UMPRI Gelar Wisuda Kedua

UMPRI Gelar Wisuda Kedua

Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) menggelar wisuda kedua Tahun Akademik 2020/2021 selama dua hari sejak Rabu (27/10) lalu. Penyelenggaraan kegiatan ini secara offline/luring dengan protokol kesehatan ketat. UMPRI mewisuda sebanyak 902 lulusan dari Program Diploma, Sarjana, dan Profesi. Perinciannya adalah, pertama, Fakultas Kesehatan meluluskan 588 wisudawan/ti. Kedua, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan meluluskan 211 wisudawan/ti. Terakhir, ketiga, Fakultas Ekonomi dan Bisnis meluluskan 103 wisudawan/ti.

Rektor UMPRI, Drs H Wanawir Am MM MPd mengatakan dalam sambutannya bahwa Universitas Muhammadiyah Pringsewu terus mengembangkan iptek dan seni budaya berlandaskan keislaman. Visi Universitas Muhammadiyah Pringsewu bertujuan agar lulusannya dapat unggul di bidang akademik dan nonakademik, dinamis, dan berorientasi global dengan tetap menjunjung nilai Islam. “Jangan katakan bahwa Saudara Islam, tetapi tunjukkan bahwa Saudara Islam, dengan tetap memperjuangkan Islam,” tegas Drs H Wanawir. Ia juga berpesan kepada para wisudawan/ti untuk menjaga nama baik almamater dalam bekerja dan berkarya.

Bupati Pringsewu, Hi Sujadi mengatakan bahwa Universitas Muhammadiyah Pringsewu merupakan universitas yang mengusung muatan pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Kehadirannya telah banyak membantu Pemda Kabupaten Pringsewu di bidang pendidikan. “Terutama dalam mencetak calon-calon tenaga terampil dan dapat diandalkan,” ujarnya.

Kemudian, Muhammad Sayuti MPd MEd PhD, Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah mengucapkan selamat kepada UMPRI yang telah berhasil menggelar wisuda kedua. 

UM Palembang Kembali Tambah Jumlah Doktor

UM Palembang Kembali Tambah Jumlah Doktor

Program Studi (Prodi) Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menambah satu dosen bergelar Doktor, setelah menyelesaikan studi Strata Tiga, Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., menjadi dosen bergelar Doktor ke-93 di UM Palembang. Ia dinyatakan lulus dengan nilai predikat Sangat Memuaskan, dan berhak mendapatkan gelar Doktor setelah melalui Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang diselenggarakan, pada Jumat (5/11).

Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., mengambil judul Disertasi “Model Penyelesaian Terhadap Anak Yang Berkonflik dengan Hukum Yang Diancam Pidana Penjara 7 Tahun Ke Atas Berbasis Nilai Keadilan Bermartabat” dengan Promotor Prof. Dr. Teguh Prasetyo, S.H., M.Si., dan Co-Promotor Dr. Otto Yudianto, S.H., M.Hum. Dr. Khalisah Hayatuddin, S.H., M.Hum., Kaprodi Hukum Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang turut menjadi tim penguji dalam Ujian Terbuka Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., atas capaian digelarnya Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Lebih lanjut Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Ismail Pattenase, S.H., M.H., dalam menyelesaikan Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dan menjadi dosen bergelar Doktor ke-93 di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., juga mengajak dosen-dosen UM Palembang yang sedang menjalani studi S3 di dalam atau di luar negeri, untuk terus semangat dalam menyelesaikan studinya, dan kembali ke Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mendukung peningkatan mutu lulusan. []UM Palembang /Diktilitbang

Kerja Sama UNIMUS dan PT Erlangga Mendorong Semangat Penelitian Dosen

Kerja Sama UNIMUS dan PT Erlangga Mendorong Semangat Penelitian Dosen

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melakukan penandatanganan MoU dengan PT Penerbit Erlangga Semarang pada Sabtu (30/10) lalu. Lembaga yang mewakili UNIMUS adalah Lembaga Studi Islam Kemuhammadiyahan dan Mata Kuliah Umum (LSIK & MKU). Kerja sama UNIMUS ini terlaksana dalam webinar Bulan Bahasa yang terselenggara bertepatan dengan momen Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021.

