Doktor UM Palembang dari Kalangan Dosen Bertambah

Doktor UM Palembang dari Kalangan Dosen Bertambah

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang menambah satu dosen bergelar doktor pada Rabu (22/12) lalu. Dr Reny Okpirianti SH MH merupakan dosen ke-94 dengan gelar doktor di UM Palembang. Dilansir oleh situs resmi UM Palembang, Dr Reny Okpirianti lulus dengan nilai predikat Sangat Memuaskan. Ia meraih gelar doktor setelah melalui Ujian Terbuka Program Doktor di Ilmu Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Ujian tersebut terselenggara di Hall Tower Lantai 8 Kampus Bukit Besar Palembang.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Wakil Rektor I, Prof Dr Indawan Syahri MPd; Wakil Rektor II, Dr Hj Fatimah SE MSi; Wakil Rektor III, Dr Ir Mukhtarudin Muchsiri MP. Selanjutnya, ada pula Direktur Program Pascasarjana, Dr Sri Rahayu SE MM; Dekan Fakultas Hukum, Nur Husni Emilson SH SpN MH. Kemudian, sivitas akademika Fakultas Hukum UM Palembang pun turut hadir. Setelahnya, Dr Abid Djazuli SE MM, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, memberi apresiasi dan selamat kepada Dr Reni.

Dr Reni Okpirianti SH MH membawa judul disertasinya “Kebijakan Kriminal terhadap Gratifikasi di Indonesia”. Prof Dr Teguh Prasetyo SH MSi menjadi promotor dalam ujian terbuka meraih gelar doktor bagi dosen UM Palembang tersebut. Bersama dengan Dr Otto Yudianto SH MHum sebagai co-promotor; Prof Dr Topo Santoso sebagai promotor; dan Dr Hj Nasriana SH MHum sebagai co-promotor. Tim penguji terdiri atas Dr Febian SH MS, Dr KN Sofyan Hasan SH MH, Dr Ruben Ahmad SH MH, Dr Ridwan SH MH, dan Dr Happy Warsito SH MH. Kemudian, penguji eksternal terdiri atas Dr Sigit Suseno SH MH dari Universitas Padjajaran Bandung. Ada pula Dr Feby Mutiara SH MH dari Universitas Indonesia.

Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Diktilitbang PP Muhammadiyah) menyelenggarakan webinar "Strategi PTMA terhadap Kebijakan Implementasi Jaminan Produk Halal".

PTMA di Tengah Implementasi Jaminan Produk Halal

Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Diktilitbang PP Muhammadiyah) menyelenggarakan webinar “Strategi PTMA terhadap Kebijakan Implementasi Jaminan Produk Halal“. Narasumber dalam kegiatan Rabu (28/12) ini adalah Dr H Anwar Abbas MM MAg, Wakil Ketua Umum MUI periode 2020–2025. Kemudian, Muhamad Nadratuzzaman Hosen PhD, Direktur Utama Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halal Thoyyiban (LPH-KHT) PP Muhammadiyah. Selanjutnya, Prof Dr apt Nurkhasanah MSi, Ketua Halal Center Universitas Ahmad Dahlan. Ada pula Prof Dr Ir Elfi Anis Saati MP, Kepala Pusat Studi Penelitian dan Pengembangan Produk Halal UM Malang.

Dr H Anwar Abbas MM MAg

Dr H Anwar Abbas MM MAg memberi apresiasi terhadap adanya lembaga pengkajian halal yang ada di universitas-universitas Muhammadiyah. “Ini menandai adanya tekad yang niat dan semangat yang tinggi dalam Muhammadiyah. Harapannya, keterbatasan-keterbatasan yang ada tidak memperlambat lembaga ini untuk terus maju.” Dengan becermin pada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lembaga ini dapat melakukan gerakan-gerakan lainnya.

Selanjutnya, Nadra Hosen menyampaikan tentang keberadaan Halal Center dan LPH dalam model sertifikasi halal. Halal Center akan memainkan peranan strategis sebagai pendamping bagi UMKM-UMKM memperoleh akses pendaftaran sertifikasi produk halal ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJBH). “Jadi, layak halal bisa terjadi apabila UMKM bekerja sama dengan Halal Center sehingga bisa mendaftar ke BPJBH,” tegasnya.

Peran PTMA

Kemudian, salah satu poin yang Prof Nurkhasanah sampaikan adalah peranan perguruan tinggi di dalamnya. “Perguruan tinggi Muhammadiyah dapat berperan dalam sertifikasi halal dengan membuat lembaga pemeriksa halal dan pengadaan kajian halalan toyyiban,” ujarnya.

