Siaran Pers Diktilitbang PP Muhammadiyah Terkait Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021

Siaran Pers Diktilitbang PP Muhammadiyah Terkait Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021

Berdasarkan catatan terhadap masalah Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 Persyarikatan Muhammadiyah melalui press release ini mengajukan 3 (tiga) rekomendasi:

1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam menyusun kebijakan dan regulasi sebaiknya lebih akomodatif terhadap publik terutama berbagai unsur penyelenggara Pendidikan Tinggi, serta memperhatikan tertib asas, dan materi muatan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Hal ini dimaksudkan agar pembentukan Peraturan Menteri memenuhi asas keterbukaan dan materi muatan sebagaimana ketentuan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan. Dengan lebih akomodatif terhadap pemenuhan publik (terutama para pemangku kepentingan), maka substansi Peraturan Menteri mendapatkan perspektif dari berbagai masyarakat (publik); bersifat aspiratif, responsif, representatif; tidak resisten, serta tidak menemui kendala/hambatan apabila diimplementasikan. Standar pembentukan Peraturan Menteri sebaiknya ada tahapan public hearing, focus group discussion, dialog, dengar pendapat, jajak pendapat/survei, atau mekanisme lain yang pada prinsipnya bisa melibatkan dan mengakomodasi publik (para pemangku kepentingan terkait).
2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebaiknya merumuskan kebijakan dan peraturan berdasarkan pada nilai-nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
3. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebaiknya mencabut atau melakukan perubahan terhadap Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021, agar perumusan peraturan sesuai dengan ketentuan formil pembentukan peraturan perundang-undangan dan secara materil tidak terdapat norma yang bertentangan dengan agama, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. [] Diktilitbang

Siaran pers resmi dapat diunduh di sini

UMPRI Gelar Wisuda Kedua

UMPRI Gelar Wisuda Kedua

Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) menggelar wisuda kedua Tahun Akademik 2020/2021 selama dua hari sejak Rabu (27/10) lalu. Penyelenggaraan kegiatan ini secara offline/luring dengan protokol kesehatan ketat. UMPRI mewisuda sebanyak 902 lulusan dari Program Diploma, Sarjana, dan Profesi. Perinciannya adalah, pertama, Fakultas Kesehatan meluluskan 588 wisudawan/ti. Kedua, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan meluluskan 211 wisudawan/ti. Terakhir, ketiga, Fakultas Ekonomi dan Bisnis meluluskan 103 wisudawan/ti.

Rektor UMPRI, Drs H Wanawir Am MM MPd mengatakan dalam sambutannya bahwa Universitas Muhammadiyah Pringsewu terus mengembangkan iptek dan seni budaya berlandaskan keislaman. Visi Universitas Muhammadiyah Pringsewu bertujuan agar lulusannya dapat unggul di bidang akademik dan nonakademik, dinamis, dan berorientasi global dengan tetap menjunjung nilai Islam. “Jangan katakan bahwa Saudara Islam, tetapi tunjukkan bahwa Saudara Islam, dengan tetap memperjuangkan Islam,” tegas Drs H Wanawir. Ia juga berpesan kepada para wisudawan/ti untuk menjaga nama baik almamater dalam bekerja dan berkarya.

Bupati Pringsewu, Hi Sujadi mengatakan bahwa Universitas Muhammadiyah Pringsewu merupakan universitas yang mengusung muatan pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Kehadirannya telah banyak membantu Pemda Kabupaten Pringsewu di bidang pendidikan. “Terutama dalam mencetak calon-calon tenaga terampil dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Kemudian, Muhammad Sayuti MPd MEd PhD, Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah mengucapkan selamat kepada UMPRI yang telah berhasil menggelar wisuda kedua. 

UM Palembang Kembali Tambah Jumlah Doktor

UM Palembang Kembali Tambah Jumlah Doktor

Program Studi (Prodi) Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menambah satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata Tiga, Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., menjadi dosen bergelar Doktor ke-93 di UM Palembang. Ia dinyatakan lulus dengan nilai predikat Sangat Memuaskan, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang diselenggarakan, pada Jumat (5/11).

Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., mengambil judul Disertasi “Model Penyelesaian Terhadap Anak Yang Berkonflik dengan Hukum Yang Diancam Pidana Penjara 7 Tahun Ke Atas Berbasis Nilai Keadilan Bermartabat” dengan Promotor Prof. Dr. Teguh Prasetyo, S.H., M.Si., dan Co-Promotor Dr. Otto Yudianto, S.H., M.Hum. Dr. Khalisah Hayatuddin, S.H., M.Hum., Kaprodi Hukum Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang turut menjadi tim penguji dalam Ujian Terbuka Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., atas capaian digelarnya Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., dalam menyelesaikan Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-93 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengajak dosen-dosen UM Palembang yang sedang menjalani studi S3 di dalam atau di luar negeri, untuk terus semangat dalam menyelesaikan studinya, dan kembali ke Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mendukung peningkatan mutu lulusan. []UM Palembang /Diktilitbang

Kerja Sama UNIMUS dan PT Erlangga Mendorong Semangat Penelitian Dosen

Kerja Sama UNIMUS dan PT Erlangga Mendorong Semangat Penelitian Dosen

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melakukan penandatanganan MoU dengan PT Penerbit Erlangga Semarang pada Sabtu (30/10) lalu. Lembaga yang mewakili UNIMUS adalah Lembaga Studi Islam Kemuhammadiyahan dan Mata Kuliah Umum (LSIK & MKU). Kerja sama UNIMUS ini terlaksana dalam webinar Bulan Bahasa yang terselenggara bertepatan dengan momen Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021.

Kepala LSIK & MKU UNIMUS, Dr Rochdi Warsono MSi, melakukan penandatanganan sebagai pihak UNIMUS. Selanjutnya, pihak PT Penerbit Erlangga ialah Pimpinan PT Penerbit Erlangga cabang Semarang, Hari Setiawan SE. Pada penyelenggaraan webinar tersebut, mahasiswa UNIMUS hadir untuk menyimak narasumber webinar tersebut, yakni Dr Alex SS MPd, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam sambutannya, Dr Rochdi mengatakan mengenai pentingnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di Indonesia. “Sebuah bangsa dan negara perlu mempunyai satu bahasa sebagai bahasa nasional dan masyarakat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia, selain menjadi bahasa komunikasi, juga menjadi pemersatu bangsa. Sebab, ada beragam bahasa dan adat dengan beragam perbedaan di Indonesia,” ujarnya. 

Kemudian, UNIMUS, melalui LSIK & MKU, sangat mendukung dan mendorong para tenaga didik UNIMUS untuk aktif melakukan penelitian. Penelitian-penelitian tersebut dapat menjadi tulisan dan buku. Melalui kerja sama tersebut, PT Penerbit Erlangga dapat membantu menerbitkan tulisan hasil penelitian para tenaga didik UNIMUS. “Harapannya, ilmu dari hasil tulisan tersebut akan berguna, baik bagi diri sendiri, masyarakat luas, bangsa, maupun negara,” lanjutnya.

Jamaluddin, Dosen IAIM Sinjai Kini Resmi Sandang Gelar Doktor

Jamaluddin, Dosen IAIM Sinjai Kini Resmi Sandang Gelar Doktor

Kampus IAIM Sinjai pada Kamis, (04/11) kembali menambah jumlah doktor yang resmi disandang oleh Jamaluddin salah satu dosen IAIM Sinjai.  Hal itu menyusul, setelah Jamaluddin yang juga Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) ini berhasil mempertahankan judul disertasinya dihadapan dewan penguji, promotor, dan co-promotor secara virtual via zoom meeting. Judul disertasi yang diambil yaitu “Pengaruh Pemanfaatan Bahan Ajar Berbasis TIK dan Bahan Cetak Terhadap Motivasi, Aktivitas dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Sinjai”.

Selama mengenyam pendidikan doktornya, Kaprodi PAI ini hanya butuh waktu selama 3 tahun 2 bulan untuk menyelesaikan gelar akademik tertingginya pada Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).

“Alhamdulillah sore hari ini, selesai kita melakukan aktivitas yang luar biasa dengan promosi doktor, saya selaku Co-Promotor, menyampaikan selamat atas raihan gelar doktor Pendidikan tertinggi saudara, sudah menambah gelar dengan beban akademik,” kata Daeng Ilyas Ismail.