Kepala LSIK & MKU UNIMUS, Dr Rochdi Warsono MSi, melakukan penandatanganan sebagai pihak UNIMUS. Selanjutnya, pihak PT Penerbit Erlangga ialah Pimpinan PT Penerbit Erlangga cabang Semarang, Hari Setiawan SE. Pada penyelenggaraan webinar tersebut, mahasiswa UNIMUS hadir untuk menyimak narasumber webinar tersebut, yakni Dr Alex SS MPd, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam sambutannya, Dr Rochdi mengatakan mengenai pentingnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di Indonesia. “Sebuah bangsa dan negara perlu mempunyai satu bahasa sebagai bahasa nasional dan masyarakat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia, selain menjadi bahasa komunikasi, juga menjadi pemersatu bangsa. Sebab, ada beragam bahasa dan adat dengan beragam perbedaan di Indonesia,” ujarnya. 

Kemudian, UNIMUS, melalui LSIK & MKU, sangat mendukung dan mendorong para tenaga didik UNIMUS untuk aktif melakukan penelitian. Penelitian-penelitian tersebut dapat menjadi tulisan dan buku. Melalui kerja sama tersebut, PT Penerbit Erlangga dapat membantu menerbitkan tulisan hasil penelitian para tenaga didik UNIMUS. “Harapannya, ilmu dari hasil tulisan tersebut akan berguna, baik bagi diri sendiri, masyarakat luas, bangsa, maupun negara,” lanjutnya.

Jamaluddin, Dosen IAIM Sinjai Kini Resmi Sandang Gelar Doktor

Jamaluddin, Dosen IAIM Sinjai Kini Resmi Sandang Gelar Doktor

Kampus IAIM Sinjai pada Kamis, (04/11) kembali menambah jumlah doktor yang resmi disandang oleh Jamaluddin salah satu dosen IAIM Sinjai.  Hal itu menyusul, setelah Jamaluddin yang juga Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) ini berhasil mempertahankan judul disertasinya dihadapan dewan penguji, promotor, dan co-promotor secara virtual via zoom meeting. Judul disertasi yang diambil yaitu “Pengaruh Pemanfaatan Bahan Ajar Berbasis TIK dan Bahan Cetak Terhadap Motivasi, Aktivitas dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Sinjai”.

Selama mengenyam pendidikan doktornya, Kaprodi PAI ini hanya butuh waktu selama 3 tahun 2 bulan untuk menyelesaikan gelar akademik tertingginya pada Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).

“Alhamdulillah sore hari ini, selesai kita melakukan aktivitas yang luar biasa dengan promosi doktor, saya selaku Co-Promotor, menyampaikan selamat atas raihan gelar doktor Pendidikan tertinggi saudara, sudah menambah gelar dengan beban akademik,” kata Daeng Ilyas Ismail.

Ia melanjutkan gelar doktor merupakan keranjang keilmuan, “Jadi saudara harus terus belajar, untuk mengisi keranjang doktor itu dan jangan lupa untuk menjaga alamamater kampus dimanapun saudara berada,” tambahnya.

Sementara itu, Jak sapaan akrab Jamaluddin turut menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada keluarga yang selalu mendukung dan mendoakan termasuk dikatakannya kepada Rektor dan civitas akademika IAIM Sinjai yang terus memberikan dukungan untuk meraih gelar tertinggi akademik.

Saat ini kampus IAIM Sinjai sendiri, memiliki tenaga dosen yang bergelar doktor (S-3) sebanyak 18 orang dan sementara proses kuliah S-3 sebanyak 31 orang yang tersebar di kampus ternama di Indonesia dan Malaysia. [] IAIM Sinjai/ Diktilitbang

Mahasiswa UMSIDA Raih Juara 1 Lomba Fotografi

Mahasiswa UMSIDA Raih Juara 1 Lomba Fotografi

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menorehkan prestasi membanggakan. Nurul Farida, mahasiswa Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) UMSIDA meraih Juara 1 Psy Photography Kategori Ide Terbaik pada Kamis (4/11) lalu. Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Psikologi Universitas Islam ke-11 (KIMPSI) menyelenggarakan kompetisi tersebut. 