Urgensi adanya kajian halalan toyyiban dipertegas oleh Prof Elfi Anis Saati. “Selama ini, masyarakat Indonesia masih cenderung memilih makanan yang enak sebagai bahan konsumsi, tetapi melupakan keamanannya. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor yang menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya makanan yang juga meningkatkan kesehatan tubuh. Di PTMA, kita bisa bersama-sama melakukan riset mengenai hal ini,” papar Prof Elfi.

Prof Dr H Chairil Anwar, Wakil Ketua Majelis, membenarkan pentingnya pengawalan kebijakan implementasi jaminan produk halal dalam sambutannya. “Isu ini tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga seluruh dunia. Tidak juga terkait dengan makanan dan minuman saja,” tegasnya.

Upaya Uhamka Wujudkan Prophetic Teaching University

Upaya Uhamka Wujudkan Prophetic Teaching University

Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Uhamka menggelar Seminar Nasional Program Penelitian Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Penelitian dan Purwarupa PTS kerja sama UHAMKA dengan Ditjen Dikti Ristek Kemendikbudristek Tahun 2021, Senin-Selasa (27-28/12). Bertempat di Grand Ballroom Lt. 10, Hotel Lorin Sentul Bogor Jawa Barat kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting dan Youtube LPPM Uhamka.

Prof Dr Gunawan Suryoputro, Rektor Uhamka memaparkan beberapa poin penting dari visi misi Uhamka di masa yang akan datang diantaranya mengenai Uhamka yang akan menjadi Prophetic Teaching University. Visi Prophetic mempunyai tiga poin penting didalamnya yaitu Transendental, Humanisme, dan Liberasi. “Apabila kita bicara tentang transendental, maka itu akan berkaitan dengan kemampuan Uhamka dalam meluluskan lulusan yang beriman dan bertaqwa. Sedangkan humanisme dan liberasi berkaitan dengan pengamalan Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar,” ujar Prof Gunawan.

Ia menyadari dalam upaya membangun Prophetic Teaching University harus melalui thaapan dan proses yang lama. Selain itu adanya tantangan menuju Prophetic Teaching University juga cukup krusial ke depannya. “Ukurannya kalau dari segi pendidikan akademiknya, maka akreditasi instuitusinya harus unggul, dan prodinya harus terakreditasi Internasional. Dalam bidang riset, dalam empat tahun yang akan datang publikasi riset Uhamka harus diatas 500 penelitian, lalu apabila kita merujuk pada ukuran Prophetic dari BAN-PT, maka kita harus punya dosen dengan gelar Doktor itu sebanyak 35%, apabila dalam empat tahun kedepan kita tidak memenuhi hal itu maka kita gagal menjadi riset university,” ujarnya.

Maka dari itu, ia berharap mulai saat ini para dosen harus bisa mengimplementasikan risetnya kedalam pembelajaran, bukan hanya menggunakan referensi kedalam pendidikan pembelajaran. Apabila diintegrasikan dari filosofi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah maka nantinya dosen akan mendapatkan teori dari sebuah sumber, lalu teori dikembangkan dan diteliti oleh dosen dan mahasiswa, hasilnya diimplementasikan ke masyarakat. “Mulai sekarang kita harus mengintegrasikan, jadi mengajar sesuai peminatan dosen, tapi integrasikan dengan sebuah riset, dan sekaligus luarannya bisa dikontribusikan kepada masyarakat diluar sana,” tutur Gunawan. [] Uhamka/ Diktilitbang

Uhamka Gelar Bimtek Penyusunan Proposal

Uhamka Selenggarakan Bimtek Penyusunan Proposal

Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal pada Jumat (24/12) lalu. Proposal ini merupakan hibah pengabdian masyarakat Kemendikbud-Ristek pendanaan 2022. Kegiatan terselenggara di Ruang Mini Teater 1, Lantai III, Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uhamka. Sebanyak kurang lebih 20 dosen dari berbagai fakultas hadir. Mereka bersama dengan Ketua Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM), Ghufron Amirullah. Prof Yus Mochamad Cholily menjadi narasumber dengan tema “Bedah Panduan XIII Revisi”.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para dosen melalui pembimbingan dan pelatihan dalam menyusun proposal pengabdian masyarakat di Uhamka. Ghufron Amirullah mengatakan bahwa selanjutnya, perlu ada pembinaan dosen untuk meningkatkan pengetahuan mereka. “LPPM Uhamka telah memiliki relasi yang baik dengan beberapa desa mitra di luar sana. Sehingga, LPPM dapat membantu para dosen yang akan melakukan pengabdian,” ujarnya dalam situs resmi Uhamka.

