisa selaku Ka.Prodi Ahwal Al-Syakhsiyah yakni Bapak Nor Cahyo, kemudian tim di BAKA yang membantu Annisa dalam pembimbingan pembuatan video yang di unggah di Youtube dan latihan presentasi dalam Public Speaking,” tambahnya.
Kedepannya menurut informasi yang diperoleh oleh redaksi Annisa akan melanjutkan kegiatan tersebut untuk tingkat kancah Nasional.
Mudah-mudahan UMP selalu Unggul Membangun Prestasi. (IlhamBAKA)

Lima Mahasiswa UM Palangkaraya Siap Pergi ke Thailand

“Akhirnya tinggal selangkah lagi, saya bisa ke Thailand,” ujar Liling salah satu perserta KKN-PPL Luar Negeri di Thailand Selatan saat mengikuti kegiatan Pembekalan KKN-PPL LN pada hari Rabu, (04/05) di Ruang Rapat Rektorat lt.2 UM Palangkaraya.
Liling merupakan salah satu dari lima orang yang pada tanggal 28 Mei ini akan diberangkatkan ke Thailand Selatan bersama empat orang lainnya, yakni: Helda Purnama Sari, Yulian Rizali, Khairunnisa, dan Rizky Amalia.
5 orang mahasiswa tersebut merupakan duta terbaik yang lolos pada tahap seleksi peserta KKN-PPL Luar Negeri oleh tim seleksi UM Palangkaraya melalui Biro Kerjasama Kantor Urusan Internasional yang telah berdiri untuk memajukan UM Palangkaraya melalui kerjasama internasional.
Menurut Sonedi, selaku Wakil Rektor I UM Palangkaraya yang telah lama berkecimpung di dalam bidang kerjasama antar PTM dan menyelenggarakan program KKN-PPL di Thailand Selatan sejak angkatan ke 1 ini mengungkapkan bahwa tidak mudah untuk memilih mahasiswa dan mahasiswi yang akan diberangkatkan karena semuanya bagus dalam segi kemampuan dan kualitas.
“KKN-PPL Luar Negeri yang sekarang ini merupakan angkatan ke 3 yang InsyaAllah berangkat pada akhir Mei ini. Dan untuk mengikuti program ini mahasiswa tersebut harus melalui proses seleksi untuk menentukan yang terbaik dintara yang terbaik,” ungkap Dia.
Beberapa materi yang diberikan antara lain mengenai sistematika pelaporan KKN PPL Luar Negeri yang diberikan oleh UP3L dan LP2M UM Palangkaraya, Konektivitas pelaporan KRS melalui website oleh BAA, serta mengenai Kemuhammadiyahan oleh LP2KK dan yang terakhir tidak kalah serunya adalah materi yang disampaikan oleh para Alumni peserta KKN-PPL Luar Negeri Angkatan ke II UM Palangkaraya yang diwakili oleh Nor Rohmat dan Sudadi Purwanto.
Dalam pembekalan tersebut Rektor UM Palangkaraya berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik institusi, karena selama 5 bulan ditempa dan belajar mandiri di negara orang yang sudah barang tentu berbeda dengan negara Indonesia.
“Sudah barang tentu mahasiswa yang berangkat harus menjaga nama baik almamater sehingga dapat menjaga nama baik dan ini merupakan amanah yang saya (red:Rektor) percayakan kepada teman-teman mahasiswa dan mahasiswi yang akan berangkat,” pesannya. (ilhamBAKA)