Ia melanjutkan gelar doktor merupakan keranjang keilmuan, “Jadi saudara harus terus belajar, untuk mengisi keranjang doktor itu dan jangan lupa untuk menjaga alamamater kampus dimanapun saudara berada,” tambahnya.

Sementara itu, Jak sapaan akrab Jamaluddin turut menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada keluarga yang selalu mendukung dan mendoakan termasuk dikatakannya kepada Rektor dan civitas akademika IAIM Sinjai yang terus memberikan dukungan untuk meraih gelar tertinggi akademik.

Saat ini kampus IAIM Sinjai sendiri, memiliki tenaga dosen yang bergelar doktor (S-3) sebanyak 18 orang dan sementara proses kuliah S-3 sebanyak 31 orang yang tersebar di kampus ternama di Indonesia dan Malaysia. [] IAIM Sinjai/ Diktilitbang

Mahasiswa UMSIDA Raih Juara 1 Lomba Fotografi

Mahasiswa UMSIDA Raih Juara 1 Lomba Fotografi

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menorehkan prestasi membanggakan. Nurul Farida, mahasiswa Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) UMSIDA meraih Juara 1 Psy Photography Kategori Ide Terbaik pada Kamis (4/11) lalu. Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Psikologi Universitas Islam ke-11 (KIMPSI) menyelenggarakan kompetisi tersebut. 

Nurul Farida menjelaskan alur lomba yang ia ikuti. Setelah melakukan pendaftaran, ia mengumpulkan karya dan menunggu hasil penilaian. Hasil penilaian tersebut ia ketahui melalui pengumuman yang terselenggara via Zoom. “Pendaftarannya melalui web KIMPSI, kemudian selanjutnya pun secara online, termasuk pengumuman,” jelas Farida dilansir oleh situs resmi UMSIDA.

Farida mengatakan bahwa proses latihannya adalah melakukan analisis spot foto yang cocok. Kemudian ia berlatih mengambil gambar dan membandingkan hasil foto yang terbaik. Motivasinya mengikuti lomba adalah untuk membanggakan orang-orang di sekitarnya, seperti orang tua, dosen, dan teman-teman. “Ingin cari banyak ilmu dan pengalaman juga,” tambahnya. Dari proses pengambilan gambar yang ia lakukan, hal tersebut membuat Farida dapat mengeksplorasi alam dan tempat-tempat yang baru. Foto yang Farida kirimkan adalah potret anak kecil sedang belajar membaca ditemani seorang guru berlatarkan suasana asri di sekitar sungai.

Ke depannya, Farida berharap agar terus dapat berkontribusi di event berikutnya. Hal tersebut akan dapat membuat bangga UMSIDA. Selanjutnya, ia juga berharap agar teman-teman dan mahasiswa aktif lainnya dapat menjadi terdorong dan termotivasi atas inspirasinya.

UMY Masuk Universitas Terbaik Asia

UMY Masuk Universitas Terbaik Asia

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) atau dikenal dengan kampus bertagline “Muda Mendunia” kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Pada usia yang masih 40 tahun, UMY mampu meningkatkan capaian prestasi pada level internasional khususnya di bidang riset dan publikasi. Hal ini sesuai dengan milestone UMY sebagai Research Excellence University pada tahun 2020-2025. Berdasarkan data QS World University Rankings: Asia 2022, UMY berhasil meningkatkan skor pemeringkatan sebesar 5 persen dan masuk ke dalam kategori 451-500 universitas terbaik di Asia. QS World University Rankings adalah lembaga internasional bereputasi yang melakukan pemeringkatan perguruan tinggi di seluruh dunia.

Rektor UM Yogyakarta, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP., IPM., menegaskan bahwa capaian UMY di QS World University Rankings: Asia 2022 ini sesuai dengan milestone UMY sebagai Research Excellence University pada tahun 2020-2025. “UMY terus menerus berkomitmen dan berupaya memperkuat kolaborasi riset dalam negeri dan luar negeri untuk mencapai keunggulan universitas dan menciptakan inovasi kelas dunia,” pungkasnya dilansir dari website UMY, Selasa (2/11).

Dr. Mega Hidayati, S.Ag., S.S., M.A, Kepala Bidang Pengembangan Organisasi, Badan Perencanaan dan Pengembangan UMY memaparkan peningkatan skor UM Yogyakarta terdapat pada aspek International Research Network, International Faculty, Inbound Exchange, dan Outbound Exchange. “Pada tahun ini UMY dapat meningkatkan skor sebesar 5% dibanding tahun lalu,” paparnya.