Saat ini, Uhamka telah memiliki sekitar enam desa mitra. Ghufron juga berharap agar kegiatan ini dapat selesai dengan baik, dan dosen dapat menerapkannya ke fakultasnya masing-masing. Kemudian, Prof Yus Mochamad Cholily mengatakan, akan ada sebelas kelompok pengabdian yang terbagi menjadi tiga kelompok. Tiga kelompok tersebut adalah kemasyarakatan, kewilayahan, dan kewirausahaan.

“Nantinya, akan ada program lain dalam setiap kelompok,” tutur Prof Yus Mochamad Cholily. Kemasyarakatan mendukung program kemitraan masyarakat. Kewilayahan mendukung PPDN dan program masyarakat unggulan. Kemudian, kewirausahaan mendukung pengembangan kewirausahaan dan pengembangan produk.

IAIM Sinjai Gandeng IAIN Parepare adakan Kerja Sama

IAIM Sinjai Gandeng IAIN Parepare adakan Kerja Sama

Program Pascasarjana Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM Sinjai menyelenggarakan Stadium General Visiting Lecturer bertempat di Auditorium H. M. Amir Said IAIM Sinjai, Jalan Sultan Hasanuddin Ahad, (26/12). Turut hadir Direktur Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Dr. H. Mahsyar Idris, M.Ag. sebagai dosen tamu pada Stadium General yang dihadiri oleh mahasiswa Program Pascasarjana IAIM Sinjai sebagai peserta.

Melalui materinya Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, H. Mahsyar Idris menyampaikan Keragaman Konsep Pemikiran Islam: Wacana dan Solusi Terhadap Tatarruf Yamini dan Tatarruf Yasari. Selain itu, dihadapan peserta, pemateri Stadium General ini juga menjelaskan Keragaman Solusi yang dimiliki organisasi islam, seperti Muhammadiyah punya ciri Islam Berkemajuan, NU sebagai Islam Nusantara, MUI sebagai Islam Wasathiyah dan Kemenag sebagai Moderasi Beragama.

M. Yusran Arifin, salah satu mahasiswa IAI Muh Sinjai menyampaikan kunjungan yang dilakukan oleh H. Mahsyar Idris selaku direktur Pascasarjana IAIN Parepare menambah ilmu dan juga wawasan bagi mahasiswa. “Seakan memberikan kembali angin segar bagi mahasiswa pascasarjana yang rindu dengan penyegaran akademis sehingga dapat memperluas wawasan kami dan menjadikan kami growth mindset terutama dalam konsep keberagaman dalam pemikiran Islam,” pungkasnya dilansir dari website IAI Muh Sinjai. Ia berharap agar kegiatan ini dapat dijadwalkan secara rutin agar mahasiswa pascasarjana tidak ketinggalan dalam mengupgrade ilmu.

Agenda kedatangan rombongan Pascasarjana IAIN Parepare ke kampus IAIM Sinjai ini merupakan salah satu bentuk tindaklanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua perguruan tinggi dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan PkM. [] IAIM Sinjai/ Diktilitbang

Unimen Adakan Baitul Arqam Dosen dan Karyawan

Unimen Adakan Baitul Arqam Dosen dan Karyawan

Kegiatan Baitul Arqam merupakan kegiatan rutin dan wajib bagi sivitas akademika Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Pemaparan tersebut disampaikan Dr. (Cand) Drs. Yunus Busa., M.Si. Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) pada kegiatan Baitul Arqam (BA) Dosen dan Karyawan UNIMEN, Sabtu-Minggu (11-12/12). Selain memahamkan dan menanamkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta Refleksi Perjuangan para Tokoh Muhammadiyah. BA ini juga bagian dari kontemplasi masyarakat kampus dalam menjalankan amanah di amal usaha, peningkatan SDM, Etos Kerja KH Ahmad Dahlan, dan culture Muhammadiyah menjadi spirit bagi warga Muhammadiyah untuk senantiasa berfastabiqul Khaerat.