Nurul Farida menjelaskan alur lomba yang ia ikuti. Setelah melakukan pendaftaran, ia mengumpulkan karya dan menunggu hasil penilaian. Hasil penilaian tersebut ia ketahui melalui pengumuman yang terselenggara via Zoom. “Pendaftarannya melalui web KIMPSI, kemudian selanjutnya pun secara online, termasuk pengumuman,” jelas Farida dilansir oleh situs resmi UMSIDA.

Farida mengatakan bahwa proses latihannya adalah melakukan analisis spot foto yang cocok. Kemudian ia berlatih mengambil gambar dan membandingkan hasil foto yang terbaik. Motivasinya mengikuti lomba adalah untuk membanggakan orang-orang di sekitarnya, seperti orang tua, dosen, dan teman-teman. “Ingin cari banyak ilmu dan pengalaman juga,” tambahnya. Dari proses pengambilan gambar yang ia lakukan, hal tersebut membuat Farida dapat mengeksplorasi alam dan tempat-tempat yang baru. Foto yang Farida kirimkan adalah potret anak kecil sedang belajar membaca ditemani seorang guru berlatarkan suasana asri di sekitar sungai.

Ke depannya, Farida berharap agar terus dapat berkontribusi di event berikutnya. Hal tersebut akan dapat membuat bangga UMSIDA. Selanjutnya, ia juga berharap agar teman-teman dan mahasiswa aktif lainnya dapat menjadi terdorong dan termotivasi atas inspirasinya.

Kepemimpinan Perguruan Tinggi di Masa Krisis dalam Webinar

Kepemimpinan Perguruan Tinggi di Masa Krisis dalam Webinar

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menyelenggarakan Dialog Kepemimpinan Perguruan Tinggi pada Rabu (3/11). Webinar kali ini bertajuk “Kepemimpinan Perguruan Tinggi di Masa Krisis: Pengalaman UII dan UMY”. Prof Dr Fathul Wahid, Rektor Universitas Islam Indonesia dan Dr Gunawan Budiyanto MP IPM, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjadi narasumber dalam webinar kali ini.

Sebelum memasuki inti kegiatan, Wakil Ketua Majelis, Prof Dr H Chairil Anwar menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan hadir. “Harapannya, para pimpinan yang hadir dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menimba ilmu dan mendengarkan cerita-cerita positif dari para narasumber,” ujar Prof Chairil Anwar.

Selanjutnya, Prof Fathul Wahid membuka presentasinya dengan paparan tentang rencana strategis UII sepanjang 2018-2022, yakni digitalisasi universitas. Adanya pandemik Covid-19 menjadikan penerapan rencana strategi ini lebih cepat dan kemudian berubah. “Sebelum pandemi, kita menjaga kualitas akademik dan keberlangsungan organisasi. Tetapi, ketika pandemi, kami menurunkan prioritas pada kedua aspek tersebut. Kami memprioritaskan keselamatan jiwa dan keberlangsungan akademik,” ujar Prof Fathul Wahid. Pada saat itu pula, UII memiliki fokus mitigasi keselamatan, mitigasi risiko operasi, dan mitigasi risiko finansial terhadap adanya penyebaran Covid-19.

Berikutnya, Dr Gunawan Budiyanto menyampaikan strategi kepemimpinan UMY dalam masa pandemi Covid-19, yakni mencapai tujuan menjaga keberlanjutan (sustainability). Aspek keberlanjutan tersebut meliputi bidang akademik, SDM, keuangan, kemahasiswaan, dan kerja sama baik nasional maupun internasional. “Aktivitas kampus harus tetap berjalan dengan penerapan protokol kesehatan prima. UMY juga tidak lupa untuk tetap mengejar posisi dan pasar yang lebih baik dalam konteks pembukaan mahasiswa baru,” jelasnya.

Kegiatan selanjutnya adalah kesempatan berdiskusi. Sebab, sesuai perkataan M Adam Jerusalem ST SH MT PhD selaku Wakil Sekretaris Majelis yang menjadi moderator kali ini, dialog kepemimpinan yang terselenggara secara daring ini menjadi upaya Majelis Diktilitbang dalam melaksanakan program leadership training sebagai wujud peningkatan akselerasi PTMA.