Di masa pandemi, UM Yogyakarta menyelenggarakan blended learning yaitu kombinasi antara kuliah secara daring dan luring. Profesor asing yang mengajar di UM Yogyakarta sebanyak 180 orang dari berbagai universitas mitra luar negeri. UM Yogyakarta juga memfasilitasi mobilitas mahasiswa di tingkat internasional sehingga jumlahnya bertambah dari tahun ke tahun. Pada tahun ini telah dilaksanakan hampir 1000 mobilitas tingkat internasional termasuk inbound dan outbound exchange. Mahasiswa asing yang belajar di UM Yogyakarta berasal dari 31 negara di Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan Australia, sedangkan mahasiswa UM Yogyakarta mengikuti program pertukaran mahasiswa di universitas mitra dari 20 negara seluruh dunia.

Capaian UM Yogyakarta lainnya di tingkat internasional adalah lebih dari 40% publikasi ilmiah di jurnal bereputasi dalam 5 tahun terakhir yang juga merupakan hasil kolaborasi dengan mitra luar negeri. “Peningkatan ini terjadi karena UM Yogyakarta melakukan optimalisasi kegiatan online di tengah dampak pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut. Sampai saat ini, permintaan untuk bekerjasama dari universitas luar negeri terus bertambah,” jelas Mega. [] UM Yogyakarta/ Diktilitbang

Kepemimpinan Perguruan Tinggi di Masa Krisis dalam Webinar

Kepemimpinan Perguruan Tinggi di Masa Krisis dalam Webinar

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyelenggarakan Dialog Kepemimpinan Perguruan Tinggi pada Rabu (3/11). Webinar kali ini bertajuk “Kepemimpinan Perguruan Tinggi di Masa Krisis: Pengalaman UII dan UMY”. Prof Dr Fathul Wahid, Rektor Universitas Islam Indonesia dan Dr Gunawan Budiyanto MP IPM, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjadi narasumber dalam webinar kali ini.

Sebelum memasuki inti kegiatan, Wakil Ketua Majelis, Prof Dr H Chairil Anwar menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan hadir. “Harapannya, para pimpinan yang hadir dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menimba ilmu dan mendengarkan cerita-cerita positif dari para narasumber,” ujar Prof Chairil Anwar.

Selanjutnya, Prof Fathul Wahid membuka presentasinya dengan paparan tentang rencana strategis UII sepanjang 2018-2022, yakni digitalisasi universitas. Adanya pandemik Covid-19 menjadikan penerapan rencana strategi ini lebih cepat dan kemudian berubah. “Sebelum pandemi, kita menjaga kualitas akademik dan keberlangsungan organisasi. Tetapi, ketika pandemi, kami menurunkan prioritas pada kedua aspek tersebut. Kami memprioritaskan keselamatan jiwa dan keberlangsungan akademik,” ujar Prof Fathul Wahid. Pada saat itu pula, UII memiliki fokus mitigasi keselamatan, mitigasi risiko operasi, dan mitigasi risiko finansial terhadap adanya penyebaran Covid-19.

Berikutnya, Dr Gunawan Budiyanto menyampaikan strategi kepemimpinan UMY dalam masa pandemi Covid-19, yakni mencapai tujuan menjaga keberlanjutan (sustainability). Aspek keberlanjutan tersebut meliputi bidang akademik, SDM, keuangan, kemahasiswaan, dan kerja sama baik nasional maupun internasional. “Aktivitas kampus harus tetap berjalan dengan penerapan protokol kesehatan prima. UMY juga tidak lupa untuk tetap mengejar posisi dan pasar yang lebih baik dalam konteks pembukaan mahasiswa baru,” jelasnya.

Kegiatan selanjutnya adalah kesempatan berdiskusi. Sebab, sesuai perkataan M Adam Jerusalem ST SH MT PhD selaku Wakil Sekretaris Majelis yang menjadi moderator kali ini, dialog kepemimpinan yang terselenggara secara daring ini menjadi upaya Majelis Diktilitbang dalam melaksanakan program leadership training sebagai wujud peningkatan akselerasi PTMA.