Kegiatan ini diharapkan menambah spirit dakwah amar makruf nahi mungkar di lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah, selain sebagai lembaga Pendidikan maka PTM juga menjadi sarana dakwah yang sangat sentral. “Sesuai tema yang diusung menegukan Ideologi Muhammadiyah maka dalam rangka meneguhkan ideologi maka civitas akademika harus sepaham dan sefrekuensi di dalam menjalankan serta memajukan amal usha dan Mewujudkan cita-Cita Muhammadiyah.

Kegiatan ini diikuti oleh Dosen dan Karyawan se-Unimen, antusias yang luar biasa dari peserta Baitul Arqam manjadi Instrumen bahwa berMuhammadiyah itu indah, menenangkan, dan Menyejukkan. Menggembirakan dan Mengkonstruk Ukhwah Islamiyah. “Baitul Arqam menjadi menjadi Reflksi untuk menyongsong Universitas Muhammadiyah yang lebih Baik, Unggul, dan ISLAMI,” paparnya. [] Unimen/ Diktilitbang

Unismuh Makassar dan UM Sorong Kerja Sama Perkuat Catur Dharma

Unismuh Makassar dan UM Sorong Kerja Sama Perkuat Catur Dharma

Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) melakukan penandatanganan kerja sama dengan UM Sorong pada Kamis (23/12). Penandatanganan kerja sama terlaksana di Lt. 17 Gedung Iqra Kampus Unismuh Makassar. Perincian kerja sama meliputi penguatan pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi. Poin-poin pelaksanaan catur dharma dalam kerja sama tersebut di antaranya adalah, pertama, pendidikan dan pelatihan. Kedua, penelitian. Dan ketiga, pengabdian kepada masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan.

Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Ambo Asse MAg menandatangani kerja sama ini bersama Rektor UM Sorong, Dr H Muhammad Ali SH MH. Sementara itu, para wakil rektor dari kedua perguruan tinggi, dekan, dan pejabat struktural hadir untuk menyaksikan prosesi penandatanganan. Kedua rektor menyampaikan sambutan dalam agenda tersebut.

Prof Ambo Asse mengatakan dalam sambutannya bahwa ia menyambut baik kunjungan silaturahmi Rektor UM Sorong. “Saya berharap, melalui kunjungan ini, pengembangan catur dharma perguruan tinggi antara kedua kampus dapat menjadi lebih kuat,” ujarnya dilansir oleh situs resmi Unismuh Makassar. Lebih lanjut, kedua rektor berharap agar kerja sama antara kedua perguruan tinggi Muhammadiyah ini dapat segera ditindaklanjuti.

Selanjutnya, rombongan UM Sorong yang menghadiri Unismuh Makassar mengadakan agenda berjalan-jalan ke lantai 18 Unismuh Makassar. Dari puncak gedung kampus Unismuh Makassar terlihat pemandangan Kota Makassar dan sekitarnya. Di situ, mereka melakukan foto bersama sebelum rombongan UM Sorong meninggalkan kampus.

Tapak Suci UMY Menyabet 5 Medali

Tapak Suci UMY Menyabet 5 Medali

Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menorehkan prestasi. Hal itu terbukti pada kejuaraan Pencak Silat AUB Cup Jateng DIY Piala Walikota Surakata 2021. Lomba tersebut terlaksana pada Ahad (19/12), di Gor Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa, Surakarta. Dalam Kejuaraan AUB Cup ini, sebanyak 250 peserta berkompetisi. UMY mengirimkan 15 orang yang terdiri dari 11 Atlet, 2 Official, dan Manager.

Pada kejuaran yang terselenggara dari tanggal 16-19 Desember 2021 ini, tim Tapak Suci UMY berhasil memboyong pulang 1 medali emas dan 4 perunggu.  Di antaranya adalah, pertama, Juara 1 kategori tanding kelas B Putra Dewasa. Kedua, Juara 3 kategori tanding kelas C Putra Dewasa. Ketiga, Juara 3 kategori tanding kelas J Putra Dewasa. Keempat, Juara 3 kategori tanding kelas D Putri Dewasa. Kelima, Juara 3 kategori tanding kelas E Putri Dewasa

Dwi Bagus Irawan, selaku manager Tapak Suci dalam kompetisi tersebut mengaku senang dengan raihan prestasi ini. “Alhamdulillah kami cukup senang. Ini bisa memotivasi kami lebih baik lagi untuk berprestasi ke depannya,” tutur Bagus. Dalam situs resmi UMY, tim Tapak Suci melakukan persiapan selama 2 bulan.

Bagus berharap, pelatihan di Training Center dapat menjadi berkelanjutan. Ia juga berharap adanya apresiasi beasiswa pendidikan bagi atlet Tapak Suci yang berhasil pulang medali seperti yang sudah diterapkan oleh universitas lain.