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Pelantikan Rektor Perempuan Pertama UNIMMA

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan pelantikan Rektor UNIMMA, Dr Lilik Andriyani SE MSi pada Sabtu (30/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah No. 1777/KEP/I.0/D/2021 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) Masa Jabatan 2020-2024 Pengganti Antar Waktu. Pihak dari PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Kedu hadir dalam pelantikan tersebut. Hadir pula Walikota Magelang, Bupati Magelang, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Magelang, dan Pimpinan Perguruan Tinggi di Kedu dan Yogyakarta.

Dr Lilik merupakan rektor perempuan pertama di UNIMMA yang menggantikan rektor sebelumnya, Dr Suliswiyadi MAg yang meninggal tahun lalu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ia akan berupaya sebaik-baiknya dalam melaksanakan amanah dan bertanggung jawab mengemban jabatan Rektor UNIMMA. “Dalam kebersamaan, kita akan menjadi super team ‘tim yang solid dan kuat’. Dengan sinergi ini, harapannya yang kita cita-citakan dapat terwujud,” ujarnya dilansir situs resmi UNIMMA.

Kemudian, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad MSc PhD, melakukan prosesi pelantikan rektor. Prof Masrukhi MPd, mewakili PWM Jawa Tengah, dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada rektor terlantik. “Semoga dengan ridho dan rahmat Allah, Bu Lilik mendapatkan kemudahan dalam mengemban amanah di UNIMMA. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah berpesan agar kampus ini terus menjadi wahana dakwah persyarikatan di lingkungan Magelang,” tuturnya.

UMMI Tempati Posisi ke-2 PTS Terbaik di PIMNAS

UMMI Tempati Posisi ke-2 PTS Terbaik di PIMNAS

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 di Universitas Sumatera Utara (USU) telah selesai terlaksana. Pengumuman hasil PIMNAS tersiar pada Jumat (29/10) lalu melalui tiga kanal YouTube secara langsung. Hasilnya, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik ke-2 nasional, dan PTS terbaik se-Jawa Barat dan Banten.

PIMNAS merupakan rangkaian akhir dari kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tahun ini, PIMNAS terselenggara secara blended. Dalam kegiatan ini, ide-ide dan inovasi-inovasi ilmiah tercetus dari para mahasiswa. Dilansir oleh situs resmi UMMI, UMMI meloloskan dua tim mahasiswa dari seluruh kategori yang dilombakan dengan jumlah 735 tim.

Pada pengumuman hasil PIMNAS sekaligus penutupan PIMNAS tersebut, hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ir Suharti SPd. Ada juga penampilan Pamungkas di acara hiburan. Berdasarkan akumulasi perolehan medali dan jumlah kontingen yang lolos, UMMI masuk ke dalam 25 besar peraih medali PIMNAS.

Keberhasilan ini dapat terwujud berkat penghargaan setara medali perak dari kategori PKM bidang Riset Eksakta (PKM-RE). Siti Inayah, mahasiswa Prodi Kimia menyabet penghargaan tersebut dengan judul “Potensi Daun Keji Keling (Strobilanthes crispus L) sebagai Kandidat Obat untuk Penderita Insomnia melalui Molecular Docking Senyawa Sedatif Hipnotik”.

Dosen pendamping Tim PIMNAS, sekaligus Ketua Tim Pelaksana PKM, Lela Lailatul Khumaisah MSi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu selama ini. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Andri M Idharoel Haq SThI MM menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Tim PKM, dosen pendamping, dan seluruh mahasiswa UMMI peserta PIMNAS.

Rektor UNISA Bandung Periode 2021-2025 Resmi Terlantik

Rektor UNISA Bandung Periode 2021-2025 Resmi Terlantik

“UNISA Bandung hendaknya tidak hanya mencetak lulusan yang berdaya saing, melainkan juga menciptakna budaya mutu dan atmosfer kampus yang terbaharukan. Harapannya, seluruh sivitas akademika dapat menjadikan UNISA Bandung sebagai wahana dasar akademik. Tentunya dengan ruh akhlak karimah, profesional, berintegritas, dan berinovasi dalam segala aktivitasnya,” ujar Tia Setiawari SKep MKep Ns Sp KepAn. Universitas Aisyiyah (UNISA) Bandung menyelenggarakan pelantikan rektor pada Selasa (26/10) lalu. Usai dilantik oleh PP Aisyiyah, Tia Setiawari SKep MKep Ns Sp KepAn resmi menjadi Rektor UNISA Bandung periode 2021-2025.