IAIM Sinjai Gandeng Bank Sulselbar Sinjai

IAIM Sinjai Gandeng Bank Sulselbar Sinjai Adakan Kerja Sama

Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan pimpinan Bank Sulselbar Sinjai, Rektor IAIM Sinjai ditemani Kepala KUI IAIM, Syukri, Pimpinan Prodi Perbankan Syariah, Abd Muhaemin, Nurwahidah dan Ekonomi Syariah IAIM Srianti Permata melakukan kunjungan kerja sama dengan pihak PT Bank Sulselbar Cabang Sinjai, Selasa (02/11).

Bertempat diruang aula Bank Sulselbar, Jalan Persatuan Raya, rombongan IAIM Sinjai diterima langsung oleh pemimpin Cabang Bank Sulselbar Sinjai, Muhammad Anas bersama jajarannya.

Melalui sambutannya, Rektor IAIM Sinjai, Firdaus mengungkapkan rasa terima kasih dan turut menyampaikan apresiasinya terhadap pihak Bank Sulselbar Cabang Sinjai melalui kerja sama berbentuk penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Firdaus melanjutkan kerja sama ini juga hasil dari pembicaraannya dengan Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa beberapa waktu lalu dirumah jabatan Bupati Sinjai, “Jadi syukur Alhamdulillah, kerja sama ini bisa kesampaian hari ini, semoga banyak yang bisa kita kerjasamakan,” tutur Firdaus.

Sementara itu, pemimpin cabang Bank Sulselbar Sinjai, Muhammad Anas, juga sangat antusias dengan hadirnya Rektor IAIM Sinjai ditempat kerjanya, dalam rangka kerjasama guna pengembangan kedua Lembaga. “Kerja sama ini untuk saling menguntungkan kedua belah pihak, jadi Pak Rektor tinggal sampaikan apa yang bisa kita bantu selama itu dalam hal pengembangan kampus IAIM Sinjai dan BankSulselbar Sinjai,” kata Muh Anas kepada Rektor IAIM.

Diketahui dalam momentum ini, setelah dilakukan MoU, juga dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama Memorandum of Agreement (MoA) antara Prodi Perbankan Syariah (Psy), Prodi Ekonomi Syariah (Ekos) dengan BankSulselbar Sinjai.

Kerja sama dengan durasi lima tahun ini, akan menitikberatkan pada Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) serta Bidang Kerjasama Pengelolaan dan Transaksi Keuangan secara Digital yang muaranya pada kontribusi IAIM Sinjai dan Banksulselbar kepada Pemkab Sinjai.

Ditempat yang sama, Kepala KUI IAIM, Muh Syukri Bur berharap dengan kerja sama ini semakin mempercepat akselerasi peningkatan grade akreditasi perguruan tinggi dan langkah strategis menuju Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai. [] IAIM Sinjai/Diktilitbang

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan pelantikan Rektor UNIMMA, Dr Lilik Andriyani SE MSi pada Sabtu (30/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah No. 1777/KEP/I.0/D/2021 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Masa Jabatan 2020-2024 Pengganti Antar Waktu. Pihak dari PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Kedu hadir dalam pelantikan tersebut. Hadir pula Walikota Magelang, Bupati Magelang, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Magelang, dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kedu dan Yogyakarta.

Dr Lilik merupakan rektor perempuan pertama di UNIMMA yang menggantikan rektor sebelumnya, Dr Suliswiyadi MAg yang meninggal tahun lalu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ia akan berupaya sebaik-baiknya dalam melaksanakan amanah dan bertanggung jawab mengemban jabatan Rektor UNIMMA. “Dalam kebersamaan, kita akan menjadi super team ‘tim yang solid dan kuat’. Dengan sinergi ini, harapannya yang kita cita-citakan dapat terwujud,” ujarnya dilansir situs resmi UNIMMA.

Kemudian, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad MSc PhD, melakukan prosesi pelantikan rektor. Prof Masrukhi MPd, mewakili PWM Jawa Tengah, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada rektor terlantik. “Semoga dengan ridho dan rahmat Allah, Bu Lilik mendapatkan kemudahan dalam mengemban amanah di UNIMMA. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah berpesan agar kampus ini terus menjadi wahana dakwah persyarikatan di lingkungan Magelang,” tuturnya.