Unismuh Kembali Borong SPADA Award dari LLDIKTI IX

Unismuh Kembali Borong SPADA Award dari LLDIKTI IX

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX kembali mengadakan Sosialisasi dan Anugerah Sistem Pembelajaran Daring (SPADA Award) Tahun 2021. Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada kesempatan tersebut berhasil mendominasi penghargaan yang diberikan kepada perguruan tinggi dan dosen dalam penyelenggaran pembelajaran daring di lingkup LLDIKTI Wilayah IX.

Unismuh meraih 4 kategori terbaik, dari 5 kategori penghargaan untuk perguruan tinggi pada acara yang diadakan di Hotel Claro, Rabu (22/12). Pertama, penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran daring terbaik. Kedua, penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan proses Pembelajaran Daring Terbaik. Ketiga, Unismuh sebagai Institusi Penyelenggara Pembelajaran Daring Terbaik. Keempat, Unismuh merupakan nominasi Konten Pembelajaran Daring Terbaik. Unismuh bukan hanya memborong penghargaan untuk perguruan tinggi, melainkan juga penghargaan bagi dosen. Kampus milik Persyarikatan Muhammadiyah ini menempatkan 5 dosen dari 10 orang penerima SPADA Award LLDIKTI Wilayah IX. Kelima dosen tersebut yaitu Dr Syamsia SP MSi, Dr Ir Nurdin MM, Sri Satriani SPd MPd, Nurdiyanti SPd MPd dan Dr Munirah MPd.

Prof Ambo Asse, Rektor Unismuh Makassar memaparkan penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergitas segenap sivitas akademika. Penghargaan ini juga menunjukkan bahwa Unismuh senantiasa berusaha menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun dalam masa Pandemi. “Capaian ini berkat sinergitas, keikhlasan, kesungguhan, dan kesabaran serta komitmen untuk berkreasi berinovasi mewujudkan kemajuan dari semua komponen civitas akademika di Unismuh. Saya harapkan agar hal itu dipertahankan dan ditingkatkan. Terima kasih atas penghargaan tersebut,” tutupnya. []Unismuh/Diktilitbang

Dialog Interaktif IAIM Sinjai Bahas Isu Pelecehan Seksual di Kampus

Dialog Interaktif IAIM Sinjai Bahas Isu Pelecehan Seksual di Kampus

Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai menyelenggarakan Dialog Interaktif di Auditorium HM Amir Said, Rabu (22/12). Kegiatan itu terselenggara oleh UKM Pusat Informasi dan Konseling Makasiswa (PIK M) Ahmad Dahlan. Tema dari kegiatan ini adalah mengenai “Pelecehan Seksual Dunia Kampus”. Narasumber-narasumber dari Kejaksaaan Negeri Sinjai, DP3AP2KB Sinjai, Lembaga Kode Etik IAIM Sinjai, dan Konselor IAIM Sinjai hadir.

Menurut Ketua Umum PIK M Ahmad Dahlan IAIM Sinjai, Irfandi, kasus pelecehan seksual marak terjadi di mana-mana termasuk di dunia kampus, dengan mahasiswa sebagai korban. “Maraknya berita tentang pelecehan seksual yang sering kita baca dan dengar melalui media ada di mana-mana. Sehingga, kami dari UKM PIK M AD IAIM Sinjai berinisiatif menyelenggarakan dialog interaktif. Yakni, tentang pelecehan seksual dunia kampus ini,” katanya pada sambutan acara pembukaan.

Sementara itu, Pembina Teknis UKM PIK M IAIM Sinjai Faridah MSosI yang hadir membuka kegiatan ini pada sambutannya mengapresiasi Kegiatan Dialog Interaktif mahasiswanya. “Terima kasih banyak kepada para pemateri yang telah siap menjadi pemateri dialog interaktif kali ini, dan saya bangga kepada ananda saya dari PIK M AD IAIM Sinjai telah menyelenggarakan kegiatan dialog interaktif ini,” katanya.

Diketahui, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah Rahmi Hamidah SH MKa dari pihak Kejaksaan, A. Tenri Rawe Baso ST MSi dari pihak DP3AP2KB Sinjai. Kemudian, A Alauddin SH MH dari pihak Lembaga Kode Etik IAIM Sinjai. Tidak ketinggalan, Desi Alawiyah SSos MA dari pihak Konselor IAIM Sinjai.