Pada pelantikan tersebut, Kepala Subkoordinator Penanganan SDM LLDIKTI, Ketua PPA beserta jajaran, Ketua PWM Jawa Barat, Ketua PWA Jawa Barat, Rektor UMB, Dirut RSMB, dan Ketua BPH beserta jajaran turut hadir. Dalam situs resmi UNISA Bandung, Tia mengatakan pentingnya good university governance di UNISA Bandung yang berbasis nilai-nilai Islam.

Kemudian, Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr Hj Siti Noordjanah Djohantini MM MS, turut memberikan sambutan. Berikutnya, ia menyampaikan bahwa UNISA Bandung harapannya dapat membangun kepemimpinan yang transformatif. Hal ini berlandaskan pada posisi UNISA Bandung sebagai universitas di bawah naungan organisasi perempuan muslim terbesar di dunia. Bersamaan dengan hal tersebut, kultur Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sendiri adalah berikhtiar untuk memajukan dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya. “Harapannya, dengan kepemimpinan transformatif, UNISA Bandung dapat membangun, mendukung kolaborasi, bersinergi, dan memperluas kerja sama. Kerja samanya baik di ranah internal persyarikatan maupun pihak lebih luas lagi,” ujar Siti Noordjanah.

Selanjutnya, Kepala Subkoordinator Penanganan SDM LLDIKTI, Drs Wahyudin Tahedi SSos MSi mengatakan bahwa UNISA Bandung perlu cermat membaca indikator keberhasilan perguruan tinggi. Di antaranya, aspek SDM, kerja sama, pertukaran mahasiswa, realisasi Kampus Merdeka, dan lain-lain. “Seluruh perguruan tinggi di Jawa Barat perlu cerdas dan unggul dalam menghadapi persaingan,” ujarnya.

Penelitian tentang Perbankan Syariah Dosen UMY Peroleh Prestasi

Penelitian Dosen UMY tentang Perbankan Syariah Raih Prestasi

Tenaga didik di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi dalam bidang penelitian. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY, Dr Dimas Bagus Wiranatakusuma SE MEc dan Nurlaili Sukmawati merebut juara 2 Kategori Umum dalam Lomba Call for Paper Karya Riset Ilmiah (KARISMA) pada Kamis (28/10) lalu. Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJKI) menjadi penyelenggara perlombaan ini.

Keduanya mengangkat isu tentang mitigasi risiko pada beberapa akad di bank syariah di Indonesia. Penelitian ini, dilansir oleh situs resmi UMY, bertujuan agar menjaga kesehatan perbankan syariah dengan menawarkan ambang batas ideal. Keduanya memaparkan bahwa bank syariah memiliki peran penting dalam menggerakan ekonomi nasional melalui pembiayaan. Hal itu sangat menentukan kinerja operasional dari perbankan syariah. “Pembiayaan merupakan sebuah aktiva produktif yang rentan terhadap risiko, sehingga hal ini dapat mengganggu kinerja operasional bank syariah,” ungkap D Bagus Wiranatakusuma dalam wawancara dengan Humas UMY pada Jumat (29/10).

Tema penelitian ini adalah “Analisis Mengukur Portofolio Optimal pada Akad Perbankan Syariah di Indonesia”. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah bank syariah, khususnya adalah bank umum syariah dan unit usaha syariah, mudharabah, musharakah, murabahah, dan istishna. Rentang studi dalam penelitian yakni tahun 2004 hingga 2020 dengan data berbasis bulanan.

Terdapat beberapa aspek dalam indikator penilaian. Pertama, aspek relevanitas dengan tema. Kedua, aspek konten yang memiliki dampak bagi pengembangan sektor jasa keuangan di Indonesia. Ketiga, orinsinalitas tulisan. Keduanya berharap agar penelitian ini dapat berkontribusi bagi aspek kebijakan dan tataran praktik dalam operasional bank syariah di Indonesia. “Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi mengenai bagaimana cara agar perbankan tetap dalam kondisi yang sehat dalam berbagai kondisi ekonomi melalui penetapan ambang batas optimal (optimal threshold),” pungkas Dimas.

Totalnya ada 30 jumlah karya tulis ilmiah dengan topik Regtech, 42 topik Manajemen Risiko, dan 28 topik Suptech